Chris John berniat buka Sasana Tinju di Kupang
Jumat, 5 Juli 2019 15:34 WIB
Legenda tinju Indonesia The Dragon Chris Jhon. (ANTARA FOTO/ Kornelis Kaha)
Kupang (ANTARA) - Legenda tinju Indonesia Chris John berkeinginan membangun sebuah sasana atau Camp Tinju Chris John Foundation di Kupang, Nusa Tenggara Timur untuk mencari petinju-petinju berbakat dari provinsi berbasis kepulauan itu.
"Saya kan punya yayasan..karena itu saya berniat untuk membangun sasana tinju di Kota Kupang agar bisa melatih petinju-petinju muda berbakat dari NTT ini," katanya kepada sejumlah wartawan di Kupang, Jumat (5/7).
Hal tersebut disampaikan di sela-sela acara konferensi pers terkait dengan pelaksanaan kejuaraan tinju dunia yang akan dilaksanakan di Kupang mulai Sabtu (6/7) hingga Minggu (7/7) di Kupang yang diberi nama The Border Battle (pertarungan di perbatasan).
Ia sendiri mengaku bahwa ada potensi besar petinju di NTT, mulai dari petinju amatir maupun petinju profesional. "Namun sayangnya mereka (petinju amatir dan profesional, red) belum mendapatkan perhatian yang serius," katanya.
Chris John yang memiliki julukan The Dragon itu membutuhkan dukungan dari pemerintah NTT dan berbagai pihak agar keinginannya untuk membangun sasana itu bisa terwujud.
"Kami minta dukungan dari pemerintah khususnya bapak gubernur NTT, mensuport kami untuk melaksanakan semua kegiatan di sini. Kami juga terbuka bagi para donatur dan sponsor yang memang mendukung rencana tersebut," ujarnya.
Apalagi, kata dia, Gubernur NTT (Viktor Laiskodat) sendiri adalah seorang gubernur yang ingin memajukan dunia tinju di NTT. Apakah karena hal itu yang membuat Chris John tertarik membangun sasana tinju di Kupang? "Semuanya masih dalam tahap penjajakan," demikian Chris John.
Baca juga: Empat negara bertarung dalam kejuaraan tinju dunia di Kupang
Baca juga: 27 negara ikut turnamen tinju internasional di Labuan Bajo
"Saya kan punya yayasan..karena itu saya berniat untuk membangun sasana tinju di Kota Kupang agar bisa melatih petinju-petinju muda berbakat dari NTT ini," katanya kepada sejumlah wartawan di Kupang, Jumat (5/7).
Hal tersebut disampaikan di sela-sela acara konferensi pers terkait dengan pelaksanaan kejuaraan tinju dunia yang akan dilaksanakan di Kupang mulai Sabtu (6/7) hingga Minggu (7/7) di Kupang yang diberi nama The Border Battle (pertarungan di perbatasan).
Ia sendiri mengaku bahwa ada potensi besar petinju di NTT, mulai dari petinju amatir maupun petinju profesional. "Namun sayangnya mereka (petinju amatir dan profesional, red) belum mendapatkan perhatian yang serius," katanya.
Chris John yang memiliki julukan The Dragon itu membutuhkan dukungan dari pemerintah NTT dan berbagai pihak agar keinginannya untuk membangun sasana itu bisa terwujud.
"Kami minta dukungan dari pemerintah khususnya bapak gubernur NTT, mensuport kami untuk melaksanakan semua kegiatan di sini. Kami juga terbuka bagi para donatur dan sponsor yang memang mendukung rencana tersebut," ujarnya.
Apalagi, kata dia, Gubernur NTT (Viktor Laiskodat) sendiri adalah seorang gubernur yang ingin memajukan dunia tinju di NTT. Apakah karena hal itu yang membuat Chris John tertarik membangun sasana tinju di Kupang? "Semuanya masih dalam tahap penjajakan," demikian Chris John.
Baca juga: Empat negara bertarung dalam kejuaraan tinju dunia di Kupang
Baca juga: 27 negara ikut turnamen tinju internasional di Labuan Bajo
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor : Laurensius Molan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Juara dunia WBC Juarez menghadapi Plata untuk pertahanan gelar kedua kalinya
15 October 2025 9:54 WIB
Juara dunia kelas Bantam Inoue bersiap hadapi petinju tak terkalahkan Picasso
20 September 2025 11:02 WIB
Petinju Crawford cetak sejarah juara dunia tak terbantahkan tiga divisi berbeda
15 September 2025 12:10 WIB
Daftar lengkap laga tinju di ajang Las Vegas, kartu utama Canelo lawan Crawford
21 August 2025 9:22 WIB
Angelino Cordova dan Yankiel Rivera naik ring rebut juara kelas terbang interim WBA
20 August 2025 11:00 WIB
Lucas Bahdi dan Roger Gutierrez bertemu untuk laga eliminasi kelas ringan WBA
20 August 2025 10:57 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Menko Pangan: Penerima MBG menjangkau 60 juta orang, SPPG capai 22.091 unit
29 January 2026 13:36 WIB