PDIP NTT Belum Tentukan Lembaga Survei
Sabtu, 3 Juni 2017 5:59 WIB
Ketua Desk Pilkada DPD PDI Perjuangan NTT Yunus Takandewa
Kupang (Antara NTT) - Ketua Desk Pilkada DPD PDI Perjuangan Nusa Tenggara Timur Yunus Takandewa mengatakan, pihaknya belum menentukan lembaga dan waktu pelaksanaan survei terhadap bakal calon gubernur untuk diusung pada pilkada 2018.
"Survei baru akan dilakukan setelah DPD melakukan konsultasi dengan DPP PDIP terkait lembaga survei yang akan digunakan," kata Yunus Takandewa kepada Antara di Kupang, Jumat, terkait pelaksanaan dan lembaga survei bakal calon gubernur dari PDIP.
DPD PDI Perjuangan NTT sudah mendapatkan delapan bakal calon gubernur NTT periode 2018-2013 untuk disurvei sebelum diteruskan ke DPP PDI Perjuangan untuk ditetapkan siapa saja nama bakal calon yang dinilai layak menjadi bakal cagub dari partai itu.
Menurut dia, lembaga survei yang akan ditunjuk nanti adalah lembaga yang diyakini memiliki independen serta track record dan jam terbang yang dipercaya oleh publik.
Pihaknya sedang melakukan penelitian terhadap berkas para bakal calon yang sudah mengajukan lamaran ke partai itu.
Setelah dilakukan penelitian berkas, DPD PDI Perjuangan akan membawa seluruh berkas ke DPP untuk melakukan konsultasi, sekaligus menentukan lembaga survei yang akan digunakan untuk menyurvei bakal calon.
Yunus Takandewa menambahkan sejak pendaftaran ditutup pada 15 Mei 2017, ada 11 bakal calon gubernur dan wakil gubernur yang melamar ke DPD PDIP NTT.
Ke-11 bakal calon yang mendaftar itu terdiri atas sembilan bakal calon gubernur dan tiga dua bakal calon wakil gubernur, yakni Mikhael Umbu Zaza dan Novianto Umu Pati Lende.
Sementara sembilan bakal calon gubernur yakni Raymundus Sau Fernandes, Ibrahim Medah, Daniel Tagu Dedo, Ayub Titu Eki, Kristo Blasin dan Daniel Hiroson Wadu, Honing Sani, Hironimus Fernadez dan Yoseph Suni.
Raymundus Sau Fernandes adalah Bupati Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan TTU, Ibrahim Agustinus Medah adalah Ketua DPD Partai Golkar NTT yang juga anggota DPD RI, Daniel Tagu Dedo adalah mantan Direktur Utama Bank NTT, Ayub Titu Eki adalah Bupati Kabupaten Kupang dan Yoseph Suni (pengusaha).
Sementara Kristo Blasin adalah mantan Wakil Ketua DPRD NTT dan salah satu Ketua di DPD PDI Perjuangan NTT, Daniel Hiroson Wadu dan Hironimus Fernadez adalah aparatur sipil negara (ASN), Honing Sani (mantan anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan).
Semua bakal calon yang mengajukan lamaran ini akan disurvei untuk melihat elektabilitas masing-masing sebelum diusulkan untuk ditetapkan.
"Survei baru akan dilakukan setelah DPD melakukan konsultasi dengan DPP PDIP terkait lembaga survei yang akan digunakan," kata Yunus Takandewa kepada Antara di Kupang, Jumat, terkait pelaksanaan dan lembaga survei bakal calon gubernur dari PDIP.
DPD PDI Perjuangan NTT sudah mendapatkan delapan bakal calon gubernur NTT periode 2018-2013 untuk disurvei sebelum diteruskan ke DPP PDI Perjuangan untuk ditetapkan siapa saja nama bakal calon yang dinilai layak menjadi bakal cagub dari partai itu.
Menurut dia, lembaga survei yang akan ditunjuk nanti adalah lembaga yang diyakini memiliki independen serta track record dan jam terbang yang dipercaya oleh publik.
Pihaknya sedang melakukan penelitian terhadap berkas para bakal calon yang sudah mengajukan lamaran ke partai itu.
Setelah dilakukan penelitian berkas, DPD PDI Perjuangan akan membawa seluruh berkas ke DPP untuk melakukan konsultasi, sekaligus menentukan lembaga survei yang akan digunakan untuk menyurvei bakal calon.
Yunus Takandewa menambahkan sejak pendaftaran ditutup pada 15 Mei 2017, ada 11 bakal calon gubernur dan wakil gubernur yang melamar ke DPD PDIP NTT.
Ke-11 bakal calon yang mendaftar itu terdiri atas sembilan bakal calon gubernur dan tiga dua bakal calon wakil gubernur, yakni Mikhael Umbu Zaza dan Novianto Umu Pati Lende.
Sementara sembilan bakal calon gubernur yakni Raymundus Sau Fernandes, Ibrahim Medah, Daniel Tagu Dedo, Ayub Titu Eki, Kristo Blasin dan Daniel Hiroson Wadu, Honing Sani, Hironimus Fernadez dan Yoseph Suni.
Raymundus Sau Fernandes adalah Bupati Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan TTU, Ibrahim Agustinus Medah adalah Ketua DPD Partai Golkar NTT yang juga anggota DPD RI, Daniel Tagu Dedo adalah mantan Direktur Utama Bank NTT, Ayub Titu Eki adalah Bupati Kabupaten Kupang dan Yoseph Suni (pengusaha).
Sementara Kristo Blasin adalah mantan Wakil Ketua DPRD NTT dan salah satu Ketua di DPD PDI Perjuangan NTT, Daniel Hiroson Wadu dan Hironimus Fernadez adalah aparatur sipil negara (ASN), Honing Sani (mantan anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan).
Semua bakal calon yang mengajukan lamaran ini akan disurvei untuk melihat elektabilitas masing-masing sebelum diusulkan untuk ditetapkan.
Pewarta : Bernadus Tokan
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Survei Denny JA: Suara elit parpol terkait pilkada DPRD tak diamini konstituen
07 January 2026 17:44 WIB
Ketua DPR bilang hasil survei Indikator Politik jadi tantangan bagi Presiden Prabowo
30 January 2025 12:25 WIB, 2025
Terpopuler - Politik & Hukum
Lihat Juga
Menteri PPPA: Penanganan kasus kekerasan seksual harus berperspektif korban
15 February 2026 11:04 WIB
KPK mendalami kaitan rangkap jabatan Mulyono dengan kasus restitusi pajak
15 February 2026 11:01 WIB
Presiden Prabowo: Kami tahu ada yang mengganggu Indonesia, kami tidak bodoh
14 February 2026 8:24 WIB
Eks Dirut PT PIS dituntut 14 tahun penjara pada kasus dugaan korupsi minyak
14 February 2026 8:16 WIB
Anak Riza Chalid dituntut 18 tahun penjara pada kasus dugaan korupsi minyak
14 February 2026 8:14 WIB
Gubernur NTT menegaskan proses hukum pihak memanipulasi data warga miskin
13 February 2026 18:36 WIB