Penyelidik HAM PBB serukan sanksi berat terhadap Junta Myanmar
Jumat, 5 Maret 2021 14:04 WIB
Kyal Sin (19) alias Angel (kiri bawah) bersama sejumlah pengunjuk rasa lainnya tiarap berlindung dari tembakan personel militer saat unjuk rasa menentang kudeta militer di Mandalay, Myanmar, Rabu (3/3/2021). Angel tewas tertembak di lokasi tersebut. ANTARA FOTO/REUTERS/Stringer/wsj.
Jenewa (ANTARA) - Penyelidik HAM PBB di Myanmar Thomas Andrews pada Kamis (4/3) mengungkapkan bahwa militer di negara itu telah membunuh, memukul serta sewenang-wenang menangkap demonstran sejak kudeta 1 Februari.
Penyelidik itu juga menyerukan sanksi berat terhadap Myanmar.
Andrews mendesak Dewan Keamanan PBB - yang ditemui di Myanmar pada Jumat - agar memberlakukan embargo senjata global dan sanksi ekonomi terhadap junta militer dan merujuk dugaan aksi kejam ke Mahkamah Pidana Internasional (ICC) untuk diadili.
Negara-negara harus menjatuhkan sanksi terhadap perusahaan migas Myanmar, yang kini dikendalikan oleh militer dan sumber pendapatan terbesar Myanmar, katanya dalam laporan kepada Dewan HAM PBB di Jenewa.
Baca juga: AS desak Myanmar bebaskan wartawan yang ditangkap saat meliput demonstrasi
Baca juga: Junta Militer Myanmar perintahkan tangkap enam pesohor penganjur pemogokan
Sumber: Reuters
Penyelidik itu juga menyerukan sanksi berat terhadap Myanmar.
Andrews mendesak Dewan Keamanan PBB - yang ditemui di Myanmar pada Jumat - agar memberlakukan embargo senjata global dan sanksi ekonomi terhadap junta militer dan merujuk dugaan aksi kejam ke Mahkamah Pidana Internasional (ICC) untuk diadili.
Negara-negara harus menjatuhkan sanksi terhadap perusahaan migas Myanmar, yang kini dikendalikan oleh militer dan sumber pendapatan terbesar Myanmar, katanya dalam laporan kepada Dewan HAM PBB di Jenewa.
Baca juga: AS desak Myanmar bebaskan wartawan yang ditangkap saat meliput demonstrasi
Baca juga: Junta Militer Myanmar perintahkan tangkap enam pesohor penganjur pemogokan
Sumber: Reuters
Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Liga Inggris - Liverpool kembali bermain imbang, kali ini seri 1-1 dengan Burnley
18 January 2026 9:15 WIB
Indonesia akan jalankan kepresidenan Dewan HAM PBB dengan pendekatan inklusif dan transparan
08 January 2026 14:45 WIB
Kelompok Asia-Pasifik resmi ajukan Indonesia sebagai calon Presiden Dewan HAM PBB
24 December 2025 11:44 WIB
Liga Inggris - Manchester City rebut pucuk klasemen setelah tundukkan West Ham 3-0
21 December 2025 7:17 WIB
Liga Inggris - Aston Villa balik kalahkan West Ham, Sunderland atasi Newcastle
15 December 2025 6:33 WIB
Terpopuler - Politik & Hukum
Lihat Juga
Polisi membenarkan ada dua laporan terhadap Roy Suryo dan Ahmad Khozinudin
29 January 2026 10:42 WIB