
Benarkah Sumba Timur masih dilanda kekeringan?

"Sampai saat ini sejumlah daerah di Kabupaten Sumba Timur masih mengalami kekeringan ekstrem. Hujan tidak pernah turun hingga saat ini," kata Bupati Sumba Timur Gideon Mbilijora..
Kupang (ANTARA) - Sejumlah kawasan di wilayah Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur dilaporkan masih mengalami hari tanpa hujan dengan kategori kekeringan ekstrem yang menyebabkan banyak lahan pertanian di wilayah timur Pulau Sumba itu gagal tanam dan masyarakat kesulitan air bersih..
"Sampai saat ini sejumlah daerah di Kabupaten Sumba Timur masih mengalami kekeringan ekstrem. Hujan tidak pernah turun hingga saat ini," kata Bupati Sumba Timur Gideon Mbilijora di Kupang, Jumat (17/1) saat ditanya Antara terkait kondisi wilayah yang dipimpinnya saat ini.
Ia mengatakan, beberapa daerah yang mengalami kekeringan ekstrem di kabupaten ujung timur Pulau Sumba itu terjadi di wilayah Kecamatan Umalulu dan Pandawai.
"Beberapa daerah itu belum turun hujan juga sampai sekarang kendati pun beberapa daerah lainnya di Sumba Timur sudah turun hujan dengan intensitas hujan ringan," katanya.
"Sumber air untuk kebutuhan irigasi pertanian juga mengering sejak terjadi kemarau panjang," katanya.
Masyarakat di dua daerah itu mengalami krisis air bersih akibat sumber air bersih untuk kebutuhan masyarakat juga mengering.
Pemerintah Kabupaten Sumba Timur melalui BPBD setempat masih terus mendistribusikan air bersih untuk kebutuhan masyarakat setempat, demikian Gideon Mbilijora.
Pewarta : Benediktus Jahang
Editor:
Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
