Kapolres Mabar cek kesiapan peralatan SAR antisipasi bencana
Jumat, 5 Januari 2024 11:16 WIB
Kapolres Manggarai Barat AKBP Ari Satmoko saat mengecek kesiapan peralatan SAR guna antisipasi bencana alam di Mapolres Manggarai Barat. (ANTARA/HO-Humas Polres Manggarai Barat)
Labuan Bajo (ANTARA) - Kapolres Manggarai Barat (Mabar) AKBP Ari Satmoko mengecek kesiapan peralatan Search and Rescue (SAR) dan kesiagaan anggota Satuan Samapta Polres Manggarai Barat dan Satuan Brimob Kompi 4 Batalyon B Pelopor Labuan Bajo guna mengantisipasi bencana alam di daerah itu.
"Pengecekan ini sebagai langkah antisipasi jika sewaktu-waktu terjadi bencana, di wilayah Kabupaten Manggarai Barat NTT secara geografis rawan terhadap bencana baik itu tanah longsor, banjir, pohon tumbang dan lainnya," kata Kapolres Mabar AKBP Ari Satmoko dalam keterangan yang diterima di Kupang, Kamis (4/1/2024).
Pengecekan kesiapan peralatan dan kesiagaan personel Polri dilakukan dalam apel gelar pasukan dalam rangka siaga bencana di Mapolres Manggarai Barat.
Dia menjelaskan, pengecekan juga dilakukan dengan tujuan agar personel siap diturunkan kapan pun dibutuhkan. Ini mencakup kesiapan sarana dan prasarana yang dapat segera digunakan saat bencana alam melanda wilayah hukum Polres Manggarai Barat.
"Ketika terjadi bencana, kapan saja personel dan peralatan sudah siap diturunkan ke lapangan," jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Ari Satmoko juga mengecek sejumlah peralatan yang digunakan untuk penanganan bencana seperti alat pemotong, senter, mobil water treatment dan alat-alat SAR pendukung lainnya untuk mempercepat mobilitas bila terjadi bencana alam.
"Selain mengecek peralatan, kita juga melaksanakan pengecekan kemampuan personel dalam penggunaan alat SAR tersebut. Kelengkapan peralatan SAR yang dimiliki harus sebanding dengan kemampuan anggota dalam pengoperasiannya," jelasnya.
Baca juga: Bandara Frans Seda di Maumere masih ditutup karena alasan keselamatan
Untuk memberikan hasil maksimal dalam tindakan dalam penanggulangan bencana, lanjut dia, kepolisian akan selalu berkoordinasi dan berkolaborasi dengan pihak lain seperti SAR, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan sukarelawan di Kabupaten Manggarai Barat.
Baca juga: Flores Timur siaga darurat bencana erupsi Lewotobi
Baca juga: Pemprov NTT siaga antisipasi cuaca ekstrem
Baca juga: PVMBG petakan desa di kawasan rawan bencana erupsi di Flores Timur
"Kita tidak menginginkan hal tersebut terjadi, namun dengan kesiapan kita dalam menghadapi bencana yang sewaktu-waktu terjadi, kita sudah siap menghadapi kondisi terburuk," katanya.
"Pengecekan ini sebagai langkah antisipasi jika sewaktu-waktu terjadi bencana, di wilayah Kabupaten Manggarai Barat NTT secara geografis rawan terhadap bencana baik itu tanah longsor, banjir, pohon tumbang dan lainnya," kata Kapolres Mabar AKBP Ari Satmoko dalam keterangan yang diterima di Kupang, Kamis (4/1/2024).
Pengecekan kesiapan peralatan dan kesiagaan personel Polri dilakukan dalam apel gelar pasukan dalam rangka siaga bencana di Mapolres Manggarai Barat.
Dia menjelaskan, pengecekan juga dilakukan dengan tujuan agar personel siap diturunkan kapan pun dibutuhkan. Ini mencakup kesiapan sarana dan prasarana yang dapat segera digunakan saat bencana alam melanda wilayah hukum Polres Manggarai Barat.
"Ketika terjadi bencana, kapan saja personel dan peralatan sudah siap diturunkan ke lapangan," jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Ari Satmoko juga mengecek sejumlah peralatan yang digunakan untuk penanganan bencana seperti alat pemotong, senter, mobil water treatment dan alat-alat SAR pendukung lainnya untuk mempercepat mobilitas bila terjadi bencana alam.
"Selain mengecek peralatan, kita juga melaksanakan pengecekan kemampuan personel dalam penggunaan alat SAR tersebut. Kelengkapan peralatan SAR yang dimiliki harus sebanding dengan kemampuan anggota dalam pengoperasiannya," jelasnya.
Baca juga: Bandara Frans Seda di Maumere masih ditutup karena alasan keselamatan
Untuk memberikan hasil maksimal dalam tindakan dalam penanggulangan bencana, lanjut dia, kepolisian akan selalu berkoordinasi dan berkolaborasi dengan pihak lain seperti SAR, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan sukarelawan di Kabupaten Manggarai Barat.
Baca juga: Flores Timur siaga darurat bencana erupsi Lewotobi
Baca juga: Pemprov NTT siaga antisipasi cuaca ekstrem
Baca juga: PVMBG petakan desa di kawasan rawan bencana erupsi di Flores Timur
"Kita tidak menginginkan hal tersebut terjadi, namun dengan kesiapan kita dalam menghadapi bencana yang sewaktu-waktu terjadi, kita sudah siap menghadapi kondisi terburuk," katanya.
Pewarta : Gecio Viana
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kemenag Manggarai memperkuat kepercayaan konsumen lewat sertifikasi halal
02 February 2026 19:40 WIB
Gubernur NTT bersama tokoh agama dan adat berdoa di lokasi kecelakaan kapal
31 December 2025 16:32 WIB
Tim SAR gabungan makin memperluas pencarian korban kapal tenggelam di Labuan Bajo
31 December 2025 6:38 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
KPAI menemukan pencairan dana PIP kasus anak akhiri hidup di NTT terkendala teknis bank
11 February 2026 13:50 WIB