Waspadai gelombang setinggi 5,0 meter di perairan NTT
Kamis, 26 Juli 2018 20:17 WIB
BMKG Stasiun El Tari Kupang mengeluarkan peringatan kepada semua operator pelayaran untuk waspada karena tinggi gelombang mencapai 5,0 meter di wilayah perairan NTT.
Kupang (AntaraNews NTT) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun El Tari Kupang mengingatkan, gelombang setinggi 5,0 meter berpotensi terjadi di wilayah perairan Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 27 hingga 29 Juli 2018.
"Hari ini, kami telah mengeluarkan peringatan kepada operator pelayaran bahwa, akan ada gelombang tinggi 5,0 meter di perairan NTT sehingga perlu diwaspadai," kata Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Stasiun El Tari Kupang, Ota Welly Jenni Thalo di Kupang, Kamis (26/7).
Ia mengatakan selama hampir sebulan terakhir ini, wilayah perairan NTT terus dilanda gelombang tinggi. Berdasarkan hasil analisa BMKG, potensi gelombang setinggi 5.0 meter terjadi di selat Sumba bagian Barat, perairan Selatan Pulau Sumba dan Samudra Hindia Selatan Nusa Tenggara Timur.
Sedang, gelombang setinggi 3,5-4 meter berpotensi terjadi di Laut Sawu dan Selat Sape bagian Selatan. Gelombang setinggi 3,0 meter berpotensi terjadi di wilayah perairan laut Selatan Kupang, Pulau Rote, Laut Timor Selatan Nusa Tenggara Timur.
Gelombang setinggi 2,0 meter berpotensi terjadi di Selat Flores, Selat Lamakera, Selat Boleng, Selat Alor dan Selat Ombai. Tinggi gelombang itu, bisa mencapai dua kali lipat dari prakiraan BMKG.
Baca juga: ASDP Kupang hentikan tiga rute pelayaran
Baca juga: Gelombang di NTT masuk kategori sangat berbahaya
"Hari ini, kami telah mengeluarkan peringatan kepada operator pelayaran bahwa, akan ada gelombang tinggi 5,0 meter di perairan NTT sehingga perlu diwaspadai," kata Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Stasiun El Tari Kupang, Ota Welly Jenni Thalo di Kupang, Kamis (26/7).
Ia mengatakan selama hampir sebulan terakhir ini, wilayah perairan NTT terus dilanda gelombang tinggi. Berdasarkan hasil analisa BMKG, potensi gelombang setinggi 5.0 meter terjadi di selat Sumba bagian Barat, perairan Selatan Pulau Sumba dan Samudra Hindia Selatan Nusa Tenggara Timur.
Sedang, gelombang setinggi 3,5-4 meter berpotensi terjadi di Laut Sawu dan Selat Sape bagian Selatan. Gelombang setinggi 3,0 meter berpotensi terjadi di wilayah perairan laut Selatan Kupang, Pulau Rote, Laut Timor Selatan Nusa Tenggara Timur.
Gelombang setinggi 2,0 meter berpotensi terjadi di Selat Flores, Selat Lamakera, Selat Boleng, Selat Alor dan Selat Ombai. Tinggi gelombang itu, bisa mencapai dua kali lipat dari prakiraan BMKG.
Baca juga: ASDP Kupang hentikan tiga rute pelayaran
Baca juga: Gelombang di NTT masuk kategori sangat berbahaya
Pewarta : Bernadus Tokan
Editor : Laurensius Molan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BMKG ajak masyarakat waspadai potensi gelombang tinggi 4 meter di perairan NTT
21 January 2026 11:55 WIB
BMKG: Waspadai gelombang tinggi 2,5 meter hingga 14 Januari 2026 di perairan NTT
10 January 2026 16:24 WIB
BMKG: Waspadai potensi gelombang setinggi 2,5 meter di sejumlah perairan NTT
02 January 2026 10:12 WIB
BMKG: Gelombang tinggi di perairan Labuan Bajo akibat pengaruh bibit siklon 96S
28 December 2025 6:18 WIB
BMKG: Waspadai gelombang setinggi 2,5 meter di laut NTT hingga 2 Desember
29 November 2025 11:20 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
KPAI menemukan pencairan dana PIP kasus anak akhiri hidup di NTT terkendala teknis bank
11 February 2026 13:50 WIB