Luhut sebut SDM unggul kunci pengembangan pariwisata Labuan Bajo
Senin, 6 September 2021 15:04 WIB
Kemenparekraf, Pemkab Manggarai Barat, dan Keuskupan Ruteng melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman Pengembangan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Labuan Bajo secara virtual di Labuan Bajo, NTT, Senin (6/9/2021) ANTARA/Fransiska Mariana Nuka.
Labuan Bajo (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebutkan sumber daya manusia yang unggul adalah kunci utama pengembangan destinasi pariwisata super prioritas (DPSP) Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.
"Oleh karena itu peran gereja sangat penting untuk mendisiplinkan masyarakat agar kita bisa berkarya," ungkap Menko Luhut secara virtual dalam acara penandatangan Nota Kesepahaman Pengembangan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Labuan Bajo antara Kemenparekraf RI, Pemkab Manggarai Barat, dan Keuskupan Ruteng di Labuan Bajo, Senin, (6/9).
Luhut mengatakan pengembangan pariwisata harus dimulai dari perbaikan pada sumber daya manusia (SDM) itu sendiri.
Dia menilai hal yang diperlukan untuk mewujudkan SDM yang unggul dan kompeten adalah sinergitas semua pihak. Sehingga kolaborasi Kemenparekraf, Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, dan Keuskupan Ruteng menjadi penting untuk menjadikan Labuan Bajo sebagai tujuan destinasi yang berkualitas.
Menurutnya, Labuan Bajo harus dipersiapkan sebagai destinasi berkualitas dan berkelanjutan terutama untuk menyambut beberapa kegiatan internasional yang akan digelar nanti.
Luhut terus mendesak pemerintah provinsi dan kabupaten agar melakukan berbagai inovasi pembangunan daerah. Program-program harus terus dikawal dan bekerja dengan cepat.
Dia berharap Keuskupan Ruteng dapat menjadi mitra strategis dalam berkomunikasi dan memperkuat komitmen merawat kebangsaan di tengah masyarakat. Salah satunya ialah komunikasi untuk mewujudkan pariwisata berkelanjutan di Labuan Bajo.
Dia meminta gereja bisa terus menyampaikan pesan-pesan disiplin terhadap protokol kesehatan COVID-19 dan pembangunan.Jika masyarakat disiplin, maka pariwisata super prioritas dan berkelanjutan di Labuan Bajo akan terjadi.
Luhut pun menegaskan bahwa komitmen nyata berbagai pihak adalah kunci keberhasilan pembangunan. Oleh karena itu, semua pihak harus bahu-membahu dan bekerja sama menyukseskan pembangunan di Indonesia.
Baca juga: Pemerintah Manggarai Barat tanda tangan MoU Pengembangan DPSP Labuan Bajo
Baca juga: BPOLBF kembangkan empat zona pariwisata di Labuan Bajo
"Oleh karena itu peran gereja sangat penting untuk mendisiplinkan masyarakat agar kita bisa berkarya," ungkap Menko Luhut secara virtual dalam acara penandatangan Nota Kesepahaman Pengembangan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Labuan Bajo antara Kemenparekraf RI, Pemkab Manggarai Barat, dan Keuskupan Ruteng di Labuan Bajo, Senin, (6/9).
Luhut mengatakan pengembangan pariwisata harus dimulai dari perbaikan pada sumber daya manusia (SDM) itu sendiri.
Dia menilai hal yang diperlukan untuk mewujudkan SDM yang unggul dan kompeten adalah sinergitas semua pihak. Sehingga kolaborasi Kemenparekraf, Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, dan Keuskupan Ruteng menjadi penting untuk menjadikan Labuan Bajo sebagai tujuan destinasi yang berkualitas.
Menurutnya, Labuan Bajo harus dipersiapkan sebagai destinasi berkualitas dan berkelanjutan terutama untuk menyambut beberapa kegiatan internasional yang akan digelar nanti.
Luhut terus mendesak pemerintah provinsi dan kabupaten agar melakukan berbagai inovasi pembangunan daerah. Program-program harus terus dikawal dan bekerja dengan cepat.
Dia berharap Keuskupan Ruteng dapat menjadi mitra strategis dalam berkomunikasi dan memperkuat komitmen merawat kebangsaan di tengah masyarakat. Salah satunya ialah komunikasi untuk mewujudkan pariwisata berkelanjutan di Labuan Bajo.
Dia meminta gereja bisa terus menyampaikan pesan-pesan disiplin terhadap protokol kesehatan COVID-19 dan pembangunan.Jika masyarakat disiplin, maka pariwisata super prioritas dan berkelanjutan di Labuan Bajo akan terjadi.
Luhut pun menegaskan bahwa komitmen nyata berbagai pihak adalah kunci keberhasilan pembangunan. Oleh karena itu, semua pihak harus bahu-membahu dan bekerja sama menyukseskan pembangunan di Indonesia.
Baca juga: Pemerintah Manggarai Barat tanda tangan MoU Pengembangan DPSP Labuan Bajo
Baca juga: BPOLBF kembangkan empat zona pariwisata di Labuan Bajo
Pewarta : Fransiska Mariana Nuka
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kemenko Marves bilang penyediaan BBM bersubsidi rendah sulfur penting
13 September 2024 14:00 WIB, 2024
Menko Marves :Tak benar Tesla gunakan 100 persen LFP untuk mobil listrik
25 January 2024 13:46 WIB, 2024
Menko Marves tekankan pentingnya strategi akselerasi pariwisata nasional
07 December 2023 2:00 WIB, 2023
Presiden Jokowi tunjuk Erick Thohir menjadi Menko Marves Ad-Interim gantikan Luhut
11 October 2023 13:02 WIB, 2023
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
Pemerintah tanggung PPN tiket pesawat ekonomi penerbangan domestik selama 60 hari
26 April 2026 18:12 WIB