Israel akan terus serang Hizbullah
Senin, 26 Februari 2024 8:02 WIB
Bendera nasional Lebanon (kanan) dan bendera Hizbullah. ( Furkan Güldemir - Anadolu Agency ) (ANTARA/Anadolu)
Yerusalem (ANTARA) - Israel akan mengintensifkan serangan mereka terhadap kelompok Hizbullah Lebanon meskipun kesepakatan gencatan senjata sementara tercapai dengan Hamas, demikian ungkap Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant pada Minggu (25/2).
Gallant mengatakan hal tersebut dalam kunjungannya ke kantor pusat Komando Utara militer Israel di Safed di Galilea Hulu dekat perbatasan dengan Lebanon, lapor media lokal.
"Saya tiba di Komanda Utara hari ini setelah akhir pekan yang penuh dengan acara, di mana militer Israel menyerang Hizbullah dan menghantamnya." kata dia.
"Saya datang untuk mempertimbangkan bagaimana mengintensifkan daya tembak dan kesiapan kami untuk melawan Hizbullah di mana pun dan dengan intensitas yang semakin meningkat," tambahnya.
"
Kami menyasar para aktivis dan pemimpin Hizbullah. Kami akan maju dan menyerang mereka," lanjut Gallant.
"Jika ada yang berfikir bahwa ketika kami mencapai kesepakatan untuk membebaskan sandera di selatan (Jalur Gaza) dan serangan dihentikan sementara sehingga akan meringankan apa yang terjadi di sini, dia salah. Kami akan terus menyerang dan mengintensifkannya secara mandiri di selatan hingga kami meraih tujuan kami," tegas dia.
"Tujuan kami mudah: memukul mundur Hizbullah ke tempat mereka seharusnya berada, baik dengan kesepakatan atau dengan kekuatan," ungkapnya.
Gallant telah memberikan ancaman lebih dari satu kali untuk mendesak mundur Hizbullah hingga melewati Sungai Litani di selatan Lebanon melalui pernyataan politik maupun tindakan militer.
Hizbullah belum menanggapi pernyataan Gallant hingga saat ini.
Faksi Hizbullah dan Palestina di Lebanon saling baku tembak dengan tentara Israel setiap hari sejak 8 Oktober, dengan latar belakang perang Israel yang menghancurkan di Jalur Gaza, yang mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka di kedua belah pihak selain korban jiwa di kalangan warga sipil Lebanon.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Israel siapkan langkah tutup kantor televisi Al Jazeera
Baca juga: Inggris tolak rencana PM Israel untuk Gaza setelah perang
Baca juga: Bos Mossad dan Hizbullah saling ancam
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Israel akan terus serang Hizbullah meski ada gencatan senjata di Gaza
Gallant mengatakan hal tersebut dalam kunjungannya ke kantor pusat Komando Utara militer Israel di Safed di Galilea Hulu dekat perbatasan dengan Lebanon, lapor media lokal.
"Saya tiba di Komanda Utara hari ini setelah akhir pekan yang penuh dengan acara, di mana militer Israel menyerang Hizbullah dan menghantamnya." kata dia.
"Saya datang untuk mempertimbangkan bagaimana mengintensifkan daya tembak dan kesiapan kami untuk melawan Hizbullah di mana pun dan dengan intensitas yang semakin meningkat," tambahnya.
"
Kami menyasar para aktivis dan pemimpin Hizbullah. Kami akan maju dan menyerang mereka," lanjut Gallant.
"Jika ada yang berfikir bahwa ketika kami mencapai kesepakatan untuk membebaskan sandera di selatan (Jalur Gaza) dan serangan dihentikan sementara sehingga akan meringankan apa yang terjadi di sini, dia salah. Kami akan terus menyerang dan mengintensifkannya secara mandiri di selatan hingga kami meraih tujuan kami," tegas dia.
"Tujuan kami mudah: memukul mundur Hizbullah ke tempat mereka seharusnya berada, baik dengan kesepakatan atau dengan kekuatan," ungkapnya.
Gallant telah memberikan ancaman lebih dari satu kali untuk mendesak mundur Hizbullah hingga melewati Sungai Litani di selatan Lebanon melalui pernyataan politik maupun tindakan militer.
Hizbullah belum menanggapi pernyataan Gallant hingga saat ini.
Faksi Hizbullah dan Palestina di Lebanon saling baku tembak dengan tentara Israel setiap hari sejak 8 Oktober, dengan latar belakang perang Israel yang menghancurkan di Jalur Gaza, yang mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka di kedua belah pihak selain korban jiwa di kalangan warga sipil Lebanon.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Israel siapkan langkah tutup kantor televisi Al Jazeera
Baca juga: Inggris tolak rencana PM Israel untuk Gaza setelah perang
Baca juga: Bos Mossad dan Hizbullah saling ancam
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Israel akan terus serang Hizbullah meski ada gencatan senjata di Gaza
Pewarta : Yoanita Hastryka Djohan
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
DK PBB menyetujui pembentukan pasukan internasional untuk stabilitas Gaza
18 November 2025 12:02 WIB
Prabowo: Perdamaian di Palestina dapat terwujud bila semua menjamin keamanan Israel
25 September 2025 10:03 WIB
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
PBB meminta Rusia dan AS kembali berdialog soal pengurangan senjata nuklir
05 February 2026 14:01 WIB
Putra pemimpin Libya Muammar Gaddafi dilaporkan tewas dibunuh di kediamannya
04 February 2026 15:16 WIB
Mantan petinggi badan penasihat China dihukum seumur hidup karena terima suap
04 February 2026 6:24 WIB
Prabowo mengingatkan ancaman Perang Dunia III saat berada di Rakornas 2026
02 February 2026 14:58 WIB