Logo Header Antaranews Kupang

Kantor PLN Kupang Terbakar

Jumat, 24 November 2017 13:28 WIB
Image Print
Elpis Sinambela, GM PT PLN (Persero) Area Kupang.
Kantor PT (Persero) Perusahaan Listrik Negara (PLN) Area Kupang, Kamis (23/11) malam, terbakar yang diduga kuat akibat hubungan arus pendek di mesin pendingin (AC) yang berada di ruangan ATK.

Kupang (Antara NTT) - Kantor PT (Persero) Perusahaan Listrik Negara (PLN) Area Kupang yang terletak di Jalan Palapa No.27 Kupang, Kamis (23/11) malam, terbakar yang diduga kuat akibat hubungan arus pendek di mesin pendingin (AC) yang berada di ruangan alat tulis kantor (ATK).


General Manager PT PLN (Persero) Area Kupang Elpis Sinambela yang dikonfirmasi Antara di Kupang, Jumat, membenarkan adanya peristiwa naas tersebut, namun ia membantah bahwa kebakaran itu bukan terjadi di ruangan arsip sebagaimana diberitakan media massa.

"Kebakaran terjadi di ruang ATK, yang menyebabkan sejumlah pekerja yang lagi piket berhamburan keluar ruangan. Api tersebut kemudian menyambar sejumlah plafon serta karpet di ruangan tersebut, namun tak menimbulkan korban jiwa," katanya.


Kebakaran tersebut berhasil dipadamkan dalam tempo singkat akibat kesigapan petugas PLN serta petugas pemadam kebakaran yang menurunkan tiga unit mobil pemadamnya serta dua mobil penyuplai air untuk memadamkan api tersebut.

"Kami bersyukur juga kepada petugas Satpam yang begitu gesit, sehingga lidah-lidah api tidak menjalar ke ruangan lain dalam gedung tersebut," katanya Elpis. "Tidak begitu banyak kerugian yang dialami, karena lokasi kebakarannya hanya di ruang ATK," tambahnya.

Sementara itu, Wakil Komandan Regu Dinas Pemadam dan Kebakaran Kota Kupang John Kalle mengatakan proses pemadaman yang dilakukan pihaknya di kantor PLN Area Kupang hanya berlangsung setengah jam.


"Kita bersyukur karena ada bantuan dari Satpam dan warga sekitar sehingga saat proses pemadaman tidak butuh waktu yang lama," tambahnya.

Selama November 2017 telah terjadi dua kali kebakaran. Yang pertama adalah kebakaran gudang mebel di Kelurahan Alak yang diperkirakan kerugiannya mencapai miliaran rupiah, kemudian yang terakhir adalah kebakaran di ruangan ATK PLN Area Kupang.



Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2026