Logo Header Antaranews Kupang

PDIP Tetap Punya Paket Dalam Pilgub NTT

Senin, 6 November 2017 18:39 WIB
Image Print
Frans Lebu Raya
Frans Lebu Raya menyatakan optimistis bahwa partai yang dipimpinnya tetap akan mengusung salah satu pasangan calon dalam ajang pemilu Gubernur-Wakil Gubernur NTT pada 2018.

Kupang (Antara NTT) - Ketua DPD PDI Perjuangan Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya menyatakan optimistis bahwa partai yang dipimpinnya tetap akan mengusung salah satu pasangan calon dalam ajang pemilu Gubernur-Wakil Gubernur NTT pada 2018.

"Semuanya masih berproses. Pada saatnya nanti DPP PDIP akan mengumumkan paket calon yang akan diusung partai koalisi dalam ajang Pilgub NTT 2018. Semua akan indah pada waktunya," kata Frans Lebu Raya yang juga Gubernur NTT dua periode itu kepada Antara di Kupang, Senin,

Dia mengemukakan hal itu berkaitan dengan kekhawatiran sejumlah kalangan bahwa PDI Perjuangan yang sudah berkuasa sepuluh tahun di NTT itu, bisa gagal mengusung paket calon karena kesulitan mencari mitra koalisi hingga saat ini.

Posisi PDI Perjuangan sampai saat ini dilukiskan bagai "telur di ujung tanduk" dalam menghadapi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT tahun depan. Sampai sejauh ini partai tersebut belum menentukan langkah koalisi serta siapa yang bakal dijagokan menjadi bakal calon gubernur periode 2018-2023.

Padahal, hampir semua partai politik yang memiliki kursi di parlemen sudah saling berkoalisi untuk mengusung pasangan calon.

Pengamat politik dari Universitas Muhammadiyah Kupang Dr Ahmad Atang berpendapat PDI Perjuangan bisa gagal mengusung pasangan calon karena hingga saat ini belum jelas menentukan siapa figur yang dijagokan dan arah koalisinya.

"Dengan dibangunnya koalisi antara Partai Demokrat-Hanura untuk mengusung Benny Kabur Harman-Benny Litelnoni maka praktis hanya PDIP yang belum jelas figur dan arah koalisinya," katanya, menjelaskan.

Menurut dia, sisa PKB, PKS dan PKPI dengan jumlah 10 kursi tidak otomatis menjadi milik PDI Perjuangan atau berkoalisi dengan PDIP.

Jika PDIP lambat menentukan pilihan koalisi maka tidak menutup kemungkinan partai yang tersisa itu akan menentukan langkah politik lain.

Lebu Raya yang juga adalah Gubernur NTT itu menambahkan, komunikasi dengan sejumlah partai politik terus dibangun dan sudah mulai mengerucut.

"Masih ada waktu dan PDI Perjuangan masih tetap berkeyakinan akan menemukan mitra koalisi untuk mengusung paket calon dalam Pilgub 2018 mendatang," katanya optimistis.



Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2026