Komitmen unggul sementara di Kabupaten Kupang
Kamis, 28 Juni 2018 22:53 WIB
Pasangan Korinus Masneno-Jeri Manafe (Komitmen) unggul sementara pada pilkada Kabupaten Kupang periode 2018-2023. (ANTARA Foto/Benny Jahang).
Kupang (AntaraNews NTT) - Pasangan Korinus Masneno-Jeri Manafe (Komitmen) untuk sementara unggul dalam perolehan suara pemilihan bupati dan wakil bupati Kupang, Nusa Tenggara Timur periode 2018-2023 yang berlangsung, Rabu (27/6)..
"Berdasarkan penghitungan sementara pasangan Komitmen memperoleh 49.517 suara," kata Koordinator tim pemenangan paket Komitmen Ny Sofia Malelak de Haan kepada wartawan di Kupang, Kamis (28/6) malam.
Menurut Sofia berdasarkan data C1 yang masuk ke Sekretariat DPD Partai NasDem jumlah suara yang masuk telah mencapai 137.580 suara atau 67 persen dari jumlah DPT Kabupaten Kupang sebanyak 205.478 pemilih.
Ia mengatakan, pasangan Korinus Masneno-Jeri Manafe yang diusung partai NasDem, Golkar, Hanura dan PPP unggul di 14 kecamatan dari 24 kecamatan di Kabupaten Kupang.
"Berdasarkan data suara yang masuk pasangan Korinus Masneno-Jeri Manafe unggul dengan memperoleh 49.517 suara," kata Sofia.
Baca juga: Lima paslon bupati Kupang janji tingkatkan mutu pendidikan
Untuk pasangan Hendrik Paut-Aljeri Monas (Harmoni) yang diusung Partai Demokrat dan PKPI unggul di tiga kecamatan dengan 35.074 suara.
"Paket Harmoni hanya unggul di tiga kecamatan yaitu Kecamatan Takari, Kecamatan Fatuleu Tengah dan Kupang Timur," tegasnya.
Sedangkan pasangan Melianus Akulas-Joao Antonio de Jesus Costa yang maju dalam pilkada melalui jalur perseorangan meraih 24.517 suara.
Selain itu pasangan Nelson O Matara-Bernad Bait (Tirosa) yang diusung PDIP dan PKB memperoleh 21.042 suara sedangkan pasangan Silvester Banfatin dan Johanes Oettemoesoe yang diusung Partai Gerindra dan PAN hanya memperoleh 6.700 suara.
"Kami akan terus mengawal secara ketat proses perhitungan suara ini hingga penetapan calon terpilih oleh KPUD Kabupaten Kupang," tegas Sofia.
"Berdasarkan penghitungan sementara pasangan Komitmen memperoleh 49.517 suara," kata Koordinator tim pemenangan paket Komitmen Ny Sofia Malelak de Haan kepada wartawan di Kupang, Kamis (28/6) malam.
Menurut Sofia berdasarkan data C1 yang masuk ke Sekretariat DPD Partai NasDem jumlah suara yang masuk telah mencapai 137.580 suara atau 67 persen dari jumlah DPT Kabupaten Kupang sebanyak 205.478 pemilih.
Ia mengatakan, pasangan Korinus Masneno-Jeri Manafe yang diusung partai NasDem, Golkar, Hanura dan PPP unggul di 14 kecamatan dari 24 kecamatan di Kabupaten Kupang.
"Berdasarkan data suara yang masuk pasangan Korinus Masneno-Jeri Manafe unggul dengan memperoleh 49.517 suara," kata Sofia.
Baca juga: Lima paslon bupati Kupang janji tingkatkan mutu pendidikan
Untuk pasangan Hendrik Paut-Aljeri Monas (Harmoni) yang diusung Partai Demokrat dan PKPI unggul di tiga kecamatan dengan 35.074 suara.
"Paket Harmoni hanya unggul di tiga kecamatan yaitu Kecamatan Takari, Kecamatan Fatuleu Tengah dan Kupang Timur," tegasnya.
Sedangkan pasangan Melianus Akulas-Joao Antonio de Jesus Costa yang maju dalam pilkada melalui jalur perseorangan meraih 24.517 suara.
Selain itu pasangan Nelson O Matara-Bernad Bait (Tirosa) yang diusung PDIP dan PKB memperoleh 21.042 suara sedangkan pasangan Silvester Banfatin dan Johanes Oettemoesoe yang diusung Partai Gerindra dan PAN hanya memperoleh 6.700 suara.
"Kami akan terus mengawal secara ketat proses perhitungan suara ini hingga penetapan calon terpilih oleh KPUD Kabupaten Kupang," tegas Sofia.
Pewarta : Benediktus Jahang
Editor : Laurensius Molan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab bersama TNI/Polri bergerak cepat tangani 70 siswa diduga keracunan menu MBG
29 January 2026 13:38 WIB
KPK: Bupati Sudewo diduga memanfaatkan kekosongan 601 jabatan perangkat desa
21 January 2026 6:02 WIB
Terpopuler - Politik & Hukum
Lihat Juga
Menteri PPPA: Penanganan kasus kekerasan seksual harus berperspektif korban
15 February 2026 11:04 WIB
KPK mendalami kaitan rangkap jabatan Mulyono dengan kasus restitusi pajak
15 February 2026 11:01 WIB
Presiden Prabowo: Kami tahu ada yang mengganggu Indonesia, kami tidak bodoh
14 February 2026 8:24 WIB
Eks Dirut PT PIS dituntut 14 tahun penjara pada kasus dugaan korupsi minyak
14 February 2026 8:16 WIB
Anak Riza Chalid dituntut 18 tahun penjara pada kasus dugaan korupsi minyak
14 February 2026 8:14 WIB
Gubernur NTT menegaskan proses hukum pihak memanipulasi data warga miskin
13 February 2026 18:36 WIB