Kotak hitam kedua pesawat China Eastern ditemukan
Minggu, 27 Maret 2022 13:14 WIB
Tim penyelamat membawa potongan puing pesawat di lokasi inti jatuhnya pesawat China Eastern Airlines di wilayah Tengxian, Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, China selatan, Jumat (25/3/2022). ANTARA FOTO/Xinhua/Zhou Hua/wsj.
Beijing (ANTARA) - Kotak hitam kedua dari pesawat China Eastern Airlines yang jatuh di perbukitan Daerah Otonomi Guangxi berhasil ditemukan di titik lokasi kejadian pada Minggu pagi, seperti disampaikan Pusat Tanggap Darurat Nasional China.
Kotak hitam kedua tersebut ditemukan terpendam di kedalaman 1,5 meter lapisan tanah perbukitan Kabupaten Tengxian, Guangxi.
Pesawat jenis Boeing 737-800 milik China Eastern Airlines jatuh dalam posisi vertikal dari ketinggian hampir 9.000 meter dan menghunjam ke tanah perbukitan di wilayah selatan China itu pada Senin (21/3).
Pesawat penumpang domestik bernomor penerbangan MU-5737 tersebut jatuh dalam perjalanan dari Kunming, Provinsi Yunnan, menuju Guangzhou, Provinsi Guangdong.
Kotak hitam pertama telah ditemukan petugas pada Rabu (23/3) malam dan telah dikirimkan ke Beijing untuk dipelajari lebih lanjut.
Kedua kotak hitam berisi data terakhir penerbangan dan rekaman percakapan di kokpit.
Data-data yang terekam bakal mengungkap penyebab terjadinya kecelakaan udara terburuk di China dalam 12 tahun terakhir itu.
Baca juga: China sudah berhasil identifikasi 120 korban pesawat jatuh
Sementara itu, otoritas setempat pada Sabtu (26/3) malam secara resmi mengumumkan bahwa 132 orang di dalam pesawat nahas yang terdiri dari 123 orang penumpang dan sembilan kru dinyatakan tewas.
Baca juga: Fakta-fakta terkait Boeing 737-800 China Eastern Airlines yang jatuh
Sebanyak 114 jasad penumpang dan enam awak telah berhasil diidentifikasi.
Kotak hitam kedua tersebut ditemukan terpendam di kedalaman 1,5 meter lapisan tanah perbukitan Kabupaten Tengxian, Guangxi.
Pesawat jenis Boeing 737-800 milik China Eastern Airlines jatuh dalam posisi vertikal dari ketinggian hampir 9.000 meter dan menghunjam ke tanah perbukitan di wilayah selatan China itu pada Senin (21/3).
Pesawat penumpang domestik bernomor penerbangan MU-5737 tersebut jatuh dalam perjalanan dari Kunming, Provinsi Yunnan, menuju Guangzhou, Provinsi Guangdong.
Kotak hitam pertama telah ditemukan petugas pada Rabu (23/3) malam dan telah dikirimkan ke Beijing untuk dipelajari lebih lanjut.
Kedua kotak hitam berisi data terakhir penerbangan dan rekaman percakapan di kokpit.
Data-data yang terekam bakal mengungkap penyebab terjadinya kecelakaan udara terburuk di China dalam 12 tahun terakhir itu.
Baca juga: China sudah berhasil identifikasi 120 korban pesawat jatuh
Sementara itu, otoritas setempat pada Sabtu (26/3) malam secara resmi mengumumkan bahwa 132 orang di dalam pesawat nahas yang terdiri dari 123 orang penumpang dan sembilan kru dinyatakan tewas.
Baca juga: Fakta-fakta terkait Boeing 737-800 China Eastern Airlines yang jatuh
Sebanyak 114 jasad penumpang dan enam awak telah berhasil diidentifikasi.
Pewarta : M. Irfan Ilmie
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Komnas minta perokok elektrik di penerbangan Garuda dimasukkan dalam daftar hitam
30 March 2025 14:50 WIB
Kementerian PKP siap membuat daftar hitam pengembang rumah subsidi nakal
13 February 2025 13:51 WIB, 2025
Resensi - Film "Suanggi: Ilmu Terkutuk" kuak misteri ilmu hitam dari tanah Papua
29 May 2024 15:00 WIB, 2024
Presiden Putin sebut Moskow siap hidupkan kembali kesepakatan gandum Laut Hitam
05 September 2023 8:56 WIB, 2023
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Militer AS mulai menempatkan rudal Patriot pada truk peluncur di pangkalan udara Qatar
11 February 2026 13:43 WIB
Duta Besar Iran menilai AS tidak layak pimpin inisiatif perdamaian di Gaza
11 February 2026 7:45 WIB
Indonesia ingin perkuat kerja sama dengan Iran dalam pemberdayaan perempuan
11 February 2026 7:38 WIB