Limbah operasional BI untuk co-firing di PLTU Bolok

  • Kamis, 10 Oktober 2024 13:06 WIB
Limbah operasional BI untuk co-firing di PLTU Bolok

Seorang petugas PLTU memeriksa leburan uang di PLTU Bolok, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, Selasa (8/10/2024). PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi NTT memanfaatkan limbah operasional BI yakni uang lusuh yang telah dileburkan dalam program co-firing biomassa di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Bolok untuk mendukung target energi bersih di Indonesia. ANTARAFOTO/Mega Tokan/bt

Limbah operasional BI untuk co-firing di PLTU Bolok

Seorang petugas PLTU memeriksa leburan uang di PLTU Bolok, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, Selasa (8/10/2024). PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi NTT memanfaatkan limbah operasional BI yakni uang lusuh yang telah dileburkan dalam program co-firing biomassa di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Bolok untuk mendukung target energi bersih di Indonesia. ANTARAFOTO/Mega Tokan/bt

Limbah operasional BI untuk co-firing di PLTU Bolok

Seorang petugas PLTU memeriksa leburan uang di PLTU Bolok, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, Selasa (8/10/2024). PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi NTT memanfaatkan limbah operasional BI yakni uang lusuh yang telah dileburkan dalam program co-firing biomassa di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Bolok untuk mendukung target energi bersih di Indonesia. ANTARAFOTO/Mega Tokan/bt

Limbah operasional BI untuk co-firing di PLTU Bolok
Limbah operasional BI untuk co-firing di PLTU Bolok
Limbah operasional BI untuk co-firing di PLTU Bolok

Foto Lainnya