Harga minyak dunia merosot
Jumat, 13 Agustus 2021 7:28 WIB
Ilustrasi - Labirin pipa dan katup minyak mentah yang digambarkan oleh Departemen Energi di Cadangan Minyak Strategis di Freeport, Texas, AS. (ANTARA/REUTERS/Richard Carson/am.)
New York (ANTARA) - Harga minyak dunia mengalami penurunan pada Kamis, di tengah munculnya kekhawatiran terhadap permintaan.
Indeks WTI (West Texas Intermediate) pada September mengalami penurunan 16 sen dolar AS pada 69,09 dolar AS per barrel pada Bursa New York Mercantile.
Minyak mentah Brent pada Oktober turun 13 sen dolar AS ditutup pada 71,31 dolar AS per barrel di Bursa berjangka London ICE.
Perubahan tersebut menyusul penyataan Badan Energi Intenasional (International Energy Agency/IEA) yang menyebutkan penyebaran COVID-19 variant Delta akan berpengaruh pada pemulihan permintaan minyak.
Baca juga: minyak naik karena persediaan AS turun
"Permintaan minyak global 3,8 mb/hari pada Juni, ditarik oleh mobilitas permintaan di Amerika Utara dan Eropa," ujar IEA dalam laporan bulanannya.
Baca juga: Minyak naik lagi, Brent sentuh 76 dolar
"Namun, pertumbuhan permintaan pada Juli berbalik dan prakiraan untuk 2021 telah diturunkan menyusul progres pandemi dan revisi data, " ujar international engery watchdog dalam laporannya.
Indeks WTI (West Texas Intermediate) pada September mengalami penurunan 16 sen dolar AS pada 69,09 dolar AS per barrel pada Bursa New York Mercantile.
Minyak mentah Brent pada Oktober turun 13 sen dolar AS ditutup pada 71,31 dolar AS per barrel di Bursa berjangka London ICE.
Perubahan tersebut menyusul penyataan Badan Energi Intenasional (International Energy Agency/IEA) yang menyebutkan penyebaran COVID-19 variant Delta akan berpengaruh pada pemulihan permintaan minyak.
Baca juga: minyak naik karena persediaan AS turun
"Permintaan minyak global 3,8 mb/hari pada Juni, ditarik oleh mobilitas permintaan di Amerika Utara dan Eropa," ujar IEA dalam laporan bulanannya.
Baca juga: Minyak naik lagi, Brent sentuh 76 dolar
"Namun, pertumbuhan permintaan pada Juli berbalik dan prakiraan untuk 2021 telah diturunkan menyusul progres pandemi dan revisi data, " ujar international engery watchdog dalam laporannya.
Pewarta : Subagyo
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ahok akan menyampaikan apa adanya saat bersaksi di sidang kasus korupsi minyak
27 January 2026 13:48 WIB
Pertamina: Konsumsi minyak tanah di NTT naik 22 persen selama Natal-Tahun Baru
22 January 2026 13:31 WIB
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
BI meluncurkan buku pedoman bisnis pertanian guna mendukung ketahanan pangan
10 February 2026 8:45 WIB