BPOLBF siapkan situs bagi wisatawan cegah pemilihan kapal ilegal
Rabu, 29 Juni 2022 14:34 WIB
Sejumlah kapal wisata sedng berlabuh di perairan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. ANTARA/Kornelis Kaha
Kupang (ANTARA) - Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) menyiapkan situs web https://registration.labuanbajoflores.id/ bagi wisatawan yang hendak berwisata di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, guna mencegah pemilihan kapal wisata yang ilegal.
"Sejak tahun 2022 kita sudah siapkan website tersebut khusus bagi wisatawan yang hendak berwisata di Labuan Bajo, sehingga tidak tertipu oleh agen-agen travel yang nakal," kata Direktur Utama BPOLBF Shana Fatina dari Labuan Bajo, Rabu, (29/6/2022).
Ia mengatakan bahwa website itu mengintegrasikan data dari dinas pariwisata, syahbandar serta Balai Taman Nasional (BTN) Komodo agar bisa dipantau.
Situs web yang dibuat itu juga disiapkan oleh BPOLBF bertujuan agar semua operasi agen perjalanan, kapal wisata, daftar pemandu wisata memenuhi syarat dan layak dan memang terdaftar resmi.
"Website ini membantu memudahkan wisatawan untuk menjadi referensi jika ingin berwisata di Labuan Bajo," tambah dia.
Ia mengatakan bahwa sesuai dengan daftar kapal yang terdaftar, ada 75 kapal yang layak dan legal yang bisa ditemukan di dalam situs tersebut.
Shana juga mengatakan bahwa jika semua kapal wisata yang beroperasi di Labuan Bajo legal tentunya akan memberikan pemasukan tersendiri bagi pemerintah setempat.
Mulai dari pungutan pajak dan retribusi lebih jelas, keamanan dan kenyamanan wisatawan lebih terjamin sehingga secara reputasi destinasi lebih terjaga.
Oleh karena itu, ia berharap agar para pemilik kapal wisata yang belum terdaftar tetapi sudah beroperasi di Labuan Bajo untuk segera tertib tertib dan komitmen terdaftar secara resmi.
Baca juga: BPOLBF: Transaksi selama BBTF di Bali mencapai RP6,5 miliar
Kemudian juga menjalankan service of excellence, serta konsisten untuk melengkapi standar pelayanan wisata termasuk sertifikasi keselamatan kru dan ketersediaan radio, prosedur resmi pengajuan persetujuan berlayar.
Baca juga: BPOLBF target kunjungan wisatawan ke Ende 200 ribu orang per tahun
"Serta rutin melakukan perawatan memastikan kapal dalam kondisi baik," tambah dia.
"Sejak tahun 2022 kita sudah siapkan website tersebut khusus bagi wisatawan yang hendak berwisata di Labuan Bajo, sehingga tidak tertipu oleh agen-agen travel yang nakal," kata Direktur Utama BPOLBF Shana Fatina dari Labuan Bajo, Rabu, (29/6/2022).
Ia mengatakan bahwa website itu mengintegrasikan data dari dinas pariwisata, syahbandar serta Balai Taman Nasional (BTN) Komodo agar bisa dipantau.
Situs web yang dibuat itu juga disiapkan oleh BPOLBF bertujuan agar semua operasi agen perjalanan, kapal wisata, daftar pemandu wisata memenuhi syarat dan layak dan memang terdaftar resmi.
"Website ini membantu memudahkan wisatawan untuk menjadi referensi jika ingin berwisata di Labuan Bajo," tambah dia.
Ia mengatakan bahwa sesuai dengan daftar kapal yang terdaftar, ada 75 kapal yang layak dan legal yang bisa ditemukan di dalam situs tersebut.
Shana juga mengatakan bahwa jika semua kapal wisata yang beroperasi di Labuan Bajo legal tentunya akan memberikan pemasukan tersendiri bagi pemerintah setempat.
Mulai dari pungutan pajak dan retribusi lebih jelas, keamanan dan kenyamanan wisatawan lebih terjamin sehingga secara reputasi destinasi lebih terjaga.
Oleh karena itu, ia berharap agar para pemilik kapal wisata yang belum terdaftar tetapi sudah beroperasi di Labuan Bajo untuk segera tertib tertib dan komitmen terdaftar secara resmi.
Baca juga: BPOLBF: Transaksi selama BBTF di Bali mencapai RP6,5 miliar
Kemudian juga menjalankan service of excellence, serta konsisten untuk melengkapi standar pelayanan wisata termasuk sertifikasi keselamatan kru dan ketersediaan radio, prosedur resmi pengajuan persetujuan berlayar.
Baca juga: BPOLBF target kunjungan wisatawan ke Ende 200 ribu orang per tahun
"Serta rutin melakukan perawatan memastikan kapal dalam kondisi baik," tambah dia.
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Asita NTT menyarankan rute penerbangan baru untuk perkuat kerja sama Sunda Kecil
31 January 2026 19:14 WIB
Tim SAR gabungan kembali menemukan serpihan badan kapal wisata tenggelam di Labuan Bajo
30 December 2025 11:57 WIB
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
Kemenkeu: Realisasi belanja APBN di NTT pada Januari 2026 capai Rp3,28 triliun
25 February 2026 22:43 WIB
KKP mendorong pembangunan 2 KNMP di Kupang untuk menggerakkan ekonomi pesisir
25 February 2026 22:42 WIB