Logo Header Antaranews Kupang

Pemkab Sikka mengembangkan literasi & sains guna bentuk karakter pelajar

Senin, 9 Februari 2026 19:19 WIB
Image Print
Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago saat menyambut para pelajar peserta tur Wisata Literasi dan Sains di lobi Kantor Bupati Sikka, di Maumere, Kabupaten Sikka, NTT, Senin (9/2/2026). (ANTARA/HO-Dinas Arpus Sikka)

Kupang, NTT (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengembangkan Program Wisata Literasi dan Sains guna membentuk karakter dan meningkatkan kemampuan literasi generasi muda sejak dini.

“Program ini sangat baik dan perlu terus dikembangkan, karena dapat meningkatkan literasi, wawasan pemerintahan, serta menumbuhkan rasa ingin tahu dan berpikir kritis bagi para pelajar,” kata Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago dalam keterangannya di Kupang, Senin.

Hal itu ia disampaikan saat menerima peserta tur Wisata Literasi dan Sains dari dari Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al Muhajirin Perumnas Maumere.

Peserta tur berjumlah 56 siswa-siswi kelas VI, didampingi oleh tujuh orang guru, serta pendamping dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpus) Kabupaten Sikka.

Juventus mendorong agar kegiatan sejenis terus disempurnakan dan diperluas sehingga semakin banyak pelajar di Kabupaten Sikka yang mendapatkan manfaat dari pembelajaran kontekstual di luar kelas.

Sementara itu Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpus) Sikka Very Awales menjelaskan Wisata Literasi dan Sains merupakan program edukatif berbasis kunjungan belajar yang bertujuan meningkatkan literasi pemerintahan, demokrasi, serta pemahaman sains sosial bagi pelajar tingkat SD dan SMP di Kabupaten Sikka.

Konsep program dirancang dengan pendekatan menyenangkan, kontekstual, dan berbasis kearifan lokal.

“Program ini juga menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap implementasi Kurikulum Merdeka, sekaligus sarana kolaborasi antara sekolah, komunitas literasi, pemerintah daerah, dan masyarakat,” jelasnya.

Ia menyebut program tersebut menjadi sarana pengenalan struktur, fungsi, dan peran pemerintah daerah serta DPRD Kabupaten Sikka secara sederhana, menyenangkan, dan mudah dipahami anak.

Kegiatan wisata tersebut dilaksanakan melalui kunjungan terstruktur ke Dinas Arpus Kabupaten Sikka, Kantor Bupati atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta Gedung DPRD Kabupaten Sikka sesuai permintaan sekolah.

Selain itu, lanjutnya, dilakukan tur edukasi arsip daerah, seperti dokumen sejarah, foto lama, dan peta, simulasi sidang DPRD mini atau musyawarah kelas, hingga membaca buku dan komik edukatif tentang pemerintahan dan demokrasi serta mengikuti kuis literasi pemerintahan dan pelayanan publik.

Melalui pendekatan belajar sambil berwisata, lanjutnya, peserta diajak mengenal pemerintahan daerah tidak hanya melalui buku, tetapi juga melalui pengalaman langsung, interaksi, dan aktivitas kreatif yang sesuai dengan usia pelajar.

“Diharapkan para siswa tidak hanya memperoleh pengalaman belajar yang berkesan, tetapi juga termotivasi untuk terus meningkatkan budaya literasi dan kecintaan terhadap ilmu pengetahuan sejak usia dini,” katanya.



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026