
Pembangunan bendungan Temef dimulai Maret 2018

Peletakan batu pertama pembangunan Bendungan Temef di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur diperkirakan pada Maret 2018.
Kupang (Antaranews NTT) - Peletakan batu pertama pembangunan Bendungan Temef di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur diperkirakan pada Maret 2018.
Pembangunan bendungan Napunggete di Kabupaten Sikka masih dalam proses konstruksi, sedang pembangunan bendungan Rotiklot di Kabupaten Belu sudah mendekati titik finish.
Bendungan Temef menurut rencana akan dibangun oleh PT Waskita Karya (Persero), sedang pembangunan jalan menuju lokasi bendungan serta jalan sekitar bendungan dibangun oleh PT Nindya Karya (Persero).
"Kontraknya sudah dilakukan. Kalau bukan Presiden Jokowi yang melakukan peletakan batu pertama, maka kemungkinan Menteri PUPR. Pak Jokowi mengatakan bahwa Maret nanti akan kembali datang untuk meresmikan Bendungan Rotiklot di Belu," ujar Agus.
Dana yang dikucurkan pemerintah untuk pembangunan Bendungan Temef dibagi menjadi dua paket yakni pertama sekitar Rp900 miliar dan paket kedua sekitar Rp500 miliar. Sesuai kontrak, pembangunan Bendungan Temef akan dilaksanakan selama 52 bulan.
Gubernur Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya sebelumnya mengatakan bendungan Temef akan mampu mengairi areal persawahan di sekitar Kabupaten Timor Tengah Selatan dan Malaka di selatan Belu.
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor:
Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
