Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung upaya mewujudkan swasembada pangan nasional, mulai dari kementerian, lembaga, TNI, Polri, hingga pemerintah daerah dan kelompok tani.

Hal itu dikatakan Presiden Prabowo pada kegiatan panen raya jagung serentak dan peresmian pembangunan 10 gedung ketahanan pangan Polri di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, yang dipantau secara daring dari Jakarta, Sabtu.

"Saya terima kasih tim pertanian, tim pangan saya sangat baik, sangat kuat dipimpin Menteri Pertanian, Wakil Menteri Pertanian, Kepala Badan Bulog, Agrinas, semuanya dan didukung oleh Panglima TNI, didukung oleh Kapolri dan jajarannya," ucap Presiden.

Prabowo mengatakan pencapaian swasembada pangan tidak mungkin diraih tanpa dukungan bersama dari Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani, dan Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota.

Selanjutnya Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, jajaran TNI, Polri, gubernur, bupati, camat, kepala desa, gabungan kelompok tani, hingga BUMN yang bergerak di sektor pangan dan pupuk.

Menurut Prabowo, ketahanan sebuah negara sangat ditentukan oleh kondisi pangan.

Prabowo mengatakan suatu negara tidak mungkin dapat bertahan tanpa produksi pangan yang aman, lancar, dan berkesinambungan.

Presiden mengaku tidak memiliki banyak gelar akademik, namun terus mempelajari sejarah dan tata negara sehingga memahami pentingnya keberlanjutan produksi pangan bagi keberlangsungan negara.

"Saya orang yang suka belajar, saya belajar sejarah, saya belajar bernegara dan hal yang saya dapatkan adalah bahwa tidak mungkin suatu negara bertahan, survive tanpa produksi pangan yang lancar, yang aman, yang berkesinambungan, bukan sekali panen bagus besok-besoknya tidak bagus. Jadi saudara-saudara, hari ini saya berterima kasih," ucapnya.

Pada kesempatan itu, Prabowo juga menyinggung peran aparat keamanan yang sering dianggap biasa ketika kondisi aman dan tertib, namun mendapat kritik ketika terjadi masalah.

Prabowo mengatakan aparat negara memiliki tugas untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran kehidupan masyarakat.

Selain itu, Prabowo menegaskan TNI merupakan tentara rakyat dan Polri adalah polisi rakyat yang harus dekat dengan masyarakat, bukan sekadar institusi profesional dari sisi kemampuan semata.

Menurut Prabowo, dukungan TNI dan Polri di lapangan menjadi bagian penting dalam mewujudkan target swasembada pangan nasional.

"Saudara-saudara para Bayangkara, saudara harus jadi polisinya rakyat, harus sangat dekat dengan rakyat. Tentara juga demikian. Karena itu, masalah swasembada pangan ini tidak mungkin kita capai tanpa dukungan dari semua pihak," kata Prabowo.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Prabowo terima kasih dukungan semua pihak wujudkan swasembada pangan