CDC ingatkan warga Amerika tak bepergian ke Peru, Kuwait, UAE
Selasa, 25 Januari 2022 9:52 WIB
Ilustrasi pemberian vaksin pada anak di AS. (Foto oleh CDC dari Unsplash)
Washington (ANTARA) - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) dan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat menyarankan warga AS agar tidak bepergian ke 15 negara dan wilayah, karena peningkatan jumlah kasus COVID-19.
CDC meningkatkan rekomendasi perjalanannya ke "Tingkat Empat: Sangat Tinggi" untuk Kolombia, Kosta Rika, Republik Dominika, Fiji, Jamaika, Guadalupe, Kuwait, Mongolia, Niger, Peru, Rumania, Saint Barthelemy, Saint Martin, Tunisia, dan Uni Emirat Arab (UAE).
CDC sekarang merekomendasikan untuk tidak bepergian ke sekitar 115 negara dan wilayah di seluruh dunia.
Departemen Luar Negeri pada Senin menaikkan rekomendasinya ke "Tingkat Empat: Jangan Bepergian" untuk 14 negara dan wilayah yang statusnya juga ditingkatkan oleh CDC.
Departemen Luar Negeri telah memasukkan Mongolia di Level Empat. Sekitar 140 negara terdaftar di "Jangan Bepergian", termasuk beberapa untuk masalah non COVID-19.
Sejak pertengahan Desember, pemerintah AS telah menambahkan lebih dari 50 negara dan wilayah ke dalam daftar tempat yang harus dihindari, karena penyebaran virus corona varian Omicron.
Baca juga: Omicron diperkirakan membuat sistem kesehatan Kanada kawalahan
CDC juga menaikkan peringatan perjalanan untuk 10 negara lainnya ke "Tingkat Tiga: Tinggi" yang mendesak orang Amerika yang tidak divaksin untuk menghindari perjalanan yang tidak penting, termasuk Jepang, India, Kongo, Guatemala, Mali, Kirgistan, dan Senegal.
Baca juga: Kasus COVID-19 di Australia tembus 1 juta
Pemerintahan Biden setuju bulan lalu untuk mencabut pembatasan perjalanan di delapan negara Afrika selatan yang diberlakukan pada November, termasuk Afrika Selatan.
Sumber: Antara/Reuters
CDC meningkatkan rekomendasi perjalanannya ke "Tingkat Empat: Sangat Tinggi" untuk Kolombia, Kosta Rika, Republik Dominika, Fiji, Jamaika, Guadalupe, Kuwait, Mongolia, Niger, Peru, Rumania, Saint Barthelemy, Saint Martin, Tunisia, dan Uni Emirat Arab (UAE).
CDC sekarang merekomendasikan untuk tidak bepergian ke sekitar 115 negara dan wilayah di seluruh dunia.
Departemen Luar Negeri pada Senin menaikkan rekomendasinya ke "Tingkat Empat: Jangan Bepergian" untuk 14 negara dan wilayah yang statusnya juga ditingkatkan oleh CDC.
Departemen Luar Negeri telah memasukkan Mongolia di Level Empat. Sekitar 140 negara terdaftar di "Jangan Bepergian", termasuk beberapa untuk masalah non COVID-19.
Sejak pertengahan Desember, pemerintah AS telah menambahkan lebih dari 50 negara dan wilayah ke dalam daftar tempat yang harus dihindari, karena penyebaran virus corona varian Omicron.
Baca juga: Omicron diperkirakan membuat sistem kesehatan Kanada kawalahan
CDC juga menaikkan peringatan perjalanan untuk 10 negara lainnya ke "Tingkat Tiga: Tinggi" yang mendesak orang Amerika yang tidak divaksin untuk menghindari perjalanan yang tidak penting, termasuk Jepang, India, Kongo, Guatemala, Mali, Kirgistan, dan Senegal.
Baca juga: Kasus COVID-19 di Australia tembus 1 juta
Pemerintahan Biden setuju bulan lalu untuk mencabut pembatasan perjalanan di delapan negara Afrika selatan yang diberlakukan pada November, termasuk Afrika Selatan.
Sumber: Antara/Reuters
Pewarta : Yashinta Difa Pramudyani
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemerintah China menyelidiki dua jenderal atas dugaan pelanggaran disiplin serius
26 January 2026 11:15 WIB
Pengamat UI: Dewan Perdamaian Gaza bentukan Trump harus terus diawasi secara ketat
23 January 2026 17:54 WIB
Soal Greenland: Uni Eropa menegaskan kedaulatan bukan untuk diperdagangkan
21 January 2026 12:10 WIB
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Pemerintah China menyelidiki dua jenderal atas dugaan pelanggaran disiplin serius
26 January 2026 11:15 WIB
Pengamat UI: Dewan Perdamaian Gaza bentukan Trump harus terus diawasi secara ketat
23 January 2026 17:54 WIB
Soal Greenland: Uni Eropa menegaskan kedaulatan bukan untuk diperdagangkan
21 January 2026 12:10 WIB