Kupang (ANTARA) - Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Ernes Ludji mengingatkan masyarakat waspada terhadap transmisi lokal penularan COVID-19 yang terus meningkat.

"Kami perlu tegaskan bahwa kasus COVID-19 dari transmisi lokal di Kota Kupang sangat tinggi. Berbagai kasus baru COVID-19 didominasi kasus transmisi lokal, sehingga harus diwaspadai, Hari ini ada satu lagi pasien COVID-19 meninggal dunia dari transmisi lokal," kata Ernest Ludji ketika dihubungi di Kupang, Minggu, (15/11).

Ernest Ludji mengatakan hal itu terkait upaya gugus tugas dalam mengendalikan penyebaran COVID-19 di Kota Kupang yang cenderung meningkat.

Baca juga: Rumah sakit di kota Kupang dipenuhi pasien COVID-19

Ia mengatakan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Kota Kupang sampai saat ini telah berjumlah 279 kasus dan 120 di antaranya sembuh dan 11 orang meninggal dunia.

Sementara itu, kata dia, pasien terkonfirmasi positif COVID-19 yang dirawat sebanyak 148 orang.

Ia juga menambahkan satu pasien terkonfirmasi positif COVID-19 dari transmisi lokal meninggal dunia pada Minggu malam jenis kelamin laki-laki berusia 56 tahun berasal dari Kelurahan Fatululi, Kecamatan Oebobo.

"Tim gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 sedang memakamkan di lokasi pemahaman umum Fatukoa,"kata Ernest.

Pemahaman terhadap pasien yang meninggal duinia itu dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan penanganan pasien COVID-19.

Baca juga: Kota Kupang lakukan pembatasan pesta cegah penyebaran COVID

Ditambahkannya, jumlah kasus kematian akibat paparan COVID-19 di Kota Kupang bertambah menjadi 11 orang dari sebelumnya 10 orang.

Ia berharap masuarakat Kota Kupang untuk tidak menganggap enteng terhadap kasus COVID-19, karena saat ini kasus kematian akibat COVID-19 di daerah ini semakin meningkat.

 

Pewarta : Benediktus Sridin Sulu Jahang
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2024