Logo Header Antaranews Kupang

IHSG awal pekan melemah

Senin, 25 Juli 2022 16:49 WIB
Image Print
Ilustrasi - Pengunjung mengamati pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/ama/aa.
...IHSG bergerak fluktuatif yang tampaknya terpengaruh dari sentimen eksternal dan internal

Jakarta (ANTARA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal pekan ditutup melemah, dipimpin saham-saham dari sektor teknologi.

IHSG ditutup melemah 28,56 poin atau 0,41 persen ke posisi 6.858,41. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 6,91 poin atau 0,71 persen ke posisi 967,13.

"IHSG bergerak fluktuatif yang tampaknya terpengaruh dari sentimen eksternal dan internal. Dari eksternal, mayoritas regional Asia cenderung melemah hal seiring sikap pelaku pasar dan investor yang menanti hasil pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) Meeting 26 Juli sampai 27 Juli 2022, dimana The Fed akan menaikkan suku bunga acuannya yang diprediksi sebesar 75 basis poin," tulis Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam ulasannya di Jakarta, Senin, (25/7/2022).

Sentimen lainnya datang dari China. Di tengah upaya penyelesaian utang kasus perusahaan properti terbesar di China yaitu Evergrande, pasar dikejutkan oleh kabar dari petinggi Evergrande yang terganjal kasus kesalahan dalam mengatur restrukturisasi utangnya.

Dimana CEO dan CFO perusahaan tersebut diduga terlibat terkait pinjaman yang dijamin oleh unit properti Evergrande yang dialihkan kembali ke grup.

Sementara Presiden China mengambil tindakan keras terhadap perusahaan-perusahaan swasta yang melakukan aksi akuisisi dan para taipan yang memanfaatkan situasi ini demi keuntungan.

Dari dalam negeri, investasi pada sektor manufaktur mengalami kenaikan dari Rp167,1 triliun pada semester I 2021 menjadi Rp230,8 triliun pada semester I-2022. Hal itu memberikan indikasi kondisi dalam negeri masih memiliki daya tarik bagi para investor untuk berinvestasi di Indonesia.

Dibuka menguat, IHSG bergerak fluktuatif sepanjang sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG menghabiskan waktu di teritori negatif hingga penutupan bursa saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, lima sektor meningkat dengan sektor energi naik paling tinggi 0,95 persen, diikuti sektor infrastruktur dan sektor perindustrian masing-masing naik 0,67 persen dan 0,46 persen.

Sedangkan enam sektor terkoreksi dengan sektor teknologi turun paling dalam 3,25 persen, diikuti sektor transportasi & logistik dan sektor keuangan masing-masing turun 1,91 persen dan 0,6 persen.

Baca juga: IHSG dibuka menguat di tengah pelemahan bursa saham kawasan Asis

Baca juga: BEI optimistis IHSG tahun ini tetap bertumbuh


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: IHSG awal pekan ditutup jatuh, dipimpin saham sektor teknologi



Pewarta :
Editor: Bernadus Tokan
COPYRIGHT © ANTARA 2026