Kupang (ANTARA) - Ketua Gugus tugas percepatan penanganan COVID-19, Universitas Nusa Cendana Kupang (Undana) Nusa Tenggara Timur, Dr.Apris Adu mengatakan masih mempertimbangkan untuk melakukan tes cepat COVID-19 bagi seluruh civitas dan staf pada lembaga perguruan tinggi itu guna mencegah terjadinya penyebaran COVID-19.

"Kami sedang mempertimbangkan apakah perlu melakukan tes cepat COVID-19 bagi seluruh civitas dan staf di Undana dalam mencegah penyebaran COVID-19," kata Dr. Apris Adu kepada ANTARA di Kupang, Senin, (13/7).

Baca juga: Undana hentikan aktivitas kampus cegah penularan COVID-19

Apris mengatakan hal itu terkait ditemukanya dua kasus pasien positif COVID-19 di Kampus Undana.

Dua orang yang terkonfirmasi positif COVID-19 di Undana itu terdiri dari seorang staf pada Fakultas Peternakan dan seorang pekerja bangunan yang sedang mengerjakan bangunan setempat.

"Dua pasien positif COVID-19 ini saat ini sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Penyangga Undana," tegasnya.

Ia mengatakan, tim gugus tugas akan melakukan penyemprotan cairan disinfektan di kampus Undana guna mencegah penyebaran COVID-19 di lembaga perguruan tinggi negeri di Kota Kupang itu.

"Kami telah memiliki fasilitas untuk melakukan disinfektan. Penyemprotan cairan disinfektan dilakukan pada bagian luar bangunan sedang dalam ruangan seperti ruangan perkuliahan, ruangan kerja dilakukan proses penguapan disinfektan," tegas Apris.

Baca juga: Pasien baru positif COVID-19 Kota Kupang dari kluster Undana

Dia mengatakan, tim gugus tugas COVID-19 Undana tetap melakukan kordinasi dengan tim gugus tugas penanganan COVID-19 Kota Kupang untuk membantu melakukan penelusuran terhadap pihak-pihak lain yang sempat melakukan kontak erat dengan staf pada Fakultas Peternakan Undana yang diketahui terkonfirmasi positif COVID-19.
 

Pewarta : Benediktus Sridin Sulu Jahang
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2024