Jakarta (ANTARA) - Kelelahan merupakan suatu hal yang tentunya dialami semua orang. Dalam penelitian yang ditemukan di Amerika Serikat dan terdapat di dalam "Journal of Paediatrics and Child Health" pada 2008 menunjukan bahwa sepertiga dari populasi remaja dan orang dewasa seringkali merasakan mudah kelelahan dan mudah mengantuk.

Kondisi mudah lelah kerap identik dengan salah satu gejala dari penyakit serius, namun ternyata mudah lelah paling sering dialami akibat kesalahan gaya hidup.

Untungnya selalu ada cara untuk mengubah kondisi ini sehingga tubuh anda bisa kembali berenergi dan menjalankan hidup dengan kualitas yang maksimal.

Berikut 10 gaya hidup dan juga kiat mengatasinya agar anda tidak mudah lelah seperti dilansir dalam Healthline pada Senin.

1. Terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat

Karbohidrat dikenal secara umum sebagai penghasil energi terbaik untuk tubuh, saat anda mengonsumsi karbohidrat, tubuh akan mencernanya dan mengubah karbohidrat menjadi gula.

Hasil pencernaan itu yang akhirnya digunakan sebagai energi melakukan beragam aktivitas harian.

Apalagi di Indonesia, berdasarkan laporan Kementerian Kesehatan di 2017 berjudul “Pengembangan Kuliner”, karbohidrat masih memiliki porsi konsumsi utama di tengah masyarakat.

Rupanya konsumsi karbohidrat yang terlalu banyak bisa menyebabkanmu lebih mudah mengantuk dan lelah sepanjang hari.

Hal itu terjadi karena pada proses pencernaan karbohidrat, tubuh akan menghasilkan kenaikan tingkat gula darah. Pankreas anda tengah bekerja membuat insulin yang besar untuk mendistribusikannya ke seluruh tubuhmu.

Kenaikan gula darah itu yang kerap kali membuat anda mengantuk dan mudah lelah. Untuk itu anda disarankan cukup mengonsumsi karbohidrat sesuai dengan kebutuhan agar tidak mudah lelah.

Ganti karbohidratmu dengan makanan yang mengandung lebih banyak serat seperti sayur- sayuran atau buah sehingga bisa menjaga asupan gula yang tepat dan stabil. Atau ketika anda merasa butuh energi dengan cepat, anda bisa mengonsumsi kaldu ikan atau mengonsumsi sayur okra.

2.Gaya hidup yang pasif

Ketidak aktifan atau gaya hidup yang pasif tubuh dapat menjadi akar masalah dari rendahnya energi anda. Seharian duduk di depan laptop atau di depan meja komputer terasa sangat melelahkan dan akhirnya anda malas untuk berolahraga.

Hal itu pun terbukti dalam penelitian yang diterbitkan dalam “Singapore Medical Journal” (2013) yang menunjukan bahwa orang dewasa hingga lanjut usia memilih menyerah berolahraga karena terlalu lelah beraktivitas seharian.

Salah satu penyebab terjadinya Chronic Fatigue Syndrome (CFS) atau Sindrom Kelelahan Kronis adalah kegiatan yang dilakukan sehari- hari yang terlalu sering dialkukan.

Dalam penelitian, didapatkan penderita CFS hanya memiliki sedikit tenaga dan ketahanan sehingga tubuhnya menjadi terbatas untuk berolahraga.

Untuk mengatasi rutinitas yang menyebabkan kelelahan berlebih, maka anda perlu mengganti beberapa aktivitas sehingga ada perubahan pola yang berarti.

Misalnya jika anda terbiasa duduk, cobalah untuk berdiri saat mengerjakan akitivitas. Contoh lainnya jika anda terbiasa menggunakan elevator, maka kali ini gunakan tangga agar tubuh anda lebih banyak bergerak.

Dengan demikian anda bisa terbantu untuk mengurangi rasa lelah.

3.Kurang mendapatkan kualitas tidur yang baik

Tidak mendapatkan tidur yang berkualitas baik juga menjadi salah satu penyebab kelelahan berlebih.

Ketika tidur, tubuh merilis hormon yang berfungsi untuk melakukan metabolisme dan juga mengontrol kadar energi.

Tidur terbaik tentunya didapatkan di malam hari, maka ketika anda bangun di pagi hari normalnya anda akan merasakan lebih segar dan bertenaga.

Dalam riset yang dilakukan oleh Akademi Penelitian Tidur di Amerika Serikat menunjukkan kualitas tidur terbaik bisa didapatkan dengan rata- rata waktu 7 jam permalamnya.

Waktu yang konsisten untuk tidur dan mengisi energi pun tentunya membantu tubuh lebih baik lagi sehingga tidak mudah kelelah.

Oleh karena itu, jika saat ini jadwal tidur anda belum konsisten dan kerap kali berubah- ubah ada baiknya anda mulai mengubah kebiasaan buruk itu agar badan anda tidak lagimudah kelelahan.

Tidur di siang hari dalam waktu singkat juga patut dicoba untuk mengurangi rasa lelah ketika anda tidak mendapatkan tidur yang berkualitas atau kurang di malam harinya.

4.Sensitif pada makanan

Alergi pada makanan atau sensitif pada makanan rupanya bisa menjadi penyebab tubuh mudah lelah.

Jika anda mengalami intoleran pada beberapa bahan makanan seperti gluten, susu, telur, kedelai, dan jagung, ada kemungkinan tubuh anda bisa merasa mudah lelah.

Cara terbaik untuk mengatasi itu, adalah dengan berkonsultasi dengan ahli gizi atau pun ahli alergi sehingga anda bisa mendapatkan cara terbaik menghindari masalah ini.

5.Tidak memenuhi kalori harian

Jika anda melakukan diet dan mengurangi jumlah makanan atau minuman dari angka normal dan kebutuhan harian.

Dengan pasti dan alamiahnya, kelelahan akan menjadi teman anda sepanjang hari.

Kalori itu merupakan hal yang penting bagi tubuh anda, seluruh proses metabolisme, proses respirasi, hingga proses eksresi pun membutuhkan kalori.

Tidak mengonsumsi kalori sesuai kebutuhan harian tentunya akan mengubah pola kerja tubuh anda dan sangat berpotensi menyebabkan kelelahan.

Normalnya manusia membutuhkan sebesar 1200 kalori dalam sehari untuk memastikan seluruh bagian tubuh bekerja dengan seharusnya.

Oleh karena itu pastikan anda tidak kekurangan asupan kalori agar tidak mudah lelah.

6.Tidur di waktu yang salah

Selain tidak memenuhi kebutuhan waktu tidur, tidur di waktu yang salah juga bisa mengurangi kadar energi anda.

Tidur panjang di siang hari, akan mengganggu proses metabolisme pencernaan tubuh anda dan mengubah respons tubuh pada siang hari dan malam hari selama siklus 24 jam berlangsung.

Waktu tidur anda menentukan bagaimana pola kerja pencernaan anda sehingga ketika anda tidur di siang hari dalam waktu lama, lambat laun tubuh anda mejadi sulit mencerna kalori di siang hari dan berakhir mengalami kelelahan kronis.

7.Tidak cukup mendapatkan protein

Konsumsi protein yang kurang pun rupanya berpengaruh pada rasa lelah.

Padahal mengonsumsi protein lebih dianjurkan dibanding karbohidrat untuk mendukung metabolisme tubuh.

Jika anda memang sedang melakukan penurunan berat badan, maka ada baiknya mengonsumsi protein karena selain baik untuk metabolisme tubuh protein juga membantu anda mengatasi kelelahan.

Dalam jurnal “Advanced in Experimental Medicine and Biology” (2013) dari studi yang dilakukan pada mahasiswa Korea didapatkan hasil mahasiswa yang mengonsumsi protein tinggi seperti ikan, daging, telur, dan kacang dalam sehari dua kali tidak merasa mudah kelelahan.

Di samping itu mereka juga membantu tubuh untuk bisa memiliki ketahanan tubuh yang kuat.
 

8.Kurang Hidrasi

Hidrasi yang baik dan cukup merupakan hal penting untuk menjaga kadar energi baik di dalam tubuh.

Kekurangan air putih tentunya bisa menyebabkan kelelahan tidak hanya secara fisik tapi juga psikis.

Jika anda kekurangan hidrasi, maka hal pertama yang akan terjadi anda akan kekurangan kemampuan untuk fokus.

Jadi pastikan dalam sehari anda meminum sekitar 8 gelas atau 2 liter air agar menghindari dehidrasi.

9.Bergantung pada minuman berenergi

Ada banyak produk minuman berenergi yang menjanjikan bisa menyokong energi tubuh agar tidak mudah lelah, beberapa di antaranya yang ada kenal mengandung kafein, gula, asam amin, dan dosis vitamin B yang banyak.

Memang benar bahwa produk itu bisa meningkatkan energi tapi itu hanya bersifat sementara karena adanya kandungan kafein dan juga gula.

Namun ternyata, mengonsumsi minuman itu dalam jangka panjang dapat memengaruhi kondisi dan kualitas tidur anda menjadi lebih buruk.

Setelah efeknya habis, anda akan kembali merasakan lelah yang luar biasa dan mengalami gangguan emosi.

Anda boleh mengonsumsi minuman itu, namun tidak dalam jangka waktu yang berkepanjangan.

Jika sudah terbiasa, anda lebih baik mengurangi jumlah penggunaannya batasi konsumsi kafein lewat kopi atau jenis minuman lainnya terutama di pagi hari.

10. Tingkat stres yang tinggi

Kelelahan yang berlebih juga disebabkan oleh tingkat stres yang tinggi, tidak hanya kelelahan tentunya anda juga mengalami penurunan kualitas hidup.

Stres merupakan sesuatu yang pasti dialami setiap orang, namun jika berlebihan atau terlalu tinggi maka anda bisa mengalami rasa lelah yang luar biasa.

Jika anda tidak bisa mengatasi situasi stres dengan baik maka anda perlu berkonsultasi kepada ahli agar anda tidak lagi merasa kelelahan akibat stres.

Sebagai pelarian pertama, anda mungkin bisa melakukan meditasi atau yoga untuk membantu tubuh anda tidak lagi stres dan menjadi rileks.

Dengan gerakan dan latihan tubuh dan pikiran, anda bisa meningkatkan kualitas hidup dan mengurangi tekanan sehingga energi anda bisa bertambah

Dari seluruh penjelasan di atas, ada banyak faktor yang menyebabkan seseorang bisa mengalami kelelah kronis.

Sangat penting untuk melihat kondisi kesehatan terlebih dahulu mengingat kelelahan sering mejadi tanda dan gejala penyakit lainnya.

Meski demikian, jika ternyata hasilnya baik, maka anda harus mengubah pola hidup atau gaya hidup anda mulai dari cara makan, minum, hingga cara mengatasi stres.

Perubahan pola hidup yang baik, tentunya dapat mengubah kondisi tubuh anda mejadi lebih berenergi dan mendapatkan kualitas hidup terbaik,

Baca juga: Mengenal radang usus kronis yang sering dianggap diare akut
Baca juga: Tidur sebelum jam 23.00 bantu menjaga imun tubuh


Pewarta : Livia Kristianti
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2024