Logistik Surat Suara Dalam Proses
Kamis, 19 Januari 2017 17:21 WIB
Juru bicara KPU Nusa Tenggara Timur Yosafat Koli
Kupang (Antara NTT) - Juru Bicara Komisi Pemilihan Umum Provinsi Nusa Tenggara Timur Yosafat Koli mengatakan, logistik surat suara untuk pilkada serentak 2017 di tiga daerah di provinsi berbasis kepulauan itu sedang dalam proses.
"Kalau Flores Timur, surat suara sudah selesai cetak dan saat ini sedang disortir. Sementara Kota Kupang dan Lembata sedang dalam proses pencetakan," kata Yosafat Koli kepada Antara di Kupang, Kamis terkait persiapan logistik pilkada serentak 2017.
Dia mengatakan, KPU provinsi terus memantau semua tahapan pelaksanaan pilkada di tiga daerah itu, untuk memastikan bahwa semua persiapan menuju hari "H" pemungutan suara pada 15 Februari berjalan tanpa ada hambatan.
Di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), akan ada tiga kabupaten/kota yang menyelenggarakan pilkada serentak 2017, yakni Kota Kupang, Flores Timur dan Kabupaten Lembata.
Yosafat Koli mengatakan, sejauh ini tidak ada masalah dalam setiap tahapan pelaksanaan pilkada di wilayah itu.
"Beberapa waktu lalu memang ada masalah saat penetapan paket calon, dan saat ini masih dalam proses persidangan di PTUN Surabaya maupun Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP),
tetapi tidak sampai mengganggu tahapan," katanya.
Yosafat Koli juga memuji KPU Flores Timur yang bekerja lebih cepat, dan tepat waktu, terutama dalam kaitan dengan pengadaan logistik surat suara. Berbeda dengan dua daerah lain yang terlambat dalam proses pencetakan surat suara.
Secara terpisah, Juru Bicara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Flores Timur, Kornelis Abon mengatakan, logistik surat suara untuk pemilihan bupati dan wakil bupati serentak 15 Februari 2017 mendatang sudah tiba dan saat ini sedang dalam proses sortir.
"Dua hari lalu, surat suara sudah diantar oleh PT Pos Indonesia yang bekerja sama dengan pihak percetakan. Saat ini sedang dalam proses sortir," kata Kornelis Abon.
Dia mengatakan, mulai Senin (16/1), para petugas mulai melakukan penyortiran dan diharapkan segera selesai.
Penyortiran dilakukan 100 petugas yang memang direkrut khusus oleh KPU untuk menangani logistik surat suara, katanya.
"Kalau Flores Timur, surat suara sudah selesai cetak dan saat ini sedang disortir. Sementara Kota Kupang dan Lembata sedang dalam proses pencetakan," kata Yosafat Koli kepada Antara di Kupang, Kamis terkait persiapan logistik pilkada serentak 2017.
Dia mengatakan, KPU provinsi terus memantau semua tahapan pelaksanaan pilkada di tiga daerah itu, untuk memastikan bahwa semua persiapan menuju hari "H" pemungutan suara pada 15 Februari berjalan tanpa ada hambatan.
Di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), akan ada tiga kabupaten/kota yang menyelenggarakan pilkada serentak 2017, yakni Kota Kupang, Flores Timur dan Kabupaten Lembata.
Yosafat Koli mengatakan, sejauh ini tidak ada masalah dalam setiap tahapan pelaksanaan pilkada di wilayah itu.
"Beberapa waktu lalu memang ada masalah saat penetapan paket calon, dan saat ini masih dalam proses persidangan di PTUN Surabaya maupun Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP),
tetapi tidak sampai mengganggu tahapan," katanya.
Yosafat Koli juga memuji KPU Flores Timur yang bekerja lebih cepat, dan tepat waktu, terutama dalam kaitan dengan pengadaan logistik surat suara. Berbeda dengan dua daerah lain yang terlambat dalam proses pencetakan surat suara.
Secara terpisah, Juru Bicara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Flores Timur, Kornelis Abon mengatakan, logistik surat suara untuk pemilihan bupati dan wakil bupati serentak 15 Februari 2017 mendatang sudah tiba dan saat ini sedang dalam proses sortir.
"Dua hari lalu, surat suara sudah diantar oleh PT Pos Indonesia yang bekerja sama dengan pihak percetakan. Saat ini sedang dalam proses sortir," kata Kornelis Abon.
Dia mengatakan, mulai Senin (16/1), para petugas mulai melakukan penyortiran dan diharapkan segera selesai.
Penyortiran dilakukan 100 petugas yang memang direkrut khusus oleh KPU untuk menangani logistik surat suara, katanya.
Pewarta : Bernadus Tokan
Editor : Laurensius Molan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KPK: Dugaan korupsi di KPU dan gas air mata Polri belum naik ke penyelidikan
21 November 2025 12:07 WIB
Ketua Komisi II DPR mengingatkan kasus jet pribadi harus jadi pelajaran bagi KPU
29 October 2025 14:20 WIB
Komisi II DPR meminta KPU mengklarifikasi soal rahasiakan data diri capres
16 September 2025 13:08 WIB, 2025
Menelisik dokumen capres yang dikecualikan KPU dan peluang uji materi ke Mahkamah Agung
16 September 2025 12:13 WIB, 2025
KPU menetapkan 16 dokumen syarat capres-cawapres yang tidak bisa dibuka ke publik
15 September 2025 14:18 WIB, 2025
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto divonis 3,5 tahun penjara terbukti terlibat suap anggota KPU
25 July 2025 17:54 WIB, 2025