Logo Header Antaranews Kupang

Kurs Rupiah berpeluang menguat

Jumat, 3 September 2021 10:56 WIB
Image Print
Ilustrasi: Teller merapikan lembaran mata uang rupiah dan dolar Amerika di Jakarta, . ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/nz. (ANTARA FOTO/puspa perwitasari)
...Rupiah masih berpotensi menguat hari ini dengan sentimen pelemahan dolar AS yang masih terjadi sejak awal pekan

Jakarta (ANTARA) - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada akhir pekan berpeluang menguat, jelang rilis data tenaga kerja Amerika Serikat (AS) malam ini.

Rupiah dibuka menguat tiga poin atau 0,02 persen ke posisi Rp14.270 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.273 per dolar AS.

"Rupiah masih berpotensi menguat hari ini dengan sentimen pelemahan dolar AS yang masih terjadi sejak awal pekan. Indeks dolar AS masih menunjukkan pelemahan pada perdagangan kemarin," kata pengamat pasar uang Ariston Tjendra saat dihubungi di Jakarta, Jumat, (3/9).

Ariston menyampaikan membaiknya sentimen pasar terhadap risiko dengan pergerakan positif indeks saham global kemarin, juga membantu pelemahan dolar AS.

"Pasar masih menunggu data tenaga kerja AS versi pemerintah yang akan dirilis nanti malam untuk mengkonfirmasi pernyataan Gubernur The Fed soal kebijakan moneter selanjutnya," ujar Ariston.

Menurut Ariston, bank sentral AS, Federal Reserve (Fed), membutuhkan perkembangan data-data ekonomi, terutama data tenaga kerja dan inflasi, untuk menimbang langkah selanjutnya.

"Penantian terhadap data ini mungkin juga yang membuat pergerakan nilai tukar rupiah dalam kisaran sempit," kata Ariston.

Ariston mengatakan rupiah hari ini berpotensi menguat ke kisaran Rp14.230 per dolar AS dengan potensi resisten Rp14.300 per dolar AS.

Pada Rabu (1/9) kemarin rupiah ditutup melemah 15 poin atau 0,11 persen ke posisi Rp14.283 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.268 per dolar AS.

Baca juga: Dolar AS jatuh ke level terendah
Baca juga: Minyak naik di tengah penurunan persediaan AS



Pewarta :
Editor: Bernadus Tokan
COPYRIGHT © ANTARA 2026