
Gubernur NTT: Menhan memastikan sistem pertahanan di perbatasan

Kupang (ANTARA) - Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena, mengatakan kunjungan kerja Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, ke NTT dalam rangka memastikan sistem pertahanan di wilayah yang berbatasan dengan dua negara sudah siap.
"Tentunya beliau datang untuk memastikan bahwa pintu selatan RI yang adalah NTT ini baik pertahanan Udara, darat dan laut itu betul-betul siap menghadapi berbagai kemungkinan yang terjadi," katanya, di Kupang, Rabu malam.
Hal ini disampaikannya usai menjemput kedatangan Menteri Pertahanan bersama rombongan di Pangkalan Angkatan Udara El Tari Kupang.
Ia mengaku, saat berada di ruang VIP Lanud El Tari Kupang dan makan malam bersama, mereka berdiskusi banyak terkait sektor pertahanan di wilayah NTT yang berbatasan dengan Timor Leste dan Australia.
Selain dari sisi Kementerian Pertahanan, kedatangan Sjamsoeddin juga, ujar dia, untuk menghadiri dan melantik pengurus Uni Timor Aswain, wadah tunggal yang diberi wewenang untuk mewakili seluruh warga Timor Timur yang setia kepada Bangsa Indonesia, berjiwa pro integrasi dan anti kekerasan menjunjung tinggi HAM.
Komandan Lanud El Tari Kupang, Marsma TNI Somad, menyampaikan beberapa rute dan lokasi kegiatan kunjungan kerja Menhan di NTT, dimana salah satunya ke Kabupaten Belu khususnya Universitas Pertahanan.
"Kita siapkan Heli untuk mobilitas Menhan ke beberapa titik kunjungan di NTT," ujar dia.
Ia juga mengatakan dalam diskusi singkat dengan Menhan, dirinya melaporkan terkait kondisi pertahanan Udara yang dimiliki di NTT.
Selain itu juga melaporkan terkait pertahanan Udara yang lain yang akan terus dikembangkan di NTT.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Gubernur NTT: Menhan pastikan sistem pertahanan di perbatasan
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
