DKP: Enam nelayan NTT di Kapal Rangga
Jumat, 6 Juli 2018 14:49 WIB
Kepala Seksi Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi NTT, Muhammad Saleh Goro.
Kupang, 6/7 (Antara) - Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), mencatat ada enam nelayan asal NTT yang menjadi anak buah kapal (ABK) Rangga Pratama-7, yang hilang kontak sejak 8 Juni 2018.
"Hasil investigasi sementara hingga Jumat (6/7) siang ini menyebutkan bahwa dari 15 ABK, ada enam nelayan berasal dari NTT," kata Kepala Seksi Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi NTT, Muhammad Saleh Goro kepada Antara di Kupang, Jumat (6/7).
Goro mengatakan dari hasil "List Crew" KM Rangga Pratama - 7 diketahui bahwa selain dua nelayan yang sudah ditemukan identitas di atas kapal, terdapat lagi empat orang awak asal NTT..
Ke-enam nelayan asal NTT itu adalah Anderias Bulu beralamat di Gollu Sapi RT 004 RW 002 Desa Loko Ry, Kecamatan Tana Righu, Kabupaten Sumba Barat.
Raben Saingu Wela, beralamat di Karendi RT 010 RW 005 Desa Susu Wendewa, Kecamatan Mamboro, Kabupaten Sumba Tengah.
Petrus Bulu asal Sumba Barat, Desa Loko Ry Kecamatan Tana Righu. Demiyanus Helu Ngara, Ruben Hina dan Fandy Apriyanto Bulu. Semuanya berasal dari Pulau Sumba.
Laporan sementara ini diperoleh setelah pihaknya melakukan koordinasi dengan DKP Kabupaten Sumba Barat, UPTD Perikanan Pulau Kaledupa DKP Kabupaten Wakatobi Provinsi Sulawesi Tenggara dan Corps Pengawas Perikanan Ditjen PSDKP KKP RI.
Baca juga: Identitas nelayan NTT ditemukan dibangkai kapal Rangga
Baca juga: Puluhan kapal cakalang parkir akibat cuaca buruk
"Hasil investigasi sementara hingga Jumat (6/7) siang ini menyebutkan bahwa dari 15 ABK, ada enam nelayan berasal dari NTT," kata Kepala Seksi Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi NTT, Muhammad Saleh Goro kepada Antara di Kupang, Jumat (6/7).
Goro mengatakan dari hasil "List Crew" KM Rangga Pratama - 7 diketahui bahwa selain dua nelayan yang sudah ditemukan identitas di atas kapal, terdapat lagi empat orang awak asal NTT..
Ke-enam nelayan asal NTT itu adalah Anderias Bulu beralamat di Gollu Sapi RT 004 RW 002 Desa Loko Ry, Kecamatan Tana Righu, Kabupaten Sumba Barat.
Raben Saingu Wela, beralamat di Karendi RT 010 RW 005 Desa Susu Wendewa, Kecamatan Mamboro, Kabupaten Sumba Tengah.
Petrus Bulu asal Sumba Barat, Desa Loko Ry Kecamatan Tana Righu. Demiyanus Helu Ngara, Ruben Hina dan Fandy Apriyanto Bulu. Semuanya berasal dari Pulau Sumba.
Laporan sementara ini diperoleh setelah pihaknya melakukan koordinasi dengan DKP Kabupaten Sumba Barat, UPTD Perikanan Pulau Kaledupa DKP Kabupaten Wakatobi Provinsi Sulawesi Tenggara dan Corps Pengawas Perikanan Ditjen PSDKP KKP RI.
Baca juga: Identitas nelayan NTT ditemukan dibangkai kapal Rangga
Baca juga: Puluhan kapal cakalang parkir akibat cuaca buruk
Pewarta : Bernadus Tokan
Editor : Laurensius Molan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Komisi VII DPR: Wacana Presiden Prabowo hendak menata kota perlu aturan hukum jelas
24 December 2025 11:50 WIB
Panglima menunjuk Letjen Saleh Mustafa jadi Wakil KSAD dan rombak tiga pangdam
20 August 2025 11:03 WIB
Komisi VII DPR meminta pemerintah ambil langkah antisipasi penutupan Sritex
28 February 2025 11:53 WIB, 2025
Ketua Komisi VII DPR minta pemerintah segera eksekusi program-program kerakyatan
17 February 2025 12:03 WIB, 2025
Komisi VII apresiasi Presiden Prabowo larang pejabat gunakan mobil mewah impor
29 October 2024 12:41 WIB, 2024