Presiden Terima Kunjungan PM Kerajaan Belanda
Rabu, 23 November 2016 12:49 WIB
Presiden Jokowi (kanan) bersama PM Kerajaan Belanda Mark Rutte
Jakarta (Antara NTT) - Presiden Joko Widodo menerima kunjungan Perdana Menteri Kerajaan Belanda Mark Rutte di Istana Merdeka Jakarta, Rabu.
Presiden dijadwalkan akan menerima PM Mark Rutte pada pukul 11.00 WIB di halaman Istana dan selanjutnya melakukan veranda talk.
Berdasarkan jadwal yang dilansir dari Biro Pers Istana, Presiden Joko Widodo dan PM Mark Rutte beserta delegasinya akan melakukan pertemuan bilateral, penandatanganan nota kesepahaman, dan diakhiri pernyataan pers bersama.
Dalam pemberitaan sebelumnya, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan kunjungan PM Belanda ini diikuti oleh tiga menteri, termasuk menteri perdagangan dan kerja sama pembangunan, menteri yang bertanggung jawab di bidang infrastruktur, dan juga diikuti oleh sekitar 200 pengusaha.
"Jadi akan ada banyak kegiatan yang sifatnya bisnis, sebagaimana diketahui Belanda salah satu mitra utama kita di Eropa," ungkapnya.
Jika dilihat dari data perdagangan, kata Retno, investasi maupun pariwisata maka akan tampak sekali kemitraan yang kokoh antara Indonesia dengan Belanda.
Retno mengungkapkan bahwa PM Mark Rutte tiba di Indonesia pada Senin (21/11) malam dan pada Selasa (22/11) berkunjung ke Semarang Jawa tengah, Rabu ini bertemu Presiden dan meninggalkan Indonesia Kamis (24/11).
Presiden dijadwalkan akan menerima PM Mark Rutte pada pukul 11.00 WIB di halaman Istana dan selanjutnya melakukan veranda talk.
Berdasarkan jadwal yang dilansir dari Biro Pers Istana, Presiden Joko Widodo dan PM Mark Rutte beserta delegasinya akan melakukan pertemuan bilateral, penandatanganan nota kesepahaman, dan diakhiri pernyataan pers bersama.
Dalam pemberitaan sebelumnya, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan kunjungan PM Belanda ini diikuti oleh tiga menteri, termasuk menteri perdagangan dan kerja sama pembangunan, menteri yang bertanggung jawab di bidang infrastruktur, dan juga diikuti oleh sekitar 200 pengusaha.
"Jadi akan ada banyak kegiatan yang sifatnya bisnis, sebagaimana diketahui Belanda salah satu mitra utama kita di Eropa," ungkapnya.
Jika dilihat dari data perdagangan, kata Retno, investasi maupun pariwisata maka akan tampak sekali kemitraan yang kokoh antara Indonesia dengan Belanda.
Retno mengungkapkan bahwa PM Mark Rutte tiba di Indonesia pada Senin (21/11) malam dan pada Selasa (22/11) berkunjung ke Semarang Jawa tengah, Rabu ini bertemu Presiden dan meninggalkan Indonesia Kamis (24/11).
Pewarta : Joko Susilo
Editor : Laurensius Molan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
MK: Uji materi soal pembatasan hak amnesti dan abolisi tidak dapat diterima
30 January 2026 18:20 WIB
Yusril: Komisi Reformasi Polri segera rampungkan laporan untuk diserahkan ke Presiden
22 January 2026 6:12 WIB
Terpopuler - Politik & Hukum
Lihat Juga
MK: Uji materi soal pembatasan hak amnesti dan abolisi tidak dapat diterima
30 January 2026 18:20 WIB