Kupang (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Timur mencatat partisipasi pemilih dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kabupaten Sabu Raijua sebesar 72 persen dengan total suara 39.680 suara.

"Partisipasi pemilih sebesar 72 persen ini berada di bawah target nasional 77,5 persen," kata Juru Bicara KPU Provinsi NTT Yosafat Koli ketika dihubungi di Kupang, Selasa, (27/7.

Ia mengatakan hal itu berkaitan dengan tingkat partisipasi pemilih dalam pelaksanaan PSU Pilkada Kabupaten Sabu Raijua yang telah digelar pada 7 Juli 2021.

Yosafat Koli menjelaskan jumlah suara pemilih di PSU Pilkada Sabu Raijua sebanyak 39.680 orang yang terdiri dari suara sah 38.990 suara dan suara tidak sah 690 suara.

KPU Kabupaten Sabu Raijua, katanya, telah melakukan pleno rekapitulasi hasil perhitungan suara dengan hasil jumlah suara terbanyak diperoleh pasangan calon bupati-wakil bupati nomor urut 1 Nikodemus N. Rihi Heke dan Yohanis Uly Kale 21.847 suara.

Sedangkan pasangan calon bupati-wakil bupati nomor urut 2 Takem Irianto Radja - Herman Hegi Radja Haba yang meraih 17.143 suara.

Baca juga: Penetapan calon terpilih Pilkada Sabu Raijua tunggu putusan MK

Lebih lanjut, Yosafat Koli menjelaskan tingkat partisipasi pemilih pada PSU di Kabupaten Sabu Raijua sendiri tercatat lebih rendah dibandingkan delapan kabupaten lain di NTT yang menggelar Pilkada Serentak 2020 dengan tingkat partisipasi pemilih berkisar dari 75,89 persen hingga 85,31 persen.

Ia mengatakan rata-rata partisipasi pemilih pada pemilihan tahun 2020 di NTT tercatat sebesar 79,78 persen atau sedikit menurun dibandingkan dengan Pemilu legislatif 2019.

Baca juga: Nikodemus-Yohanis raih suara terbanyak PSU Pilkada Sabu Raijua

"Penyebab terjadinya penurunan partisipasi antara lain sosialisasi, penyusunan daftar pemilih dan pendistribusian C pemberitahuan," katanya.

Pewarta : Aloysius Lewokeda
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2024