Logo Header Antaranews Kupang

Kapal-Kapal Feri Kembali Beroperasi

Senin, 16 Januari 2017 15:08 WIB
Image Print
Manajer PT ASDP Cabang Kupang Arnoldus Yansen
"Semua jalur lintasan penyeberangan sudah kita buka, karena cuacanya sudah membaik," kata Arnoldus Yansen.

Kupang (Antara NTT) - PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Cabang Kupang kembali mengoperasikan armada kapal-kapal ferinya ke semua lintasan penyeberangan di Nusa Tenggara Timur, setelah ditutup hampir dua pekan lamanya akibat cuaca buruk.

"Semua jalur lintasan penyeberangan sudah kita buka, karena cuacanya sudah membaik," kata Manajer PT ASDP Cabang Kupang Arnoldus Yansen kepada wartawan di Kupang, Senin.

Ia menjelaskan selama kurang lebih dua pekan pihaknya menutup semua jalur lintasan, akibat cuaca buruk di daerah tersebut dan juga adanya peringatan dari BMKG Kupang soal cuaca ekstrim.

Akibat penutupan tersebut kurang lebih enam sampai delapan pekan tidak beroperasi yang berujung pada kerugian yang dialami oleh perusahaan milik pemerintah tersebut sebesar Rp1,4 miliar.

"Kita sempat merugi akibat penutupan sejumlah jalur tersebut, tetapi mau bagaimana lagi kita pentingkan Keselamatan penumpang dari pada merugi," tambahnya.

Ia menambahkan dengan adanya pembukaan tersebut maka masyarakat sudah bisa kembali memesan tiket dan menggunakan jasa PT ASDP untuk berlayar.

Sementara itu terkait kapan mulai beroperasinya KMP Lakaan yang baru ditinjau oleh Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemi Francis pada Sabtu (14/1), ia mengatakan hingga kini belum beroperasi karena masalah administrasinya belum masih diurus.

Fary Djemi Francis saat meninjau kapal tersebut sendiri juga meminta agar KMP Lakaan yang menjadi kado tahun baru bagi warga Amfoang Kabupaten Kupang itu segera beroperasi.

"Saya juga sudah kontak Dirjen Perhubungan Laut untuk mempercepat surat kelayakan kapal agar bisa berlayar segera sesuai kebutuhan masyarakat Amfoang saat ini yang transportasinya susah di kala musim huja," kata ujar politisi Partai Gerindra tersebut.



Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2026