Presiden Jokowi dukung penelitian COVID-19
Selasa, 20 April 2021 17:14 WIB
Presiden Joko Widodo menyaksikan penyuntikan vaksin COVID-19 untuk aktor Nicholas Saputra sebagai perwakilan seniman dan budayawan yang mendapat vaksinasi di Galeri Nasional Indonesia Jakarta, Senin (19/4/2021). ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden/Agus Suparto/aa. (Handout Biro Pers Sekretariat Presiden/Agus Supart)
Jakarta (ANTARA) - Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa pihaknya mendukung segala bentuk penelitian untuk penanganan pandemi COVID-19.
“Saya mendukung riset,” ujar Presiden Joko Widodo di Jakarta, Selasa, (20/4).
Presiden Joko Widodo menegaskan pemerintah akan selalu mendukung siapapun yang melakukan riset, pengembangan dan penelitian dalam upaya memutus mata rantai COVID-19.
"Ini kan penelitian, siapapun silakan untuk membuat vaksin sendiri” jelas Presiden.
Lebih lanjut Presiden Joko Widodo mengatakan seharusnya penelitian tentang COVID-19 ini berada di ranah ilmiah, bukan jadi perdebatan politik.
“Kok ramai sih? Mestinya perdebatannya itu perdebatan ilmiah, ini masak politikus ngurusin vaksin, lawyer ngurusin vaksin, apa urusannya?" tegas Presiden.
Saat ini, lanjut Presiden, salah satu vaksin COVID-19 yang sedang diteliti dan dikembangkan di Indonesia adalah vaksin Merah Putih.
“Progres yang saat ini kelihatan adalah salah satunya Vaksin Merah Putih, meskipun mungkin baru tahun 2022 selesai dan dapat digunakan,” kata Presiden.
Presiden Joko Widodo berharap kepada setiap elemen bangsa untuk bersatu dalam upaya mengakhiri pandemi COVID-19.
Baca juga: Presiden: Semua harus bersatu melawan terorisme
Baca juga: Presiden saksikan vaksinasi COVID-19 untuk para seniman
“Saya mendukung riset,” ujar Presiden Joko Widodo di Jakarta, Selasa, (20/4).
Presiden Joko Widodo menegaskan pemerintah akan selalu mendukung siapapun yang melakukan riset, pengembangan dan penelitian dalam upaya memutus mata rantai COVID-19.
"Ini kan penelitian, siapapun silakan untuk membuat vaksin sendiri” jelas Presiden.
Lebih lanjut Presiden Joko Widodo mengatakan seharusnya penelitian tentang COVID-19 ini berada di ranah ilmiah, bukan jadi perdebatan politik.
“Kok ramai sih? Mestinya perdebatannya itu perdebatan ilmiah, ini masak politikus ngurusin vaksin, lawyer ngurusin vaksin, apa urusannya?" tegas Presiden.
Saat ini, lanjut Presiden, salah satu vaksin COVID-19 yang sedang diteliti dan dikembangkan di Indonesia adalah vaksin Merah Putih.
“Progres yang saat ini kelihatan adalah salah satunya Vaksin Merah Putih, meskipun mungkin baru tahun 2022 selesai dan dapat digunakan,” kata Presiden.
Presiden Joko Widodo berharap kepada setiap elemen bangsa untuk bersatu dalam upaya mengakhiri pandemi COVID-19.
Baca juga: Presiden: Semua harus bersatu melawan terorisme
Baca juga: Presiden saksikan vaksinasi COVID-19 untuk para seniman
Pewarta : Widodo S Jusuf
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menkeu Purbaya: Penempatan Rp200 triliun di Himbara bisa terserap sektor rill sebulan
16 September 2025 13:09 WIB
Danantara: Kesepakatan membeli 50 pesawat Boeing sudah ada sebelum pandemi COVID-19
29 July 2025 14:02 WIB
KPK mengusut harga barang yang disuplai untuk bansos presiden terkait COVID-19
22 July 2025 11:36 WIB
Presiden Jokowi persilakan KPK mengusut dugaan korupsi Bansos COVID-19 tahun 2020
27 June 2024 18:00 WIB, 2024
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
378 pendaftar lolos seleksi administrasi calon anggota KIP periode 2026--2030
27 January 2026 8:35 WIB
Wamenkomdigi: ANTARA berperan penting dalam mempublikasikan program pemerintah
20 January 2026 20:31 WIB