Golkar tunggu Bamsoet, Bahlil dan Agus Gumiwang mufakat terkait pencalonan ketum
Jumat, 16 Agustus 2024 15:59 WIB
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia (tengah) didampingi Ketua DPP Golkar Meutya Hafid (kanan) dan Iswara (kiri) memberikan keterangan pers terkait mundurnya Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Golkar di DPP Partai Golkar, Jakarta, Minggu (11/8/2024). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/nym)
Jakarta (ANTARA) - Ketua DPP Partai Golkar Meutya Hafid mengatakan pihaknya menunggu permufakatan Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo, Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua Umum Partai Golkar Agus Gumiwang Kartasasmita, dan Menteri Investasi/Kepala BKPM yang juga elite Golkar Bahlil Lahadalia soal pencalonan ketua umum.
"Jadi, kita lihat nanti tunggu pertemuan antara Pak Agus, Pak Bahlil, Pak Bamsoet, atau mungkin ada calon lain yang ingin maju agar mereka duduk bersama, membicarakan bagaimana tentang pencalonan ke depan. Siapa tahu, dalam forum itu sudah tercapai musyawarah. Kita masih tunggu," kata Meutya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, (16/8).
Dia menyebut nama-nama itu dianggap sebagai kandidat kuat sebagai calon Ketua Umum Partai Gokar.
"Jadi ini nanti yang dianggap, yang kemarin namanya beredar dianggap caketum kuat akan duduk sama-sama. InsyaAllah, di situ ada musyawarah mufakat," tuturnya.
Dia menegaskan Partai Golkar akan bersikap terbuka bagi siapapun yang akan maju dalam pencalonan ketua umum, termasuk terhadap Bahlil Lahadalia.
"Pak Bahlil juga anggota Golkar. Jadi, ya kita tentu siapapun yang akan maju caketum untuk demokratisasi partai, ya silakan saja kan," kata dia.
Sebelumnya, Kamis (15/8), Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo mengatakan akan membangun kesepakatan dengan Pelaksana Tugas Ketua Umum Partai Golkar Agus Gumiwang Kartasasmita dan Menteri Investasi/Kepala BKPM yang juga elite Golkar Bahlil Lahadalia untuk berembuk soal pencalonan ketua umum.
"Jadi, kami belum bertemu lagi untuk berembuk siapa di antara kami bertiga yang akan menjadi ketua umum. Kami akan bangun kesepakatan," kata Bamsoet, sapaan karibnya, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Bamsoet mengatakan bahwa dirinya, Bahlil, dan Agus Gumiwang sebelumnya memang telah berencana untuk maju dalam pencalonan ketua umum Partai Golkar.
"Saya, Bahlil, Agus Gumiwang. Jauh sebelumnya kami sepakat akan maju bersama-sama. Nah, nanti kami akan bertemu lagi untuk memutuskan siapa di antara kami yang akan maju," tuturnya.
Adapun pada Selasa (13/8), Rapat Pleno DPP Partai Golkar memutuskan memilih Agus Gumiwang sebagai Pelaksana Tugas Ketua Umum Partai Golkar untuk menggantikan Airlangga Hartarto yang mundur sejak Sabtu malam (10/8).
Baca juga: Artikel - "Pohon beringin" bergoyang di tengah isu "reshuffle" kabinet
Baca juga: Jusuf Hamka bilang Golkar harus dipimpin putra-putri terbaik bangsa
Baca juga: Analis politik: Pengunduran diri Airlangga dari Ketum Golkar sebuah kudeta politik
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Golkar tunggu Bamsoet, Bahlil, Agus bermufakat soal pencalonan ketum
"Jadi, kita lihat nanti tunggu pertemuan antara Pak Agus, Pak Bahlil, Pak Bamsoet, atau mungkin ada calon lain yang ingin maju agar mereka duduk bersama, membicarakan bagaimana tentang pencalonan ke depan. Siapa tahu, dalam forum itu sudah tercapai musyawarah. Kita masih tunggu," kata Meutya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, (16/8).
Dia menyebut nama-nama itu dianggap sebagai kandidat kuat sebagai calon Ketua Umum Partai Gokar.
"Jadi ini nanti yang dianggap, yang kemarin namanya beredar dianggap caketum kuat akan duduk sama-sama. InsyaAllah, di situ ada musyawarah mufakat," tuturnya.
Dia menegaskan Partai Golkar akan bersikap terbuka bagi siapapun yang akan maju dalam pencalonan ketua umum, termasuk terhadap Bahlil Lahadalia.
"Pak Bahlil juga anggota Golkar. Jadi, ya kita tentu siapapun yang akan maju caketum untuk demokratisasi partai, ya silakan saja kan," kata dia.
Sebelumnya, Kamis (15/8), Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo mengatakan akan membangun kesepakatan dengan Pelaksana Tugas Ketua Umum Partai Golkar Agus Gumiwang Kartasasmita dan Menteri Investasi/Kepala BKPM yang juga elite Golkar Bahlil Lahadalia untuk berembuk soal pencalonan ketua umum.
"Jadi, kami belum bertemu lagi untuk berembuk siapa di antara kami bertiga yang akan menjadi ketua umum. Kami akan bangun kesepakatan," kata Bamsoet, sapaan karibnya, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Bamsoet mengatakan bahwa dirinya, Bahlil, dan Agus Gumiwang sebelumnya memang telah berencana untuk maju dalam pencalonan ketua umum Partai Golkar.
"Saya, Bahlil, Agus Gumiwang. Jauh sebelumnya kami sepakat akan maju bersama-sama. Nah, nanti kami akan bertemu lagi untuk memutuskan siapa di antara kami yang akan maju," tuturnya.
Adapun pada Selasa (13/8), Rapat Pleno DPP Partai Golkar memutuskan memilih Agus Gumiwang sebagai Pelaksana Tugas Ketua Umum Partai Golkar untuk menggantikan Airlangga Hartarto yang mundur sejak Sabtu malam (10/8).
Baca juga: Artikel - "Pohon beringin" bergoyang di tengah isu "reshuffle" kabinet
Baca juga: Jusuf Hamka bilang Golkar harus dipimpin putra-putri terbaik bangsa
Baca juga: Analis politik: Pengunduran diri Airlangga dari Ketum Golkar sebuah kudeta politik
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Golkar tunggu Bamsoet, Bahlil, Agus bermufakat soal pencalonan ketum
Pewarta : Melalusa Susthira Khalida
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menkomdigi: Sekolah Garuda maksimalkan potensi siswa lewat kurikulum spesifik
08 October 2025 12:13 WIB
Kemkomdigi dan LKBN Antara mengoptimalkan publikasi program pemerintah
18 March 2025 20:31 WIB, 2025
Kemkomdigi sinkronisasi dengan K/L terkait pembatasan usia akses medsos
18 March 2025 13:25 WIB, 2025
Menkomdigi: Pemerintah mendorong partisipasi perempuan dalam ekosistem AI
15 March 2025 18:03 WIB, 2025
Menkomdigi Meutya sebut Atmakusumah inspirasi kebebasan pers dan etika jurnalistik
03 January 2025 22:00 WIB, 2025