
Stok Beras Cukup

"Jumlah tersebut tersebut tersebar di seluruh wilayah NTT dan bisa bertahan hingga enam sampai tujuh bulan ke depan," kata Sugeng Rahayu..
Kupang (Antara NTT) - Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional Nusa Tenggara Timur memastikan jumlah stok beras yang ada di wilayah provinsi berbasis kepulaun itu mencapai 48.720 ton.
"Jumlah tersebut tersebut tersebar di seluruh wilayah NTT dan dipastikan bisa bertahan hingga enam sampai tujuh buLan ke depan dan juga bisa bertahan (melalui) Natal dan Tahun baru 2017," kata Kepala Perum Bulog Divisi Regional Nusa Tenggara Timur Sugeng Rahayu di Kupang, Kamis.
Usai meninjau gudang beras dan gula milik Bulog NTT yang berada di Tenau, Kupang, NTT, Sugeng menjelaskan beras tersebut terdiri atas dua jenis beras yakni Medium dengan jumlah 47.570 ton dan beras Premium mencapai 1.150 ton.
Selain itu, dalam waktu dekat akan masuk lagi 200 ton beras dari beberapa daerah di NTT.
"Oleh karena itu masyarakat jangan sampai takut bahwa beras saat ini sudah mulai langka karena gagal panen. Bulog masih punya stok yang akan dijual dengan harga murah saat operasi pasar," tambahnya.
Bulog telah melakukan antisipasi kebutuhan beras bagi masyarakat dari jauh-jauh hari, sehingga di saat gagal panen, kebutuhan beras yang dimiliki masih terus ada bahkan bisa bertahan hingga enam sampai tujuh bulan ke depan.
Untuk menyediakan stok beras bagi masyarakat, Bulog Divre NTT mendapat kiriman beras dari sejumlah daerah di luar NTT.
Daerah-daerah yang menjadi langganan dalam hal pengiriman beras adalah Jawa Timur dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
Di samping itu juga ada beras yang diimpor dari Vietnam yang telah tiba pertengahan tahun 2016 lalu juga merupakan beras yang disiapkan untuk mengatasi kelangkaan beras di NTT jika gagal panen.
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor:
Kornelis Aloysius Ileama Kaha
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
