Polisi: Waspadai perdagangan orang dengan modus kerja luar negeri gaji besar
Kamis, 8 Juni 2023 4:00 WIB
Kapolres Manggarai Barat, AKBP Ari Satmoko (ANTARA/HO-Polres Manggarai Barat)
Kupang (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur mengimbau masyarakat untuk mewaspadai tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus bekerja di luar negeri dengan gaji besar.
"Jangan mudah termakan bujuk rayu pelaku TPPO bekerja di luar negeri dengan iming-iming gaji besar," kata Kapolres Manggarai Barat, AKBP Ari Satmoko di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Rabu, (7/6/2023).
Dia menjelaskan perdagangan orang menjadi atensi khusus Presiden RI Joko Widodo dan Wilayah Manggarai Barat pun menjadi salah satu kawasan yang mendapatkan perhatian serius.
Di wilayah hukum Polres Manggarai Barat, pernah melakukan penggerebekan sebuah rumah penampungan di Kelurahan Wae Kelambu, Kecamatan Komodo untuk menggagalkan dugaan upaya TPPO dengan korban sebanyak 14 orang yang akan dikirim ke luar negeri melalui Provinsi Kalimantan Barat pada Desember 2022 lalu.
Untuk mencegah terjadinya kasus TPPO ke luar negeri di wilayah hukum Polres Manggarai Barat, pihaknya telah memberikan edukasi publik berupa imbauan kamtibmas melalui media sosial serta memasang spanduk tersebar di beberapa lokasi.
Dia mengatakan penyalur tenaga kerja itu harus legal dan memiliki badan hukum, bukan lewat perorangan.
Oleh karena itu masyarakat harus selektif dan segera mencari informasi ke Dinas Tenaga Kerja setempat apabila mendapatkan ajakan bekerja di luar negeri.
"Jika ingin bekerja di luar negeri, lalui proses serta prosedur yang benar guna mendapatkan perlindungan hukum secara penuh," katanya berpesan.
Untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap TPPO di Manggarai Barat, Ari telah menggerakkan seluruh satuan kerja di seluruh jajaran Polres Manggarai Barat untuk memberikan imbauan kamtibmas tentang TPPO.
Dia juga menegaskan seseorang yang terlibat kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang dapat dijerat dengan UU Nomor 21 Tahun 2007 tentang TPPO dan atau UU Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Pelaku pun dapat dipidana penjara paling singkat tiga tahun dan paling lama 15 tahun dengan pidana denda paling sedikit Rp120 juta dan paling banyak Rp600 juta.
"Jika menemukan indikasi terjadinya TPPO, segera lapor ke kantor polisi terdekat," katanya menegaskan.
Baca juga: Kapolres Sumba Timur turun langsung ke jalanan sebar pamflet terkait TPPO
Baca juga: Kapolri bentuk Satgas TPPO dari tingkat mabes Polri hingga daerah
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Polisi: Waspadai perdagangan orang modus kerja luar negeri gaji besar
"Jangan mudah termakan bujuk rayu pelaku TPPO bekerja di luar negeri dengan iming-iming gaji besar," kata Kapolres Manggarai Barat, AKBP Ari Satmoko di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Rabu, (7/6/2023).
Dia menjelaskan perdagangan orang menjadi atensi khusus Presiden RI Joko Widodo dan Wilayah Manggarai Barat pun menjadi salah satu kawasan yang mendapatkan perhatian serius.
Di wilayah hukum Polres Manggarai Barat, pernah melakukan penggerebekan sebuah rumah penampungan di Kelurahan Wae Kelambu, Kecamatan Komodo untuk menggagalkan dugaan upaya TPPO dengan korban sebanyak 14 orang yang akan dikirim ke luar negeri melalui Provinsi Kalimantan Barat pada Desember 2022 lalu.
Untuk mencegah terjadinya kasus TPPO ke luar negeri di wilayah hukum Polres Manggarai Barat, pihaknya telah memberikan edukasi publik berupa imbauan kamtibmas melalui media sosial serta memasang spanduk tersebar di beberapa lokasi.
Dia mengatakan penyalur tenaga kerja itu harus legal dan memiliki badan hukum, bukan lewat perorangan.
Oleh karena itu masyarakat harus selektif dan segera mencari informasi ke Dinas Tenaga Kerja setempat apabila mendapatkan ajakan bekerja di luar negeri.
"Jika ingin bekerja di luar negeri, lalui proses serta prosedur yang benar guna mendapatkan perlindungan hukum secara penuh," katanya berpesan.
Untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap TPPO di Manggarai Barat, Ari telah menggerakkan seluruh satuan kerja di seluruh jajaran Polres Manggarai Barat untuk memberikan imbauan kamtibmas tentang TPPO.
Dia juga menegaskan seseorang yang terlibat kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang dapat dijerat dengan UU Nomor 21 Tahun 2007 tentang TPPO dan atau UU Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Pelaku pun dapat dipidana penjara paling singkat tiga tahun dan paling lama 15 tahun dengan pidana denda paling sedikit Rp120 juta dan paling banyak Rp600 juta.
"Jika menemukan indikasi terjadinya TPPO, segera lapor ke kantor polisi terdekat," katanya menegaskan.
Baca juga: Kapolres Sumba Timur turun langsung ke jalanan sebar pamflet terkait TPPO
Baca juga: Kapolri bentuk Satgas TPPO dari tingkat mabes Polri hingga daerah
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Polisi: Waspadai perdagangan orang modus kerja luar negeri gaji besar
Pewarta : Fransiska Mariana Nuka
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Analis: Putusan MK menegaskan kepastian hukum pengisian jabatan ASN oleh Polri
22 January 2026 6:06 WIB
Mahkamah Konstitusi: Sanksi pidana maupun perdata tak boleh jadi instrumen utama sengketa pers
19 January 2026 13:50 WIB
Mahkamah Konstitusi perjelas makna "perlindungan hukum" terhadap wartawan di UU Pers
19 January 2026 13:14 WIB
Komisi III DPR menegaskan kedudukan Polri harus tetap berada di bawah Presiden
08 January 2026 14:52 WIB
Menkum: Keadilan restoratif bukan untuk perkara korupsi dan kekerasan seksual
06 January 2026 9:20 WIB
Terpopuler - Politik & Hukum
Lihat Juga
Polisi membenarkan ada dua laporan terhadap Roy Suryo dan Ahmad Khozinudin
29 January 2026 10:42 WIB