Satgas TKI sudah bekerja maksimal
Rabu, 4 April 2018 12:37 WIB
Kepala Dinas Nakertrans Nusa Tenggara Timur Bruno Kupok (ANTARA Foto/dok)
Kupang (AntaraNews NTT) - Kadis Nakertrans Nusa Tenggara Timur Bruno Kupok mengklaim bahwa Satgas TKI yang ditempatkan di Bandara El Tari Kupang dan Pelabuhan Tenau Kupang sudah bekerja maksimal dalam mencegah pengiriman TKI ilegal ke luar negeri.
"Satgas TKI sejauh ini sudah bekerja maksimal dalam mencegah pengiriman orang secara ilegal ke luar NTT," katanya kepada wartawan di Kupang, Rabu (4/4), tanpa merinci jumlah TKI ilegal yang telah digagalkan keberangkatannya oleh Satgas TKI sejak lembaga itu dibentuk pada 2016.
Satgas TKI yang dibentuk itu terdiri dari beberapa institusi pemerintahan seperti Nakertrans, Kepolisian, TNI, Imigrasi, PT Angkasa Pura Bandara El Tari Kupang, PT Pelindo Tenau Kupang serta unsur KP3 Laut.
Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda NTT Kombes Pol Yudi Sinlaloe menilai sejauh ini peran dan fungsi Satgas TKI yang sudah dibentuk di NTT tidak berjalan dengan baik.
"Satgas TKI memang sudah lama dibentuk, namun yang selama ini kerja hanya pihak kepolisian saja yang berusaha mengusut dan membongkarnya jika sudah ada kasus," katanya dan menilai bahwa unsur-unsur yang terlibat dalam satuan tugas itu seperti bekerja sendiri-sendiri tanpa ada koordinasi kerja yang bagus.
Baca juga: Lipsus - Pekerja migran dan harga diri sebuah bangsa Sejumlah calon TKI Ilegal diantar ke Disnakertrans Provinsi pascadigagalkannya keberangkatan mereka menuju Kalimantan. (Foto Antara/Kornelis Kaha) Kombes Yudi Sinlaloe menilai tugas polisi hanya pada tataran penyelidikan dan pembongkaran kasus, namun dalam proses pencegahan yang seharusnya dijalankan oleh pemerintah atau instansi terkait lainnya itu justru tidak dijalankan dengan baik.
Hal inilah yang tampaknya membuat semakin banyak kasus calon TKI ilegal dari NTT yang berujung pada kematian saat dipulangkan dari tempat bekerja di Malaysia dan sejumlah negara lainnya," ujarnya.
Kombes Yudi Sinlaloe menambahkan pengungkapan kasus perdagangan orang di NTT tidak bisa langsung selesai hanya dalam beberapa pekan atau bulan, namun membutuhkan waktu yang lama mengingat para pelakunya memiliki jaringan yang cukup kuat.
"Satgas TKI sejauh ini sudah bekerja maksimal dalam mencegah pengiriman orang secara ilegal ke luar NTT," katanya kepada wartawan di Kupang, Rabu (4/4), tanpa merinci jumlah TKI ilegal yang telah digagalkan keberangkatannya oleh Satgas TKI sejak lembaga itu dibentuk pada 2016.
Satgas TKI yang dibentuk itu terdiri dari beberapa institusi pemerintahan seperti Nakertrans, Kepolisian, TNI, Imigrasi, PT Angkasa Pura Bandara El Tari Kupang, PT Pelindo Tenau Kupang serta unsur KP3 Laut.
Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda NTT Kombes Pol Yudi Sinlaloe menilai sejauh ini peran dan fungsi Satgas TKI yang sudah dibentuk di NTT tidak berjalan dengan baik.
"Satgas TKI memang sudah lama dibentuk, namun yang selama ini kerja hanya pihak kepolisian saja yang berusaha mengusut dan membongkarnya jika sudah ada kasus," katanya dan menilai bahwa unsur-unsur yang terlibat dalam satuan tugas itu seperti bekerja sendiri-sendiri tanpa ada koordinasi kerja yang bagus.
Baca juga: Lipsus - Pekerja migran dan harga diri sebuah bangsa Sejumlah calon TKI Ilegal diantar ke Disnakertrans Provinsi pascadigagalkannya keberangkatan mereka menuju Kalimantan. (Foto Antara/Kornelis Kaha) Kombes Yudi Sinlaloe menilai tugas polisi hanya pada tataran penyelidikan dan pembongkaran kasus, namun dalam proses pencegahan yang seharusnya dijalankan oleh pemerintah atau instansi terkait lainnya itu justru tidak dijalankan dengan baik.
Hal inilah yang tampaknya membuat semakin banyak kasus calon TKI ilegal dari NTT yang berujung pada kematian saat dipulangkan dari tempat bekerja di Malaysia dan sejumlah negara lainnya," ujarnya.
Kombes Yudi Sinlaloe menambahkan pengungkapan kasus perdagangan orang di NTT tidak bisa langsung selesai hanya dalam beberapa pekan atau bulan, namun membutuhkan waktu yang lama mengingat para pelakunya memiliki jaringan yang cukup kuat.
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor : Laurensius Molan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Liga Inggris - Cristian Romero selamatkan Tottenham dari kekalahan lawan Newcastle
03 December 2025 11:25 WIB
Liga Inggris - MU kembali ke jalur kemenangan setelah taklukkan Chelsea 2-1
21 September 2025 7:25 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Kemdiktisaintek resmikan 33 prodi spesialis demi mempercepat pemenuhan dokter,
13 February 2026 18:43 WIB
Pemerintah menyiapkan beasiswa bagi dokter yang ambil spesialis di Undana
13 February 2026 17:00 WIB
Komisi X DPR meminta Kemendigdasmen revitalisasi sekolah daerah 3T jadi prioritas
13 February 2026 13:23 WIB
Undana hadirkan peta digital interaktif rumput laut berbasis AI bagi petani
12 February 2026 16:27 WIB
KPAI menemukan pencairan dana PIP kasus anak akhiri hidup di NTT terkendala teknis bank
11 February 2026 13:50 WIB