Logo Header Antaranews Kupang

BMKG: Waspadai potensi gelombang tinggi di perairan NTT 15-18 Januari

Kamis, 15 Januari 2026 11:46 WIB
Image Print
Ilustrasi - Kondisi di wilayah perairan pesisir Kota Kupang, Pulau Timor, NTT. ANTARA/Yoseph Boli Bataona

Kupang, NTT (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi gelombang laut setinggi 1,25-2,5 meter di wilayah perairan Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga 18 Januari 2026.

Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang Yandri Anderudson Tungga di Kupang, Kamis, mengatakan gelombang kategori sedang dengan ketinggian lebih dari 1,25 hingga 2,5 meter diperkirakan terjadi di perairan NTT pada 15-18 Januari 2026.

“Pola angin di wilayah NTT umumnya bergerak dari barat daya ke arah barat laut dengan kecepatan angin berkisar 8 hingga 35 knot, sehingga turut berdampak pada tingginya gelombang laut,” ujarnya.

Untuk itu BMKG telah mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi 1,25-2,5 meter yang berlaku mulai Kamis (15/1) hingga Minggu (18/1).

Sejumlah wilayah perairan yang berpotensi gelombang tinggi tersebut meliputi Selat Sape bagian utara, Selat Sape bagian selatan, perairan utara Flores, Selat Flores-Lamakera, Selat Pantar, Selat Alor, perairan selatan Flores, perairan selatan Alor-Pantar, Selat Sumba bagian barat, Selat Sumba bagian timur, Laut Sawu, Selat Ombai, perairan selatan Sumba, perairan utara Sabu-Raijua, perairan utara Timor, perairan utara Kupang-Rote, serta Selat Pukuafu.

BMKG juga menjelaskan terpantau penguatan Monsun Asia serta adanya pusat tekanan rendah di selatan NTB dan di utara Australia yang memicu daerah belokan, perlambatan dan pertemuan angin di wilayah NTT.

Selain itu, lanjut dia, aktifnya gelombang atmosfer Kelvin serta gelombang atmosfer low sehingga meningkatkan potensi terjadinya hujan di wilayah NTT.

Lebih lanjut BMKG juga mengimbau pengguna perahu nelayan agar berhati-hati ketika kecepatan angin mencapai 15 knot disertai gelombang setinggi 1,25 meter.

Sementara itu bagi operator kapal tongkang diminta meningkatkan kewaspadaan pada kondisi angin 16 knot dan gelombang setinggi 1,5 meter.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BMKG: Waspada ombak tinggi hingga 2,5 meter di NTT pada 15-18 Januari



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026