Sebagian besar wilayah NTT memasuki kemarau
Kamis, 26 April 2018 16:00 WIB
Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Lasiana Kupang Apolinaris Geru (kiri) saat membuka Sekolah Lapang Iklim (LSI) tahap dua tahun 2018 di Kupang. (ANTARA Foto/Bernadus Tokan)
Kupang (AntaraNews NTT) - Sebagian besar wilayah di Nusa Tenggara Timur saat ini sudah memasuki musim kemarau, hanya di Pulau Flores yang diperkirakan akan terjadi pada dasarasian 1-11 Mei 2018.
"Hasil analisa menunjukkan bahwa 22 zona musim (zom) yang ada sudah memasuki musim kemarau, tinggal Flores yang baru akan memasuki musim kemarau pada dasarian 1-11 Mei 2018," kata Kepala Seksi Observasi dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Lasiana Kupang Fera Adianita kepada Antara di Kupang, Kamis (26/4).
Menurut dia, satu zona musim yang belum memasuki musim kemarau 2018 adalah wilayah sekitar Kabupaten Manggarai Barat bagian utara, Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur dan Kabupaten Ngada bagian utara.
"Hanya wilayah-wilayah di Pulau Flores bagian barat yang belum memasuki musim kemarau. Wilayah lain seperti Pulau Timor, Sumba dan Flores bagian timur mulai dari Nagekeo, Ende, Maumere, Flores Timur dan Lembata sudah memasuki musim kemarau," katanya.
Menurut dia, apabila dibandingkan dengan rata-rata awal musim kemarau pada periode 1981-2010, maka dalam periode saat ini tercatat tiga zona musim yang datang lebih awal dari biasanya, sedang 15 zona musim lainnya sama dengan rata-rata, dan lima zona musim datangnya lebih lambat.
Sementara itu, Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Kupang Apolinaris Geru menjelaskan musim kemarau di NTT tahun 2018 ini berlangsung selama sekitar tujuh bulan saja, sehingga masyarakat diharapkan dapat mengantisipasinya dengan baik.
Menurut dia, musim kemarau tahun ini masih dianggap normal karena kemarau di wilayah provinsi berbasis kepulauan ini biasanya berlangsung antara 7-8 bulan, sementara musin hujan berlangsung antara 3-4 bulan.
Baca juga: Anomali Iklim Hambat Produksi Pangan Masyarakat sudah mulai kesulitan mendapatkan air bersih
"Hasil analisa menunjukkan bahwa 22 zona musim (zom) yang ada sudah memasuki musim kemarau, tinggal Flores yang baru akan memasuki musim kemarau pada dasarian 1-11 Mei 2018," kata Kepala Seksi Observasi dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Lasiana Kupang Fera Adianita kepada Antara di Kupang, Kamis (26/4).
Menurut dia, satu zona musim yang belum memasuki musim kemarau 2018 adalah wilayah sekitar Kabupaten Manggarai Barat bagian utara, Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur dan Kabupaten Ngada bagian utara.
"Hanya wilayah-wilayah di Pulau Flores bagian barat yang belum memasuki musim kemarau. Wilayah lain seperti Pulau Timor, Sumba dan Flores bagian timur mulai dari Nagekeo, Ende, Maumere, Flores Timur dan Lembata sudah memasuki musim kemarau," katanya.
Menurut dia, apabila dibandingkan dengan rata-rata awal musim kemarau pada periode 1981-2010, maka dalam periode saat ini tercatat tiga zona musim yang datang lebih awal dari biasanya, sedang 15 zona musim lainnya sama dengan rata-rata, dan lima zona musim datangnya lebih lambat.
Sementara itu, Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Kupang Apolinaris Geru menjelaskan musim kemarau di NTT tahun 2018 ini berlangsung selama sekitar tujuh bulan saja, sehingga masyarakat diharapkan dapat mengantisipasinya dengan baik.
Menurut dia, musim kemarau tahun ini masih dianggap normal karena kemarau di wilayah provinsi berbasis kepulauan ini biasanya berlangsung antara 7-8 bulan, sementara musin hujan berlangsung antara 3-4 bulan.
Baca juga: Anomali Iklim Hambat Produksi Pangan Masyarakat sudah mulai kesulitan mendapatkan air bersih
Pewarta : Bernadus Tokan
Editor : Laurensius Molan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BMKG: Waspadai potensi hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah kota di Indonesia
14 February 2026 8:33 WIB
BMKG mengimbau warga pesisir NTT waspadai potensi rob pada 5-7 Februari 2026
05 February 2026 11:29 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Kemdiktisaintek resmikan 33 prodi spesialis demi mempercepat pemenuhan dokter,
13 February 2026 18:43 WIB
Pemerintah menyiapkan beasiswa bagi dokter yang ambil spesialis di Undana
13 February 2026 17:00 WIB
Komisi X DPR meminta Kemendigdasmen revitalisasi sekolah daerah 3T jadi prioritas
13 February 2026 13:23 WIB
Undana hadirkan peta digital interaktif rumput laut berbasis AI bagi petani
12 February 2026 16:27 WIB