Mesir, Palestina dan Yordania membahas perkembangan Palestina
Rabu, 18 Januari 2023 10:50 WIB
Seorang tentara Israel menembakkan tabung gas air mata ke arah sejumlah pengunjuk rasa Palestina dalam bentrokan di Desa Beit Dajan, sebelah timur Nablus, Tepi Barat, Jumat (29/7/2022). Unjuk rasa tersebut dilakukan untuk menentang perluasan permukiman Yahudi di kawasan itu. ANTARA FOTO/Xinhua/Ayman Nobani/rwa.
Istanbul (ANTARA) - Pemimpin Mesir, Palestina, dan Yordania mengelar KTT di ibu kota Mesir, Kairo, pada Selasa (17/1) untuk membahas perkembangan Palestina.
Juru bicara kepresidenan Mesir mengatakan Presiden Mesir Abdel-Fattah al-Sisi, Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan Raja Yordania Abdullah II membahas solusi bagi tantangan yang dihadapi Palestina.
Namun, jubir tersebut tidak memberikan informasi detail mengenai pembicaraan ketiga pemimpin itu.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al-Maliki mengatakan KTT tersebut menjadi sebuah "pesan yang jelas" bahwa Palestina "tidak sendirian dalam menghadapi tantangan."
Palestina "sedang dihadapkan pada tantangan yang ditujukan pada orang Arab, tidak hanya rakyat Palestina, dan ini dinyatakan oleh pemerintah sayap kanan Israel yang baru melalui kebijakan dan tindakan mereka," katanya kepada kantor berita Wafa.
Pemerintah baru Israel dilantik pada 29 Desember 2022 usai menang pada pemilu November, yang menghasilkan dukungan mayoritas bagi Benjamin Netanyahu untuk membentuk pemerintahan baru.
Pada 6 Januari, pemerintah Israel menjatuhkan paket sanksi terhadap Otoritas Palestina (PA) sebagai tindakan atas upaya Palestina untuk meminta pendapat Mahkamah Internasional (ICJ) tentang pendudukan Israel selama puluhan tahun.
Baca juga: Paus Fransiskus kembali seruan akhiri perang di Ukraina
Baca juga: Jurnalis yang terbunuh Abu Akleh dihormati jadi nama jalan
Sumber: Anadolu
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Mesir, Palestina, Yordania bahas perkembangan Palestina
Juru bicara kepresidenan Mesir mengatakan Presiden Mesir Abdel-Fattah al-Sisi, Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan Raja Yordania Abdullah II membahas solusi bagi tantangan yang dihadapi Palestina.
Namun, jubir tersebut tidak memberikan informasi detail mengenai pembicaraan ketiga pemimpin itu.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al-Maliki mengatakan KTT tersebut menjadi sebuah "pesan yang jelas" bahwa Palestina "tidak sendirian dalam menghadapi tantangan."
Palestina "sedang dihadapkan pada tantangan yang ditujukan pada orang Arab, tidak hanya rakyat Palestina, dan ini dinyatakan oleh pemerintah sayap kanan Israel yang baru melalui kebijakan dan tindakan mereka," katanya kepada kantor berita Wafa.
Pemerintah baru Israel dilantik pada 29 Desember 2022 usai menang pada pemilu November, yang menghasilkan dukungan mayoritas bagi Benjamin Netanyahu untuk membentuk pemerintahan baru.
Pada 6 Januari, pemerintah Israel menjatuhkan paket sanksi terhadap Otoritas Palestina (PA) sebagai tindakan atas upaya Palestina untuk meminta pendapat Mahkamah Internasional (ICJ) tentang pendudukan Israel selama puluhan tahun.
Baca juga: Paus Fransiskus kembali seruan akhiri perang di Ukraina
Baca juga: Jurnalis yang terbunuh Abu Akleh dihormati jadi nama jalan
Sumber: Anadolu
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Mesir, Palestina, Yordania bahas perkembangan Palestina
Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ancam kenakan tarif lebih tinggi, Donald Trump sebut tidak perlu restu kongres
24 February 2026 2:49 WIB
Trump mengumumkan tarif impor global 10 persen seusai MA menolak tarif lama
21 February 2026 16:55 WIB
Rapat Paripurna DPR setuju MKMK tak bisa proses laporan pencalonan Adies Kadir di MK
19 February 2026 12:11 WIB