Rusia sebut skema impor paralel berhasil
Selasa, 5 Juli 2022 5:54 WIB
Dokumentasi Menteri Perindustrian dan Perdagangan Rusia Denis Manturov menghadiri sesi Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg (SPIEF) di Saint Petersburg, Rusia, 4 Juni 2021. ANTARA/REUTERS/Evgenia Novozhenina
Moskow (ANTARA) - Mekanisme impor paralel yang memungkinkan Rusia untuk menghindari beberapa pembatasan pasokan berhasil, kantor berita negara itu mengutip Menteri Perindustrian dan Perdagangan Denis Manturov mengatakan pada Senin (4/7), ketika Rusia mengubah daftar perusahaan yang barangnya memenuhi syarat untuk diimpor tanpa izin perusahaan.
Rusia telah memasukkan berbagai macam produk dari pembuat mobil asing, perusahaan teknologi, dan merek konsumen dalam skema impor paralel.
Ini bertujuan untuk melindungi konsumen dari isolasi bisnis oleh Barat setelah impor reguler merosot karena sanksi dan gangguan logistik.
Puluhan perusahaan asing telah menarik diri dari Rusia atas tindakan Moskow di Ukraina.
Pada bulan Mei, Rusia menerbitkan daftar barang yang memenuhi syarat untuk diimpor di bawah skema tersebut.
Langkah itu telah menyesuaikan daftar untuk menambahkan beberapa dan menghapus beberapa perusahaan.
Mekanisme tersebut memungkinkan perusahaan Rusia untuk membeli barang dari perusahaan mana pun di luar Rusia, termasuk dari negara asal barang, yang sebelumnya membeli barang tersebut secara legal.
Ia melanjutkan, "Kami menyerahkan daftar yang disesuaikan ke kementerian kehakiman belum lama ini."
Baca juga: Presiden Putin sebut dialog dengan Jokowi sangat informatif
Baca juga: Presiden Jokowi membawa bantuan kemanusiaan untuk rakyat Ukraina
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menteri Perdagangan Rusia sebut skema "impor paralel" berhasil
Rusia telah memasukkan berbagai macam produk dari pembuat mobil asing, perusahaan teknologi, dan merek konsumen dalam skema impor paralel.
Ini bertujuan untuk melindungi konsumen dari isolasi bisnis oleh Barat setelah impor reguler merosot karena sanksi dan gangguan logistik.
Puluhan perusahaan asing telah menarik diri dari Rusia atas tindakan Moskow di Ukraina.
Pada bulan Mei, Rusia menerbitkan daftar barang yang memenuhi syarat untuk diimpor di bawah skema tersebut.
Langkah itu telah menyesuaikan daftar untuk menambahkan beberapa dan menghapus beberapa perusahaan.
Mekanisme tersebut memungkinkan perusahaan Rusia untuk membeli barang dari perusahaan mana pun di luar Rusia, termasuk dari negara asal barang, yang sebelumnya membeli barang tersebut secara legal.
Ia melanjutkan, "Kami menyerahkan daftar yang disesuaikan ke kementerian kehakiman belum lama ini."
Baca juga: Presiden Putin sebut dialog dengan Jokowi sangat informatif
Baca juga: Presiden Jokowi membawa bantuan kemanusiaan untuk rakyat Ukraina
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menteri Perdagangan Rusia sebut skema "impor paralel" berhasil
Pewarta : Apep Suhendar
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Seskab: Presiden Prabowo dan Presiden Putin menjajaki kebijakan bebas visa
12 December 2025 5:58 WIB
Gempa Rusia memicu peringatan waspada tsunami yang berlaku di negara bagian AS
30 July 2025 10:50 WIB
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Pemerintah China menyelidiki dua jenderal atas dugaan pelanggaran disiplin serius
26 January 2026 11:15 WIB
Pengamat UI: Dewan Perdamaian Gaza bentukan Trump harus terus diawasi secara ketat
23 January 2026 17:54 WIB
Soal Greenland: Uni Eropa menegaskan kedaulatan bukan untuk diperdagangkan
21 January 2026 12:10 WIB