Logo Header Antaranews Kupang

AS akan pasang kamera tubuh bagi penegak hukum

Selasa, 3 Februari 2026 11:18 WIB
Image Print
Petugas polisi Oakland (OPD) Huy Nguyen memasang Alat Perekam Digital, kamera yang dipasang di tubuh ini didesain untuk merekam suara dan gambar di lapangan, di markas besar kepolisian Oakland, California, Selasa (14/4). OPD merupakan organisasi besar pertama di AS menggunakan alat yang merekam aksi petugas dan interaksi masyarakat dengan polisi, menurut keterangan kantor polisi. (REUTERS/Robert Galbraith)

Washington (ANTARA) - Menteri Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat (AS) Kristi Noem, Senin (2/2) mengumumkan bahwa pihaknya akan segera memasang kamera tubuh bagi seluruh aparat penegak hukum yang bertugas di Minneapolis, Minnesota.

“Mulai saat ini, kami akan memasang kamera tubuh kepada setiap petugas yang bertugas di lapangan di Minneapolis,” kata Noem melalui platform media sosial X.

Pernyataan tersebut disampaikan usai pertemuannya dengan Kepala Urusan Perbatasan Tom Homan, Pelaksana Tugas Direktur Immigration and Customs Enforcement (ICE) Todd Lyons, serta Komisaris Customs and Border Protection Rodney Scott.

Noem menambahkan, seiring tersedianya pendanaan, program kamera tubuh tersebut akan diperluas ke seluruh wilayah AS.

“Kami akan dengan cepat mengadakan dan mendistribusikan kamera tubuh bagi aparat penegak hukum di bawah Departemen Keamanan Dalam Negeri di seluruh negeri,” ujarnya.

Pengumuman itu muncul di tengah gelombang aksi protes terhadap operasi ICE serta insiden penembakan oleh aparat imigrasi federal yang telah berlangsung lebih dari satu bulan di negara bagian tersebut.

Demonstrasi meningkat setelah tewasnya Alex Pretti, perawat unit perawatan intensif berusia 37 tahun, akibat penembakan oleh petugas imigrasi bulan lalu, serta pembunuhan Renee Nicole Good, ibu tiga anak berusia 37 tahun, pada 7 Januari.

Insiden penembakan terhadap Pretti memperuncing ketegangan, setelah para pemimpin lokal dan negara bagian menuntut penyelidikan independen serta mempertanyakan kerja sama federal dengan otoritas setempat.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa keputusan pemasangan kamera tubuh tersebut bukan berasal darinya.

“Saya menyerahkannya kepadanya,” kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih, merujuk pada Noem.

Trump menilai kamera tubuh cenderung berdampak positif bagi penegakan hukum karena dapat mencegah manipulasi fakta di lapangan.

“Jika dia ingin menerapkan penggunaan kamera, saya tidak keberatan,” ujarnya.

Sumber: Anadolu

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: AS akan pasang kamera tubuh bagi penegak hukum di Minneapolis



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026