China protes AS terkait sanksi pada tiga perusahaan
Minggu, 23 Januari 2022 15:53 WIB
Arsip - Juru bicara Kemenlu China Zhao Lijian saat konferensi pers di Beijing April 2020. (ANTARA/Reuters/Carlos Garcia Rawlins)
Beijing (ANTARA) - Kementerian Perdagangan China (Mofcom) melancarkan protes keras terhadap Amerika Serikat terkait sanksi terhadap tiga perusahaan.
China juga akan mengambil tindakan balasan untuk melindungi hak dan kepentingan sah perusahaan China, demikian pernyataan Mofcom di Beijing, Sabtu (22/1).
Kementerian Luar Negeri AS pada Jumat (22/1) mengumumkan sanksi terhadap China Aerospace Science and Technology Corporation, China Aerospace Science and Industry Corporation, dan Poly Technology Incorporated
"Tanpa dasar faktual, AS telah menekan dan memberikan sanksi kepada perusahaan-perusahaan China, sangat merugikan kepentingan perusahaan kedua negara, mengganggu tatanan ekonomi dan perdagangan internasional, mengancam keamanan dan kelangsungan industri dan rantai pasokan global," kata Mofcom di laman resminya.
Baca juga: China tunjuk mantan kepala paramiliter jadi komandan garnisun Hong Kong
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian menuding AS telah bersikap mendua.
Pemerintah China, tegas dia, secara konsisten menentang proliferasi senjata pemusnah massal (WMD).
Baca juga: China bilang penggeledahan media Hong Kong sesuai hukum
"China mendesak AS segera memperbaiki kesalahannya, mencabut sanksi, dan berhenti menekan perusahaan China," ujarnya.
China juga akan mengambil tindakan balasan untuk melindungi hak dan kepentingan sah perusahaan China, demikian pernyataan Mofcom di Beijing, Sabtu (22/1).
Kementerian Luar Negeri AS pada Jumat (22/1) mengumumkan sanksi terhadap China Aerospace Science and Technology Corporation, China Aerospace Science and Industry Corporation, dan Poly Technology Incorporated
"Tanpa dasar faktual, AS telah menekan dan memberikan sanksi kepada perusahaan-perusahaan China, sangat merugikan kepentingan perusahaan kedua negara, mengganggu tatanan ekonomi dan perdagangan internasional, mengancam keamanan dan kelangsungan industri dan rantai pasokan global," kata Mofcom di laman resminya.
Baca juga: China tunjuk mantan kepala paramiliter jadi komandan garnisun Hong Kong
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian menuding AS telah bersikap mendua.
Pemerintah China, tegas dia, secara konsisten menentang proliferasi senjata pemusnah massal (WMD).
Baca juga: China bilang penggeledahan media Hong Kong sesuai hukum
"China mendesak AS segera memperbaiki kesalahannya, mencabut sanksi, dan berhenti menekan perusahaan China," ujarnya.
Pewarta : M. Irfan Ilmie
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Militer AS mulai menempatkan rudal Patriot pada truk peluncur di pangkalan udara Qatar
11 February 2026 13:43 WIB
Duta Besar Iran menilai AS tidak layak pimpin inisiatif perdamaian di Gaza
11 February 2026 7:45 WIB
Indonesia ingin perkuat kerja sama dengan Iran dalam pemberdayaan perempuan
11 February 2026 7:38 WIB
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Militer AS mulai menempatkan rudal Patriot pada truk peluncur di pangkalan udara Qatar
11 February 2026 13:43 WIB
Duta Besar Iran menilai AS tidak layak pimpin inisiatif perdamaian di Gaza
11 February 2026 7:45 WIB
Indonesia ingin perkuat kerja sama dengan Iran dalam pemberdayaan perempuan
11 February 2026 7:38 WIB