Pemda Manggarai dan Malaka diharapkan penuhi anggaran Bawaslu
Rabu, 23 Oktober 2019 9:31 WIB
Jemris Fointuna. (ANTARA/Bernadus Tokan)
Kupang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Manggarai dan Malaka di Provinsi Nusa Tenggara Timur diharapkan dapat memenuhi kebutuhan anggaran yang diusulkan Bawaslu agar bisa membiayai pelaksanaan pengawasan pilkada serentak di dua kabupaten itu pada 2020.
"Kami berharap, Pemda Malaka dan Manggarai bisa memenuhi kebutuhan anggaran yang diusulkan, karena mulai akhir Oktober 2019 sebagian tahapan sudah dimulai," kata Koordinator Divisi Hubungan Kelembagaan dan Hubungan Lembaga Bawaslu NTT Jemris Fointuna di Kupang, Rabu (23/10).
Menurut dia, Bawaslu membutukan kepastian mengenai anggaran mengingat, sebagian tahapan pengawasan pilkada serentak 2020 akan dimulai pada akhir Oktober 2019 ini.
Tahapan lanjutan, kata dia, adalah perekrutan pangawas kecamatan yang dijadwalkan akan dimulai pada bulan November mendatang.
"Kami berharap pemerintah dapat memahaminya dan secepatnya memenuhi permintaan anggaran yang sudah diusulkan agar tahapan pilkada dapat berjalan sesuai dengan jadwal," katanya.
Jemris menolak menjelaskan tentang kemungkinan pemerintah tetap pada prinsip, dan menolak menyesuaikan anggaran sesuai permintaan Bawaslu.
"Kami tetap pada keyakinan bahwa, pemerintah dapat memenuhi permintaan Bawaslu karena semua tentu menginginkan pilkada dua kabupaten ini dapat berjalan bersamaan dengan tujuh kabupaten lainya," katanya.
"Kami berharap, Pemda Malaka dan Manggarai bisa memenuhi kebutuhan anggaran yang diusulkan, karena mulai akhir Oktober 2019 sebagian tahapan sudah dimulai," kata Koordinator Divisi Hubungan Kelembagaan dan Hubungan Lembaga Bawaslu NTT Jemris Fointuna di Kupang, Rabu (23/10).
Menurut dia, Bawaslu membutukan kepastian mengenai anggaran mengingat, sebagian tahapan pengawasan pilkada serentak 2020 akan dimulai pada akhir Oktober 2019 ini.
Tahapan lanjutan, kata dia, adalah perekrutan pangawas kecamatan yang dijadwalkan akan dimulai pada bulan November mendatang.
"Kami berharap pemerintah dapat memahaminya dan secepatnya memenuhi permintaan anggaran yang sudah diusulkan agar tahapan pilkada dapat berjalan sesuai dengan jadwal," katanya.
Jemris menolak menjelaskan tentang kemungkinan pemerintah tetap pada prinsip, dan menolak menyesuaikan anggaran sesuai permintaan Bawaslu.
"Kami tetap pada keyakinan bahwa, pemerintah dapat memenuhi permintaan Bawaslu karena semua tentu menginginkan pilkada dua kabupaten ini dapat berjalan bersamaan dengan tujuh kabupaten lainya," katanya.
Pewarta : Bernadus Tokan
Editor : Laurensius Molan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kemenag Manggarai memperkuat kepercayaan konsumen lewat sertifikasi halal
02 February 2026 19:40 WIB
Gubernur NTT bersama tokoh agama dan adat berdoa di lokasi kecelakaan kapal
31 December 2025 16:32 WIB
Tim SAR gabungan makin memperluas pencarian korban kapal tenggelam di Labuan Bajo
31 December 2025 6:38 WIB
Tim SAR gabungan kembali menemukan serpihan badan kapal wisata tenggelam di Labuan Bajo
30 December 2025 11:57 WIB
Terpopuler - Politik & Hukum
Lihat Juga
Dirut Dana Syariah Indonesia Taufiq Aljufri sampaikan permintaan maaf usai jadi tersangka
09 February 2026 15:14 WIB
KPK menindaklanjuti laporan masyarakat soal dugaan korupsi Gubernur Jambi Al Haris
09 February 2026 15:10 WIB
Prabowo menyoroti prioritas keamanan hadapi geopolitik saat Rapim TNI-Polri
09 February 2026 15:09 WIB
Ketua MA: Hakim terjaring OTT KPK mencederai keluhuran harkat dan martabat
09 February 2026 13:53 WIB