Siklon "Frances" Picu Cuaca di NTT
Jumat, 28 April 2017 15:42 WIB
Siklon Frances ikut memicu terjadinya hujan serta angin kencang di wilayah NTT
Kupang (Antara NTT) - Siklon tropis Frances yang teridentifikasi di laut Arafuru sebelah timur Nusa Tenggara Timur, telah memicu cuaca di wilayah provinsi berbasis kepulauan ini dengan tekanan mencapai 997 hPa.
"Siklon tropis ini bergerak dengan kecepatan maksimum hingga 35 knot atau 63 km/jam dan bergerak ke arah barat daya dengan kecepatan 14 km/jam," kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG Yunus Suarinoto di Kupang, Jumat.
Siklon tropis yang teridentifikasi berada di posisi 10,1 derajat celcius LS dan 129.4 deratat celsius BT atau sekitar 340 kilometer arah timur Kupang itu diperkirakan akan terus meningkat intensitasnya dalam 24 jam ke depan di sekitar Laut Timor sebelah selatan Timor Leste.
Siklon tropis Frances ini bahkan secara tidak langsung dapat memengaruhi kondisi cuaca di beberapa wilayah Indonesia, seperti hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang berpotensi terjadi di sekitar wilayah NTB, NTT serta Maluku bagian selatan dan tenggara.
Siklon Frances tersebut, ikut memicu terjadinya gelombang tinggi hingga mencapai 4,0 meter di wilayah perairan Pulau Rote, Laut Timor dan Laut Arafuru, selama tiga hari ke depan, sehingga jasa pelayaran diminta untuk waspada saat melintas di wilayah perairan tersebut.
Diperkirakan, siklon Frances saat ini berada diposisi 11,2 LS dan 126 BT atau sekitar 340 kilometer sebelah timur Tenggara Kupang dengan arah gerak menuju Barat Daya atau bergerak menjauhi wilayah Indonesia, dengan kecepatan angin maksimum 55 knot (100 km/jam).
Sedangkan untuk 48 jam kemudian, siklon tersebut berada diposisi 12,2 LS dan 123,5 BT dengan arah gerak menuju Barat Daya menjauhi dari wilayah Indonesia dengan kecepatan angin maksimum 20 knot (35 km/jam) sekitar pukul 13.00 Wita pada 29 April 2017.
"Siklon tropis ini bergerak dengan kecepatan maksimum hingga 35 knot atau 63 km/jam dan bergerak ke arah barat daya dengan kecepatan 14 km/jam," kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG Yunus Suarinoto di Kupang, Jumat.
Siklon tropis yang teridentifikasi berada di posisi 10,1 derajat celcius LS dan 129.4 deratat celsius BT atau sekitar 340 kilometer arah timur Kupang itu diperkirakan akan terus meningkat intensitasnya dalam 24 jam ke depan di sekitar Laut Timor sebelah selatan Timor Leste.
Siklon tropis Frances ini bahkan secara tidak langsung dapat memengaruhi kondisi cuaca di beberapa wilayah Indonesia, seperti hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang berpotensi terjadi di sekitar wilayah NTB, NTT serta Maluku bagian selatan dan tenggara.
Siklon Frances tersebut, ikut memicu terjadinya gelombang tinggi hingga mencapai 4,0 meter di wilayah perairan Pulau Rote, Laut Timor dan Laut Arafuru, selama tiga hari ke depan, sehingga jasa pelayaran diminta untuk waspada saat melintas di wilayah perairan tersebut.
Diperkirakan, siklon Frances saat ini berada diposisi 11,2 LS dan 126 BT atau sekitar 340 kilometer sebelah timur Tenggara Kupang dengan arah gerak menuju Barat Daya atau bergerak menjauhi wilayah Indonesia, dengan kecepatan angin maksimum 55 knot (100 km/jam).
Sedangkan untuk 48 jam kemudian, siklon tersebut berada diposisi 12,2 LS dan 123,5 BT dengan arah gerak menuju Barat Daya menjauhi dari wilayah Indonesia dengan kecepatan angin maksimum 20 knot (35 km/jam) sekitar pukul 13.00 Wita pada 29 April 2017.
Pewarta : Hironimus Bifel
Editor : Laurensius Molan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BMKG: Gelombang tinggi di perairan Labuan Bajo akibat pengaruh bibit siklon 96S
28 December 2025 6:18 WIB
BMKG: Dua bibit siklon terpantau di sekitar wilayah NTT yang berdampak hujan lebat
18 December 2025 14:11 WIB
BMKG: Fenomena Siklon Tropis Senyar tergolong tidak umum terjadi di Selat Malaka
27 November 2025 9:46 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Kemenag mempercepat implementasi wajib halal di Kabupaten Sumba Timur NTT
11 February 2026 13:59 WIB
Undana dan GMIT kolaborasi perkuat ketahanan pangan dan pendidikan di NTT
09 February 2026 19:20 WIB