Militer Perlu Dilibatkan Berantas Teroris
Sabtu, 10 Juni 2017 12:03 WIB
Teroris (Teroris)
Kupang, (Antara NTT) - Pengamat politik Universitas Nusa Cendana Kupang Yos E Jelahut berpendapat, militer perlu dilibatkan dalam memberantas teroris yang aksinya semakin meresahkan masyarakat.
"Apabila dilihat dari sudut pandang sosiologis, aksi terorisme terus meningkat karena pengawasan lemah, sehingga untuk mengatasinya perlu dilakukan pengawasan yang ketat dari aparat keamanan," kata Yos E Jelahut di Kupang, Jumat, (9/6).
Namun, pelibatan militer harus diatur secara jelas dalam UU Terorisme yang sedang dalam direvisi agar tidak tumpang tindih dengan tugas kepolisian.
Ia mengatakan, pelibatan militer arus terakomodasikan dalam undang-undang untuk memudahkan aparat TNI dalam menumpas gerakan terorisme terjadi di negara ini.
"Bisa saja pelibatan militer dalam mengatasi terorisme sebagai tugas perbantuan dalam menghadapi ancaman terorisme yang secara nyata dapat mengancam kedaulatan dan keutuhan negara seperti yang sedang dialami negara Filipina," kata Jelahut.
Ia mengingatkan, aparat keamanan di negara ini harus mulai waspada terhadap aksi terosisme di Marawi, Filipina yang berafliasi dengan kelompok bersenjata ISIS karena bisa berkembang ke Indonesia.
"Dalam situasi seperti ini pelibatan TNI sangat dibutuhkan, karena terorisme sudah mengancam keutuhan negara apalagi dalam aksi bersenjata di Malawi terdapat warga negara Indonesia yang bisa membangun sel-sel terorisme di negara ini," kata Jelahut.
Menurut Ketua jurusan FISIP Undana ini, kepolisian dalam menangani aksi teroris selama ini sudah memadai karena mampu mengungkap dan penangkap pelaku dalam waktu yang cepat.
"Kita harapkan pelibatan militer dalam pemberantasan terorisme akan menjadi lebih maksimal dalam menghadapi aksi terorisme gerakan kelompok radikal yang mengancam keutuhan negara ini," ujar Jelahut.
Pewarta : Bennidiktus Jahang
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BNPT: 230 orang ditangkap dalam 2 tahun terakhir karena danai kelompok teroris
13 February 2026 13:09 WIB
Menteri Pengungsi Afghanistan tewas dalam serangan teroris di Kabul
12 December 2024 14:05 WIB, 2024
Densus 88 Antiteror benarkan telah menangkap terduga teroris AQAP di Gorontalo
03 September 2024 13:00 WIB, 2024
15 orang tewas dalam serangan di gereja Katolik di Burkina Faso Utara
26 February 2024 8:11 WIB, 2024
Densus 88 Polri tangkap 27 terduga teroris di Jakarta, Jabar dan Sulteng
27 October 2023 16:42 WIB, 2023
Terpopuler - Politik & Hukum
Lihat Juga
Presiden Prabowo: Kami tahu ada yang mengganggu Indonesia, kami tidak bodoh
14 February 2026 8:24 WIB
Eks Dirut PT PIS dituntut 14 tahun penjara pada kasus dugaan korupsi minyak
14 February 2026 8:16 WIB
Anak Riza Chalid dituntut 18 tahun penjara pada kasus dugaan korupsi minyak
14 February 2026 8:14 WIB
Gubernur NTT menegaskan proses hukum pihak memanipulasi data warga miskin
13 February 2026 18:36 WIB
BNPT: 230 orang ditangkap dalam 2 tahun terakhir karena danai kelompok teroris
13 February 2026 13:09 WIB