Bom meledak di Nigeria tengah menewaskan 27 gembala
Kamis, 26 Januari 2023 12:40 WIB
Ilustrasi. Polisi Nigeria memeriksa lokasi ledakan bom di distrik bisnis di Abuja, Nigeria, Kamis (26/6/14). Setidaknya 21 orang tewas setelah ledakan yang diduga akibat bom merobek distrik perbelanjaan yang sibuk di Abuja saat jam sibuk Rabu lalu, menambah jumlah korban yang tewas dalam serangan tahun ini. (REUTERS/Afolabi Sotunde)
Kano, Nigeria (ANTARA) - Sekelompok 27 gembala Fulani tewas dan sejumlah lainnya terluka ketika sebuah bom meledak di desa Rukubi di perbatasan antara Negara Bagian Nasarawa dan Benue di Nigeria tengah pada Rabu (25/1), menurut polisi.
Juru bicara Kepolisian Nasarawa, Ramhan Nansel, menjelaskan komando polisi setempat dan badan keamanan lainnya serta pemerintah negara bagian sedang berkoordinasi untuk memastikan fakta penyebab ledakan dan untuk menangkap para pelakunya.
"Disayangkan hal semacam itu terjadi. Sebanyak 27 gembala tewas setelah sebuah bom meledak di Wilayah Pemerintah Daerah Goma. Polisi dan badan keamanan lainnya masih berupaya untuk mengetahui penyebab serangan tersebut dan melacak orang-orang yang terlibat," kata Nansel.
Sementara itu, Gubernur Nasarawa Abdullahi Sule mengomentari ledakan tersebut dan berjanji bahwa pelaku pembunuhan akan ditangkap dan diadili.
Sule meminta semua warga Fulani agar tetap tenang, dengan mengatakan bahwa pemerintah negara bagian sedang berkoordinasi dengan otoritas di Negara Bagian Benue untuk mencari solusi berkelanjutan atas serangan berulang terhadap orang-orang di sepanjang perbatasan Nasarawa-Benue.
Menurut Sule, petugas keamanan telah diterjunkan guna mencegah pelanggaran hukum dan ketertiban lebih lanjut di daerah tersebut.
"Atas nama pemerintah negara bagian, saya menyampaikan rasa simpati kepada seluruh warga Fulani atas pembunuhan terhadap warga mereka oleh pelaku bom tak dikenal," katanya.
Sule juga meyakinkan warga tentang komitmen pemerintah negara bagian untuk menemukan para pelaku aksi semacam itu supaya mereka dituntut hukum.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Bom meledak di gereja Kongo 10 orang meninggal
Baca juga: Lebih 60 penerbangan di Jepang batal karena ancaman bom
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Ledakan bom di Nigeria tengah tewaskan 27 gembala
Juru bicara Kepolisian Nasarawa, Ramhan Nansel, menjelaskan komando polisi setempat dan badan keamanan lainnya serta pemerintah negara bagian sedang berkoordinasi untuk memastikan fakta penyebab ledakan dan untuk menangkap para pelakunya.
"Disayangkan hal semacam itu terjadi. Sebanyak 27 gembala tewas setelah sebuah bom meledak di Wilayah Pemerintah Daerah Goma. Polisi dan badan keamanan lainnya masih berupaya untuk mengetahui penyebab serangan tersebut dan melacak orang-orang yang terlibat," kata Nansel.
Sementara itu, Gubernur Nasarawa Abdullahi Sule mengomentari ledakan tersebut dan berjanji bahwa pelaku pembunuhan akan ditangkap dan diadili.
Sule meminta semua warga Fulani agar tetap tenang, dengan mengatakan bahwa pemerintah negara bagian sedang berkoordinasi dengan otoritas di Negara Bagian Benue untuk mencari solusi berkelanjutan atas serangan berulang terhadap orang-orang di sepanjang perbatasan Nasarawa-Benue.
Menurut Sule, petugas keamanan telah diterjunkan guna mencegah pelanggaran hukum dan ketertiban lebih lanjut di daerah tersebut.
"Atas nama pemerintah negara bagian, saya menyampaikan rasa simpati kepada seluruh warga Fulani atas pembunuhan terhadap warga mereka oleh pelaku bom tak dikenal," katanya.
Sule juga meyakinkan warga tentang komitmen pemerintah negara bagian untuk menemukan para pelaku aksi semacam itu supaya mereka dituntut hukum.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Bom meledak di gereja Kongo 10 orang meninggal
Baca juga: Lebih 60 penerbangan di Jepang batal karena ancaman bom
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Ledakan bom di Nigeria tengah tewaskan 27 gembala
Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Penyidik polisi : Pelaku bom ikan di Sikka terancam hukuman lima tahun penjara
20 January 2026 14:01 WIB
Batik Air: Seorang penumpang dikeluarkan dari pesawat akibat mengaku bawa bom
17 April 2025 14:13 WIB
Tiga tewas dan puluhan lainnya terluka dalam ledakan bom di Thailand
15 December 2024 9:40 WIB, 2024
Pesawat Air India mendarat darurat di Kanada setelah muncul ancaman keamanan
16 October 2024 10:19 WIB, 2024
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Militer AS mulai menempatkan rudal Patriot pada truk peluncur di pangkalan udara Qatar
11 February 2026 13:43 WIB
Duta Besar Iran menilai AS tidak layak pimpin inisiatif perdamaian di Gaza
11 February 2026 7:45 WIB
Indonesia ingin perkuat kerja sama dengan Iran dalam pemberdayaan perempuan
11 February 2026 7:38 WIB