SAR Gabungan evakuasi penumpang kapal mati mesin di Labuan Bajo
Jumat, 16 Juni 2023 21:43 WIB
Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi penumpang kapal nelayan yang mengalami mati mesin di perairan Pulau Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Jumat (16/6/2023). (ANTARA/HO-Basarnas Maumere)
Kupang (ANTARA) - Tim SAR Gabungan mengevakuasi penumpang kapal nelayan yang mengalami mati mesin di perairan Pulau Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.
"Penumpang aman, hanya satu yang mau dievakuasi ke pelabuhan, tiga orang lain memilih bertahan untuk perbaikan mesin," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Mexianus Bekabel dari Maumere, Kabupaten Sikka, Jumat, (16/6/2023) malam.
Kejadian itu bermula ketika kapal nelayan membawa empat penumpang berangkat dari Pulau Sape di Provinsi Nusa Tenggara Barat menuju ke Pulau Mules di Kabupaten Manggarai, NTT pada pukul 13.00 Wita.
Namun, ketika kapal menyeberang di sekitar Pulau Komodo pada pukul 17.00 Wita, gelombang tinggi menerjang kapal tersebut sehingga mengalami mati mesin.
Atas informasi yang diterima oleh Pos SAR Manggarai Barat, tim penyelamat berjumlah tiga orang bersama tim gabungan lain bergerak ke lokasi kejadian.
Unsur Tim SAR Gabungan dalam pelaksanaan operasi SAR itu yakni Tim Pos SAR Manggarai Barat, Polairud Labuan Bajo, Lanal Labuan Bajo, KP3L Labuan Bajo, dan Polres Manggarai Barat.
Kini seorang penumpang sedang dievakuasi ke Pelabuhan Labuan Bajo, sedangkan Tim SAR Gabungan terus memantau para penumpang lain yang masih melakukan perbaikan kapal.
"Kami tetap pantau sampai berlabuh di Pulau Mules," ungkapnya.
Baca juga: SAR evakuasi sembilan pemudik dari perairan Pulau Pemana NTT
Baca juga: Tim SAR evakuasi enam korban kapal tenggelam di Labuan Bajo
"Penumpang aman, hanya satu yang mau dievakuasi ke pelabuhan, tiga orang lain memilih bertahan untuk perbaikan mesin," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Mexianus Bekabel dari Maumere, Kabupaten Sikka, Jumat, (16/6/2023) malam.
Kejadian itu bermula ketika kapal nelayan membawa empat penumpang berangkat dari Pulau Sape di Provinsi Nusa Tenggara Barat menuju ke Pulau Mules di Kabupaten Manggarai, NTT pada pukul 13.00 Wita.
Namun, ketika kapal menyeberang di sekitar Pulau Komodo pada pukul 17.00 Wita, gelombang tinggi menerjang kapal tersebut sehingga mengalami mati mesin.
Atas informasi yang diterima oleh Pos SAR Manggarai Barat, tim penyelamat berjumlah tiga orang bersama tim gabungan lain bergerak ke lokasi kejadian.
Unsur Tim SAR Gabungan dalam pelaksanaan operasi SAR itu yakni Tim Pos SAR Manggarai Barat, Polairud Labuan Bajo, Lanal Labuan Bajo, KP3L Labuan Bajo, dan Polres Manggarai Barat.
Kini seorang penumpang sedang dievakuasi ke Pelabuhan Labuan Bajo, sedangkan Tim SAR Gabungan terus memantau para penumpang lain yang masih melakukan perbaikan kapal.
"Kami tetap pantau sampai berlabuh di Pulau Mules," ungkapnya.
Baca juga: SAR evakuasi sembilan pemudik dari perairan Pulau Pemana NTT
Baca juga: Tim SAR evakuasi enam korban kapal tenggelam di Labuan Bajo
Pewarta : Fransiska Mariana Nuka
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Basarnas: Jasad diduga anak pelatih Valencia B ditemukan dalam bangkai kapal
07 January 2026 10:33 WIB
Gubernur NTT bersama tokoh agama dan adat berdoa di lokasi kecelakaan kapal
31 December 2025 16:32 WIB
Tim SAR menemukan seorang WNA Spanyol korban kecelakaan kapal di Labuan Bajo
29 December 2025 11:21 WIB
BMKG: Gelombang tinggi di perairan Labuan Bajo akibat pengaruh bibit siklon 96S
28 December 2025 6:18 WIB