90 persen wilayah perbatasan di NTT terjangkau jaringan seluler
Kamis, 8 November 2018 10:17 WIB
Sebuah Base Transceiver Station (BTS)--infrastruktur telekomunikasi yang memfasilitasi komunikasi nirkabel antara piranti komunikasi dan jaringan operator--di wilayah perbatasan RI-Timor Leste.
Kupang (AntaraNews NTT) - Sekitar 90 persen wilayah perbatasan di Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah terjangkau jaringan seluler, kata Corporate Communications PT Telekomunikasi Selular Nusa Tengara Teny Ginaya.
"Sementara 10 persen wilayah lain yang belum terjangkau jaringan seluler, sedang dalam tahap koordinasi lebih lanjut dengan pihak terkait yang berkompeten," katanya kepada Antara di Kupang, Kamis (8/11), terkait pembangunan BTS di wilayah perbatasan sebagaimana Nawacita Presiden Joko Widodo yang membangun Indonesia mulai dari pinggiran.
Warga negara Indonesia yang bermukim di perbatasan, seperti di Desa Netemnanu Utara, Kecamatan Amfoang, Kabupaten Kupang, dengan wilayah kantung Timor Leste, Oecusse, kesulitan menggunakan internet dari Telkomsel Indonesia.
Mereka terpaksa membeli voucer internet dari Timor Leste untuk berkomunikasi. "Proses pembangunan BTS Telkomsel di wilayah perbatasan NTT sudah mencapai 90 persen. Masih ada 10 persen wilayah perbatasan yang belum tercover," katanya.
Dia menambahkan, pembangunan BTS di wilayah perbatasan tetap menjadi prioritas Telkomsel saat ini, untuk mendukung program pemerintah dalam memenuhi kebutuhan komunikasi masyarakat di daerah perbatasan.
"Selain, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah NTT dan sekitarnya, dalam hal kelancaran komunikasi dan kecepatan akses penyebaran informasi melalui layanan data Telkomsel," kata Teny Ginaya.
Baca juga: Warga perbatasan rindukan internet Kepala Desa Netemnanu Utara, Kecamatan Amfoang Utara, Kabupaten Kupang, Wemfied Komeo, menunjukkan kartu Telemor dari Timor Leste yang digunakan warga di wilayah perbatasan negara untuk mengakses internet. (ANTARA Foto/Asis Lewokeda)
"Sementara 10 persen wilayah lain yang belum terjangkau jaringan seluler, sedang dalam tahap koordinasi lebih lanjut dengan pihak terkait yang berkompeten," katanya kepada Antara di Kupang, Kamis (8/11), terkait pembangunan BTS di wilayah perbatasan sebagaimana Nawacita Presiden Joko Widodo yang membangun Indonesia mulai dari pinggiran.
Warga negara Indonesia yang bermukim di perbatasan, seperti di Desa Netemnanu Utara, Kecamatan Amfoang, Kabupaten Kupang, dengan wilayah kantung Timor Leste, Oecusse, kesulitan menggunakan internet dari Telkomsel Indonesia.
Mereka terpaksa membeli voucer internet dari Timor Leste untuk berkomunikasi. "Proses pembangunan BTS Telkomsel di wilayah perbatasan NTT sudah mencapai 90 persen. Masih ada 10 persen wilayah perbatasan yang belum tercover," katanya.
Dia menambahkan, pembangunan BTS di wilayah perbatasan tetap menjadi prioritas Telkomsel saat ini, untuk mendukung program pemerintah dalam memenuhi kebutuhan komunikasi masyarakat di daerah perbatasan.
"Selain, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah NTT dan sekitarnya, dalam hal kelancaran komunikasi dan kecepatan akses penyebaran informasi melalui layanan data Telkomsel," kata Teny Ginaya.
Baca juga: Warga perbatasan rindukan internet Kepala Desa Netemnanu Utara, Kecamatan Amfoang Utara, Kabupaten Kupang, Wemfied Komeo, menunjukkan kartu Telemor dari Timor Leste yang digunakan warga di wilayah perbatasan negara untuk mengakses internet. (ANTARA Foto/Asis Lewokeda)
Pewarta : Bernadus Tokan
Editor : Laurensius Molan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Cerita bahagia dari Kupang-NTT: Saat loyalitas pelanggan dan outlet berbuah apresiasi
09 February 2026 14:12 WIB
Telkomsel menjaga kualitas konektivitas selama libur Natal dan tahun baru
26 December 2025 19:11 WIB
Telkomsel ajak pelanggan segera tukarkan Telkomsel POIN sebelum 31 Desember 2025
24 December 2025 8:45 WIB
Telkomsel gelar Gathering bersama pelanggan prioritas di Singaraja, perkuat hubungan dan layanan terbaik
12 December 2025 9:45 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Kemdiktisaintek resmikan 33 prodi spesialis demi mempercepat pemenuhan dokter,
13 February 2026 18:43 WIB
Pemerintah menyiapkan beasiswa bagi dokter yang ambil spesialis di Undana
13 February 2026 17:00 WIB
Komisi X DPR meminta Kemendigdasmen revitalisasi sekolah daerah 3T jadi prioritas
13 February 2026 13:23 WIB
Undana hadirkan peta digital interaktif rumput laut berbasis AI bagi petani
12 February 2026 16:27 WIB