Nelayan Flores Timur dilaporkan hilang di Teluk Nobo
Rabu, 3 Juli 2019 5:56 WIB
Kantor SAR Maumere melakukan upaya pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan menghilang saat memancing di Perairan Teluk Nobo, Kabupaten Flores Timur, NTT, Selasa (7/2). (ANTARA FOTO/istimewa)
Kupang (ANTARA) - Tim SAR Maumere dari Kabupaten Sikka tengah mencari Fandy Tukan (30), seorang nelayan asal Kabupaten Flores Timur yang dilaporkan hilang saat sedang memancing di perairan Teluk Nobo, Kabupaten Flores Timur, Pulau Flores, NTT pada Selasa (2/7).
“Tim kami masih melakukan pencarian nelayan yang dilaporkan hilang di Perairan Flores Timur pada Selasa dini hari sekitar Pukul 02.30 WITA,” kata Kepala Kantor SAR Maumere I Putu Sudayana ketika dihubungi ANTARA dari Kupang, Selasa (2/7).
Ia mengatakan, nelayan yang diketahui berasal dari Desa Lewola, Kecamatan Titehena itu dilaporkan hilang seketika saat sedang memancing ikan di perairan Teluk Nobo.
Dia mengatakan korban merupakan awak kapal nelayan atau kapal bagan yang berangkat melaut bersama lima orang rekannya pada Senin (1/7) malam.
Ketika sampai di tengah laut, kapal mereka diparkir untuk menunggu proses pencarian ikan. Sejumlah awak kapal lainnya dalam keadaan tertidur dan korban sendirian memancing ikan.
“Namun ketika awak kapal lainnya terbangun, korban sudah tidak ada lagi di kapal, mereka panik dan sempat mencarinya namun tidak dapat,” katanya.
Ia mengatakan, sejumlah anggota tim SAR yang dikerahkan dari Maumere bersama anggota lainnya di Larantuka, ibu kota Kabupaten Flores Timur sudah melakukan pencarian sepanjang hari, namun belum ditemukan hingga sore hari.
Baca juga: Tim SAR temukan satu mayat korban KM Nusa Kenari
Baca juga: Tim SAR temukan korban yang tewas tenggelam
“Tim kami masih melakukan pencarian nelayan yang dilaporkan hilang di Perairan Flores Timur pada Selasa dini hari sekitar Pukul 02.30 WITA,” kata Kepala Kantor SAR Maumere I Putu Sudayana ketika dihubungi ANTARA dari Kupang, Selasa (2/7).
Ia mengatakan, nelayan yang diketahui berasal dari Desa Lewola, Kecamatan Titehena itu dilaporkan hilang seketika saat sedang memancing ikan di perairan Teluk Nobo.
Dia mengatakan korban merupakan awak kapal nelayan atau kapal bagan yang berangkat melaut bersama lima orang rekannya pada Senin (1/7) malam.
Ketika sampai di tengah laut, kapal mereka diparkir untuk menunggu proses pencarian ikan. Sejumlah awak kapal lainnya dalam keadaan tertidur dan korban sendirian memancing ikan.
“Namun ketika awak kapal lainnya terbangun, korban sudah tidak ada lagi di kapal, mereka panik dan sempat mencarinya namun tidak dapat,” katanya.
Ia mengatakan, sejumlah anggota tim SAR yang dikerahkan dari Maumere bersama anggota lainnya di Larantuka, ibu kota Kabupaten Flores Timur sudah melakukan pencarian sepanjang hari, namun belum ditemukan hingga sore hari.
Baca juga: Tim SAR temukan satu mayat korban KM Nusa Kenari
Baca juga: Tim SAR temukan korban yang tewas tenggelam
Pewarta : Aloysius Lewokeda
Editor : Laurensius Molan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Yusril: Status WNI tidak hilang secara otomatis jika masuk dinas militer asing
26 January 2026 16:56 WIB
Tim SAR tutup operasi pencarian satu WNA Spanyol yang hilang tenggelam di Labuan Bajo
10 January 2026 5:43 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Kemdiktisaintek resmikan 33 prodi spesialis demi mempercepat pemenuhan dokter,
13 February 2026 18:43 WIB
Pemerintah menyiapkan beasiswa bagi dokter yang ambil spesialis di Undana
13 February 2026 17:00 WIB
Komisi X DPR meminta Kemendigdasmen revitalisasi sekolah daerah 3T jadi prioritas
13 February 2026 13:23 WIB
Undana hadirkan peta digital interaktif rumput laut berbasis AI bagi petani
12 February 2026 16:27 WIB