Pasien isolasi di Manggarai Barat terus menurun
Minggu, 27 Maret 2022 11:59 WIB
Wakil Bupati Manggarai Barat Yulianus Weng (ANTARA/Fransiska Mariana Nuka)
Labuan Bajo (ANTARA) - Wakil Bupati Manggarai Barat Yulianus Weng menyebut jumlah pasien yang menjalani isolasi karena COVID-19 di Manggarai Barat, NTT terus menurun.
"Jumlah pasien yang isolasi terus menurun, dari 621 pasien pada 23 Maret, turun menjadi 575 pasien pada 24 Maret, lalu turun lagi 528 pasien pada 25 Maret. Kemarin tersisa 504 pasien," kata Yulianus Weng di Labuan Bajo, Minggu, (27/3).
Sebanyak 504 pasien itu kini tengah menjalani karantina di beberapa tempat, seperti RSUD Komodo 5 orang, Karantina Pemda GOR 3 orang, dan isolasi mandiri 496 orang.
Menurunnya jumlah pasien isolasi tentunya menambah jumlah angka pasien yang sembuh. Dari data terakhir Dinas Kesehatan Manggarai Barat per 26 Maret 2022, tercatat sebanyak 31 pasien sembuh dengan total pasien sembuh sejak pandemi COVID-19 merebak sebanyak 7.639 pasien dari 8.239 kasus.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat terus melakukan berbagai upaya untuk menekan penyebaran kasus COVID-19 di wilayah pariwisata itu.
Selain penguatan penelusuran kontak (tracing), Pemkab Manggarai Barat juga mempercepat pelaksanaan vaksinasi COVID-19, terutama dosis lanjutan (booster) bagi masyarakat umum. Gerakan vaksinasi massal pun terus digelar oleh pemkab bekerjasama dengan TNI, Polri, instansi vertikal, dan pihak swasta.
Weng berharap masyarakat tetap mengedepankan protokol kesehatan (prokes) yakni memakai masker dan menjauhi kerumunan.
Baca juga: Manggarai Barat identifikasi produk lokal untuk e-katalog LKPP
Penerapan prokes yang benar disertai vaksinasi lengkap akan mewujudkan kekebalan kelompok di daerah super prioritas pariwisata ini.
"Kita harus tetap jaga situasi ini. Jadi jangan kendurkan prokes," ujar Weng.
Baca juga: Labuan Bajo siap sambut wisatawan karena kasus COVID-19 mulai melandai
"Jumlah pasien yang isolasi terus menurun, dari 621 pasien pada 23 Maret, turun menjadi 575 pasien pada 24 Maret, lalu turun lagi 528 pasien pada 25 Maret. Kemarin tersisa 504 pasien," kata Yulianus Weng di Labuan Bajo, Minggu, (27/3).
Sebanyak 504 pasien itu kini tengah menjalani karantina di beberapa tempat, seperti RSUD Komodo 5 orang, Karantina Pemda GOR 3 orang, dan isolasi mandiri 496 orang.
Menurunnya jumlah pasien isolasi tentunya menambah jumlah angka pasien yang sembuh. Dari data terakhir Dinas Kesehatan Manggarai Barat per 26 Maret 2022, tercatat sebanyak 31 pasien sembuh dengan total pasien sembuh sejak pandemi COVID-19 merebak sebanyak 7.639 pasien dari 8.239 kasus.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat terus melakukan berbagai upaya untuk menekan penyebaran kasus COVID-19 di wilayah pariwisata itu.
Selain penguatan penelusuran kontak (tracing), Pemkab Manggarai Barat juga mempercepat pelaksanaan vaksinasi COVID-19, terutama dosis lanjutan (booster) bagi masyarakat umum. Gerakan vaksinasi massal pun terus digelar oleh pemkab bekerjasama dengan TNI, Polri, instansi vertikal, dan pihak swasta.
Weng berharap masyarakat tetap mengedepankan protokol kesehatan (prokes) yakni memakai masker dan menjauhi kerumunan.
Baca juga: Manggarai Barat identifikasi produk lokal untuk e-katalog LKPP
Penerapan prokes yang benar disertai vaksinasi lengkap akan mewujudkan kekebalan kelompok di daerah super prioritas pariwisata ini.
"Kita harus tetap jaga situasi ini. Jadi jangan kendurkan prokes," ujar Weng.
Baca juga: Labuan Bajo siap sambut wisatawan karena kasus COVID-19 mulai melandai
Pewarta : Fransiska Mariana Nuka
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BMKG: Sejumlah wilayah di NTT berpotensi hujan lebat pada 18-19 November 2025
18 November 2025 12:00 WIB
Komnas HAM: Vonis 19 tahun penjara bagi eks Kapolres Ngada bentuk kehadiran negara
23 October 2025 11:23 WIB
Menkeu Purbaya: Penempatan Rp200 triliun di Himbara bisa terserap sektor rill sebulan
16 September 2025 13:09 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Kemenag mempercepat implementasi wajib halal di Kabupaten Sumba Timur NTT
11 February 2026 13:59 WIB
Undana dan GMIT kolaborasi perkuat ketahanan pangan dan pendidikan di NTT
09 February 2026 19:20 WIB
BMKG mengimbau warga pesisir NTT waspadai potensi rob pada 5-7 Februari 2026
05 February 2026 11:29 WIB