KONI: Atlet NTT tak ikut Asian Games
Senin, 19 Februari 2018 20:43 WIB
Ketua KONI Nusa Tenggara Timur Andre Koreh (ANTARA Foto/Kornelis Kaha)
Kupang (AntaraNews NTT) - Ketua Umum Komite Olahraga Nasional (KONI) Nusa Tenggara Timur Andre Koreh mengatakan tak ada satupun atlet dari provinsi berbasis kepulauan itu yang terpilih mewakili Indonesia dalam ajang bergengsi Asian Games 2018.
"Tidak ada atlet dari NTT yang terpilih mewakili Indonesia dalam Asian Games 2018 nanti di Jakarta pada Agustus mendatang," katanya kepada Antara di Kupang, Senin.
Hal ini disampaikannya berkaitan dengan bagaimana kesiapan atlet NTT yang bakal diandalkan Indonesia untuk ikut serta dalam Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang pada Agustus mendatang.
Ia mengatakan bahwa dirinya juga tidak mengetahui secara pasti apakah dari NTT ada perwakilan atau tidak sebab tidak ada pembicaraan yang dilakukan selama ini bersama para pengurus KONI.
"Yang saya tahu tidak ada yang berasal dari NTT. Bahkan, olahraga kempo yang sering menyumbangkan emas dalam setiap event olahraga pun tidak diikutsertakan dalam ajang Asian Games 2018," katanya.
Sementara itu Kementerian Pemuda dan Olahraga menyebut peluang medali emas bagi kontingen Indonesia dalam Asian Games berada pada 19 nomor pertandingan dari 40 cabang olahraga yang akan digelar dalam ajang Asian Games pada Agustus 2018.
"Peluang medali emas menurut versi kami hingga Januari ini ada pada 18-19 nomor pertandingan. Tapi, kami akan terus memantau perkembangan setiap tiga bulan sekali hingga Juli mendatang," kata Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Kemenpora Mulyana.
Peluang medali emas Indonesia versi cabang-cabang olahraga itu ada 50 nomor pertandingan, sedangkan KONI menghitung berdasarkan cabang olahraga, yaitu 16 cabang.
Kemenpora mencatat daftar atlet yang masuk program pemusatan pelatihan nasional 2018 mencapai 760 orang. Jika dihitung total bersama pelatih dan pendukung, kontingen Indonesia mencapai lebih dari 1.250 orang.
Andre Koreh juga menyatakan keheranannya jika cabang Kempo yang menjadi dominasi NTT dalam setiap event olahraga di Tanah Air, justru tidak ada seorang atlet pun dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan di Jakarta.
"Tidak ada atlet dari NTT yang terpilih mewakili Indonesia dalam Asian Games 2018 nanti di Jakarta pada Agustus mendatang," katanya kepada Antara di Kupang, Senin.
Hal ini disampaikannya berkaitan dengan bagaimana kesiapan atlet NTT yang bakal diandalkan Indonesia untuk ikut serta dalam Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang pada Agustus mendatang.
Ia mengatakan bahwa dirinya juga tidak mengetahui secara pasti apakah dari NTT ada perwakilan atau tidak sebab tidak ada pembicaraan yang dilakukan selama ini bersama para pengurus KONI.
"Yang saya tahu tidak ada yang berasal dari NTT. Bahkan, olahraga kempo yang sering menyumbangkan emas dalam setiap event olahraga pun tidak diikutsertakan dalam ajang Asian Games 2018," katanya.
Sementara itu Kementerian Pemuda dan Olahraga menyebut peluang medali emas bagi kontingen Indonesia dalam Asian Games berada pada 19 nomor pertandingan dari 40 cabang olahraga yang akan digelar dalam ajang Asian Games pada Agustus 2018.
"Peluang medali emas menurut versi kami hingga Januari ini ada pada 18-19 nomor pertandingan. Tapi, kami akan terus memantau perkembangan setiap tiga bulan sekali hingga Juli mendatang," kata Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Kemenpora Mulyana.
Peluang medali emas Indonesia versi cabang-cabang olahraga itu ada 50 nomor pertandingan, sedangkan KONI menghitung berdasarkan cabang olahraga, yaitu 16 cabang.
Kemenpora mencatat daftar atlet yang masuk program pemusatan pelatihan nasional 2018 mencapai 760 orang. Jika dihitung total bersama pelatih dan pendukung, kontingen Indonesia mencapai lebih dari 1.250 orang.
Andre Koreh juga menyatakan keheranannya jika cabang Kempo yang menjadi dominasi NTT dalam setiap event olahraga di Tanah Air, justru tidak ada seorang atlet pun dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan di Jakarta.
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor : Laurensius Molan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Yayasan Andre Hehanussa bantu bangun MCK bagi korban bencana Lewotobi
18 November 2024 12:27 WIB, 2024
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Wamenkomdigi: ANTARA berperan penting dalam mempublikasikan program pemerintah
20 January 2026 20:31 WIB
Ekspedisi Patriot Kementrans menargetkan 1.000-1.500 peserta dari 10 kampus
19 January 2026 12:56 WIB